Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Hamas: Upaya Gagal ‘Israel’ di Doha Serang Kedaulatan Qatar

Ahmad
Terakhir diupdate: 10 September 2025 10:24 10:24 am
Ahmad
Dipublikasikan 10 September 2025 05:18
Bagikan
Dr. Khalil al-Hayya anggota senior dan Wakil Ketua Biro Politik Hamas
Bagikan

Hidayatullah.com— Pada hari Selasa, Hamas mengumumkan bahwa ‘Israel’ telah gagal membunuh delegasi negosiasi mereka yang berada di Doha, ibu kota Qatar. Dalam pernyataannya, Hamas menyebut bahwa ‘Israel’ gagal membunuh para anggota delegasi, meskipun beberapa orang yang mendampingi mereka gugur sebagai “syahid.”

Daftar isi
  • Serangan Udara ‘Israel’ ke Qatar
  • Gugurnya Para Syahid
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Kami menegaskan kegagalan musuh untuk membunuh saudara-saudara kami dalam delegasi negosiasi,” demikian pernyataan Hamas hari Selasa (9/9/2025).

Upaya ‘Israel’ untuk membunuh delegasi negosiasi Hamas di ibu kota Qatar, Doha, dinilai bukan hanya serangan keji, tetapi juga pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Qatar yang selama ini berperan penting dalam upaya mediasi gencatan senjata.

Hamas menegaskan, kegagalan operasi tersebut menjadi bukti nyata watak agresif pendudukan Zionis yang sengaja merusak peluang perdamaian dan mengabaikan hukum internasional.

“Upaya pengkhianatan pendudukan Zionis untuk membunuh delegasi negosiasi Hamas di ibu kota Qatar, Doha, hari ini merupakan kejahatan keji, agresi terang-terangan, dan pelanggaran nyata terhadap semua norma dan hukum internasional,” demikian pernyataan resmi Hamas pada Selasa (9/9/2025).

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Gerakan perlawanan Palestina itu menyebut serangan tersebut merupakan pelanggaran langsung terhadap kedaulatan Qatar, negara yang bersama Mesir tengah memimpin mediasi untuk menghentikan agresi dan mewujudkan pertukaran tahanan.

Hamas menilai tindakan itu kembali memperlihatkan sifat kriminal pendudukan yang berupaya merusak setiap peluang tercapainya kesepakatan.

Menurut Hamas, serangan terhadap delegasi yang tengah membahas proposal terbaru Presiden AS Donald Trump menunjukkan bahwa Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu tidak pernah berniat mencapai kesepakatan. Hamas menuduh Netanyahu sengaja menggagalkan semua upaya internasional, bahkan mengabaikan keselamatan tawanan ‘Israel’ yang ditahan oleh pihak perlawanan.

Hamas juga menuding pemerintah Amerika Serikat turut bertanggung jawab karena memberi dukungan penuh terhadap kebijakan agresif ‘Israel’. Gerakan ini menyebut bahwa kejahatan tersebut membuktikan ancaman serius pendudukan bagi kawasan dan dunia, sekaligus bagian dari rencana lebih besar untuk melakukan genosida, pembersihan etnis, kelaparan, serta pengungsian paksa terhadap rakyat Palestina.

Dalam pernyataannya, Hamas menyerukan kepada masyarakat internasional, PBB, dan semua pihak yang memiliki nurani untuk mengecam agresi kriminal ‘Israel’ terhadap Qatar dan menekan pendudukan agar segera menghentikan perang, sekaligus mendukung hak sah bangsa Palestina atas kebebasan dan penentuan nasib sendiri.

Gerakan itu menegaskan bahwa upaya pembunuhan tidak akan mengubah posisi dan tuntutan Hamas, yaitu penghentian agresi, penarikan penuh tentara ‘Israel’ dari Jalur Gaza, pertukaran tahanan yang adil, serta dukungan rekonstruksi bagi rakyat Palestina.

Serangan Udara ‘Israel’ ke Qatar

Pada hari yang sama, Selasa (9/9/2025), militer penjajah ‘Israel’ melancarkan serangan udara ke Doha, Qatar, menargetkan pemimpin senior Hamas. Menurut laporan Al Jazeera dan Anadolu Agency, sejumlah ledakan terdengar di kawasan Leqtaifiya dekat kompleks perumahan yang dijaga ketat.

‘Israel’ mengklaim meluncurkan 12 rudal presisi untuk menghantam lokasi pertemuan Hamas yang tengah membahas proposal gencatan senjata.

Pemerintah Qatar mengecam keras serangan itu dan menyebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional. PBB, Uni Eropa, serta sejumlah negara Teluk turut mengutuk tindakan ‘Israel’ dan memperingatkan bahwa serangan tersebut mengancam upaya mediasi gencatan senjata sekaligus kestabilan kawasan.

Gugurnya Para Syahid

Meski penjajah gagal membunuh delegasi utama Hamas, serangan tersebut menyebabkan gugurnya sejumlah mujahid yang disebut telah mencapai derajat syahid. Hamas merilis daftar nama mereka sebagai bentuk penghormatan terakhir:

  • Syahid Jihad Labad (Abu Bilal) – Direktur Kantor Dr. Khalil Al-Hayya
  • Syahid Humam Al-Hayya (Abu Yahya) – Putra Dr. Khalil Al-Hayya
  • Syahid Abdullah Abdul Wahid (Abu Khalil) – pengawal
  • Syahid Moamen Hassouna (Abu Omar) – pengawal
  • Syahid Ahmed Al-Mamluk (Abu Malik) – pengawal

Hamas menilai bahwa penargetan delegasi negosiasi di saat mereka sedang membahas proposal terbaru dari Presiden AS Donald Trump membuktikan bahwa Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu dan pemerintahnya tidak menginginkan adanya kesepakatan. Hamas menganggap Netanyahu sengaja berusaha menggagalkan semua peluang dan upaya internasional, tanpa mempedulikan nyawa sandera ‘Israel’, kedaulatan negara lain, atau keamanan dan stabilitas kawasan.

Pernyataan tersebut juga menekankan bahwa upaya pembunuhan pengecut ini tidak akan mengubah sikap dan tuntutan jelas Hamas, yaitu: Penghentian segera agresi terhadap rakyat Palestina, penarikan penuh tentara penjajah ‘Israel’ dari Jalur Gaza, pertukaran sandera yang nyata, penyaluran bantuan untuk rakyat Palestina, dan rekonstruksi Gaza yang hancur.

Selain itu, Hamas juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Kopral Badr Saad Mohammed Al-Humaidi, anggota Pasukan Keamanan Dalam Negeri Qatar (Lekhwiya). “Kami memohon kepada Allah agar mengampuni mereka dan menganugerahkan mereka kedamaian abadi di surga,” tutup pernyataan Hamas.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASHeadlineisraelkedaulatan QatarKhalil HayyanegosiasiQatarZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Delegasi Hamas di Qatar Dikabarkan Selamat dari Serangan ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Mengapa Umat Muslim Tidak Boleh Memiliki Bom Atom?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?