Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Komunikasi Terputus, Lingkungan Tal al-Sultan jadi Sasaran Penghancuran, Ribuan Keluarga Terjebak Pemboman Zionis

Ahmad
Terakhir diupdate: 24 Maret 2025 22:03 10:03 pm
Ahmad
Dipublikasikan 24 Maret 2025 22:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Kota Rafah di Jalur Gaza bagian selatan mengatakan bahwa lingkungan Tel al-Sultan di bagian barat kota tersebut tengah menjadi sasaran genosida, dengan ribuan warga sipil terjebak di bawah pemboman ‘Israel’ yang gencar.

Sementara itu, jumlah korban gugur sejak fajar hari Senin ini meningkat menjadi 21 orang di seluruh Jalur Gaza.

Following the recent Israeli evacuation orders, people of Tal Al-Sultan neighborhood in Rafah are fleeing their homes on foot and heading north to Al-Mawasi area, the area that has ironically been designated a safe zone by the Israeli army but has nevertheless witnessed a… pic.twitter.com/NK3pBO37wN

— Quds News Network (@QudsNen) March 23, 2025

Pemerintah Kota Rafah mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa komunikasi telah terputus di lingkungan Tel al-Sultan, dan keluarga-keluarga tidak memiliki air, makanan, atau obat-obatan di tengah runtuhnya total layanan kesehatan.

Ia menjelaskan bahwa orang-orang yang terluka di daerah itu berdarah sampai mati, dan anak-anak sekarat karena kelaparan dan kehausan di bawah pengepungan dan pemboman yang terus-menerus.

“Dalam eskalasi kejahatan lebih lanjut, nasib ambulans dan kru pertahanan sipil masih belum diketahui selama lebih dari 36 jam, setelah kontak dengan mereka hilang saat mereka dalam perjalanan ke Tel al-Sultan untuk menyelamatkan yang terluka,” demikian pernyataan dikutip Shehab Agency.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Pemerintah Kota Rafah menyatakan bahwa “menargetkan tim penyelamat dan menghalangi pekerjaan mereka merupakan kejahatan perang yang keji dan pelanggaran mencolok terhadap semua hukum internasional dan kemanusiaan. Apa yang terjadi di Tel al-Sultan adalah genosida yang dilakukan di depan mata dunia, di tengah keheningan yang memalukan dan kelambanan internasional yang tidak dapat dibenarkan.”

Pemerintah Kota Rafah menganggap “penjajah ‘Israel’ sepenuhnya bertanggung jawab atas kejahatan ini, dan menganggap masyarakat internasional serta semua pihak terkait bertanggung jawab atas kebisuan dan ketidakpedulian mereka dalam menghadapi pembantaian ini.”

Pemerintah kota menyerukan intervensi internasional yang segera dan tegas untuk menyelamatkan warga yang terkepung, dengan segera membuka koridor aman untuk mengevakuasi mereka yang terjebak di bawah tembakan, dengan memberikan bantuan kemanusiaan yang mendesak untuk menyelamatkan yang terluka dan mereka yang ditahan tanpa makanan, air, atau tempat berlindung, dan dengan memaksa pendudukan untuk segera menghentikan serangan biadabnya terhadap Rafah dan Tel Sultan.

Ia juga menyerukan pengungkapan segera mengenai nasib ambulans dan kru pertahanan sipil, dan agar “penjajah dimintai pertanggungjawaban atas kejahatan ini di hadapan pengadilan internasional.”

Pemerintah kota mengakhiri pernyataannya dengan menekankan bahwa diamnya dunia internasional menandakan keterlibatan langsung dalam pembantaian ini.

“Menyerukan dunia untuk bertindak sekarang sebelum Tel al-Sultan berubah menjadi kuburan massal bagi penduduk dan penyelamatnya,” demikian pernyataan itu.

Warga yang mengungsi dan berusaha meninggalkan lingkungan tersebut mengatakan bahwa kendaraan militer penjajah ‘Israel’ menembaki mereka, melukai beberapa orang.

Sumber medis mengatakan kepada Al Jazeera bahwa pasukan pendudukan mencegah kru ambulans mengevakuasi yang terluka dan membawa jenazah dari lingkungan tersebut.

Pasukan penjajah memfokuskan pemboman mereka pada Khan Yunis dan Rafah di Jalur Gaza selatan.

Sumber medis melaporkan bahwa empat warga Palestina, termasuk anak-anak syahid dan lainnya terluka dalam serangan udara yang menargetkan rumah keluarga Abu Khater di daerah Ma’an, timur Khan Yunis.

Ia juga melaporkan bahwa empat orang lainnya syahid dan beberapa lainnya terluka dalam sebuah pemboman yang menargetkan sebuah rumah di lingkungan Shuja’iyya, timur Kota Gaza.

Ia mengatakan bahwa enam warga Palestina terluka dalam serangan yang menargetkan enam kendaraan di Khan Yunis, dan menambahkan bahwa lebih dari 15 serangan penjajah ‘Israel’ telah menargetkan berbagai area di kota itu sejak fajar hari ini.

Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan bahwa serangan udara ‘Israel’ menargetkan gedung bedah di Kompleks Medis Nasser di Khan Yunis, yang menampung banyak pasien dan yang terluka.*/shb

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazagenosidaHeadlinepalestinapenjajah ‘Israel’ pemboman IsraelRafahTal al-Sultan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ICMI Terus Berkomitmen Bantu Lansia Selalu Belajar dan lebih Produktif
Tulisan selanjutnya Masjid-Masjid di Turki Memajang Lampu Hias Menyoroti Nilai-Nilai Keluarga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Berita
13 Oktober 2026 13:01
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?