Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Hampir 2.000 Tahanan Palestina Dibebaskan, ‘Israel’ Masih Tahan Ribuan Lainnya

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 14 Oktober 2025 11:03 11:03 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 14 Oktober 2025 11:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Hampir 2.000 warga Palestina yang ditahan zionis telah bebas dari penjara-penjara ‘Israel berdasarkan fase pertama perjanjian gencatan senjata Gaza.

Daftar isi
  • Penyerahan Sandera Israel
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Ini menjadi kelegaan bagi sebagian kerabat tahanan Palestina, namun banyak warga Palestina lain yang masih merindukan keluarga mereka ditahan ‘Israel’.

Menurut Addameer, sebuah organisasi hak asasi manusia Palestina yang melacak tahanan politik, jumlah orang yang ditawan ‘Israel’ meningkat dari 5.200 menjadi 11.100 sejak 7 Oktober 2023.

Sebagian besar tahanan ini berasal dari Tepi Barat yang diduduki – 400 di antaranya anak-anak.

Murad Jadallah, seorang peneliti hak asasi manusia dari kelompok hak asasi manusia Palestina Al-Haq.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

“Israel mencoba menghancurkan masyarakat Palestina dengan berbagai cara, dan menangkap anak-anak adalah salah satu alat yang digunakannya untuk melakukannya,” ujar Murad kepada Al Jazeera.

Ada dua titik pembebasan warga Palestina, yaitu di Tepi Barat dan di Gaza. Kantor Media Tahanan mengatakan sejumlah bus yang membawa tahanan Palestina dari Penjara Ofer tiba di kota Beitunia di Tepi Barat yang diduduki.

Menurut kantor berita resmi Wafa, ada 250 tahanan politik tingkat tinggi yang dibebaskan. Sekitar 96 tahanan tiba di kota itu dengan dua bus milik Komite Palang Merah Internasional (ICRC). Sementara 154 lainnya akan dideportasi ke Mesir berdasarkan perjanjian gencatan senjata.

Disebutkan bahwa bus-bus yang membawa lebih dari 1.700 tahanan yang dibebaskan dari Penjara Negev di Israel selatan juga tiba di Gaza.

“Berdasarkan kesepakatan saat ini, 250 tahanan yang menjalani hukuman seumur hidup dan hukuman penjara panjang, serta 1.718 tahanan yang ditangkap dari Gaza setelah 7 Oktober 2023, telah dibebaskan,” kata kantor tersebut dalam sebuah pernyataan.

Layanan Penjara Israel, sementara itu, mengonfirmasi bahwa 1.968 tahanan Palestina telah dibebaskan dari penjara berdasarkan kesepakatan gencatan senjata Gaza.

Menurut seorang reporter Anadolu, kelompok pertama tahanan yang dibebaskan tiba di Kompleks Medis Nasser di Khan Younis di Gaza selatan untuk menjalani pemeriksaan medis.

Ribuan warga Palestina berkumpul untuk menyambut para tahanan yang dibebaskan, dengan ratusan orang berkumpul di halaman rumah sakit, sementara yang lain menunggu di luar untuk kedatangan mereka.

Penyerahan Sandera Israel

Pembebasan ini terjadi setelah kelompok perlawanan Palestina, Hamas, menyerahkan 20 sandera ‘Israel’ yang masih hidup berdasarkan perjanjian gencatan senjata Gaza tahap pertama.

Hamas mengatakan pihaknya juga akan menyerahkan jenazah empat sandera ‘Israel’ pada hari Senin berdasarkan perjanjian gencatan senjata Gaza.

Sebuah pernyataan dari sayap bersenjata kelompok tersebut, Brigade Qassam, mengatakan jasad Guy Illouz, Yossi Sharabi, Bipin Joshi, dan Daniel Perez akan diserahkan.

Perjanjian gencatan senjata Gaza tahap pertama mulai berlaku pada hari Jumat berdasarkan rencana Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang genosida ‘Israel’ yang telah berlangsung selama dua tahun di wilayah tersebut.

Sejak Oktober 2023, serangan ‘Israel’ telah menyebabkan lebih dari 67.800 warga Palestina di Gaza menjadi syuhada, sebagian besar perempuan dan anak-anak, sehingga wilayah tersebut sebagian besar tidak dapat dihuni.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gencatan senjataHAMASisraelpalestinasandera IsraelTahanan Palestinatawanan Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KH Masduki Baidlowi, Ketua MUI Bidang Infokom Dinilai Lecehkan Tradisi Pesantren dan Kiai Lirboyo, MUI Minta Tindak Tegas Trans7
Tulisan selanjutnya Pasukan Rad’a Gaza Tangkap dan Eksekusi Puluhan Anggota Geng Kriminal Pendukung ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?