Hidayatullah.com – Sebuah lembaga penelitian Palestina mengungkapkan bahwa tentara ‘Israel’ telah mengklaim 63 situs arkeologi Palestina di Tepi Barat sebagai “situs warisan Israel”. Tindakan ini merupakan bagian dari upaya zionis menghapus sejarah dan identitas Palestina.
Lembaga Penelitian Terapan – Yerusalem (ARIJ) menerbitkan sebuah laporan berjudul ‘Situs Arkeologi di Kegubernuran Nablus: Arena Terbuka bagi Rencana Penyitaan Israel’, yang mengungkap klaim tersebut.
Menurut laporan ARIJ, langkah ‘Israel’ ini merupakan bagian dari eskalasi yang bertepatan dengan perang yang sedang berlangsung di Gaza, di mana pasukan dan pemukim ‘Israel’ di Tepi Barat, termasuk Yerusalem, telah membunuh sedikitnya 1.015 warga Palestina, melukai sekitar 7.000 lainnya, dan menangkap lebih dari 18.500 orang, menurut data Palestina.
Laporan tersebut mencatat bahwa perintah militer yang ditandatangani oleh Brigadir Jenderal Moti Almoz, kepala Administrasi Sipil Israel, yang berada di bawah tentara Israel di Tepi Barat yang diduduki, mengklasifikasikan 63 lokasi tersebut sebagai “situs sejarah dan arkeologi Israel”.
Dari situs-situs tersebut, 59 berada di Kegubernuran Nablus, tiga di Kegubernuran Ramallah, dan satu di Kegubernuran Salfit.
Baca juga: ‘Israel’ Pamerkan Artefak Kuno yang Mereka Curi dari Gaza
Menghapus jejak sejarah
Israel “dengan sengaja” menjadikan situs-situs arkeologi di Gaza target serangan udaranya dalam lebih dari 15 bulan perang, ujar Menteri Pariwisata dan Kepurbakalaan Palestina, Hani Al-Hayek. Tindakan ini, lanjut Hani, merupakan bagian dari genosida.
Pernyataannya disampaikan pada sesi penutupan workshop di Kairo, yang diselenggarakan oleh Pusat Pelestarian Warisan Budaya Palestina (CCHP) bekerja sama dengan Yayasan Penyelamatan Warisan Budaya Mesir (EHRF), menurut kantor berita resmi Palestina, Wafa pada 4 Maret 2025.
Hani mengungkapkan bahwa “lebih dari 226 situs arkeologi dan sejarah di Gaza telah mengalami kerusakan parah.” Saat ini, upaya-upaya penyelamatan dan pemulihan warisan budaya itu sedang dilakukan.*
Baca juga: Ratusan Situs Arkeologi dan Warisan Budaya Palestina di Gaza Dihancurkan ‘Israel’




