Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Pasukan “Radaa’” Berhasil Menegakkan Ketertiban di Gaza dari Geng Kriminal Bersenjata

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2025 18:00 6:00 pm
Ahmad
Dipublikasikan 23 Oktober 2025 18:00
Bagikan
Geng Kriminal Gaza Yasser Abu Shabab yang didukung senjata 'Israel'
Bagikan

Hidayatullah.com— Gerakan Hamas baru-baru ini membentuk pasukan keamanan baru bernama “Radaa’”, sebagai upaya untuk “menegakkan ketertiban dan keamanan publik” dari tangan penghianat kriminal bersenjata yang didukung penjajah ‘Israel’.

Dalam operasi terbarunya, Pasukan Radaa mengumumkan bahwa mereka telah melakukan serangkaian penggerebekan menargetkan tempat persembunyian agen dan tentara bayaran musuh yang berusaha bersembunyi di antara warga sipil.  Beberapa dari mereka berhasil dilumpuhkan.

#متابعة_شهاب|📌 رادع توجّه ضربةً قاسية لميليشيا ياسر أبو شباب

– ضمن عملية الردع المتواصلة ضد أوكار الخيانة، نفّذت قوة "رادع" فجر اليوم الثلاثاء عمليةً أمنية دقيقة جنوب قطاع غزة، استهدفت ميليشيا الهارب من العدالة ياسر أبو شباب، التي عملت على زعزعة الأمن الداخلي وتنفيذ أنشطة… pic.twitter.com/RjAEQlF2zj

— وكالة شهاب للأنباء (@ShehabAgency) October 21, 2025

Awal pekan lalu, terjadi bentrokan bersenjata di lingkungan Al-Shuja’iyya di Kota Gaza antara pasukan Radaa’ dan beberapa kelompok bersenjata, termasuk kelompok Yasser Abu Syabab.

Pasukan Hamas menuduh kelompok-kelompok tersebut sebagai “penjahat dan pelaku kejahatan” yang melakukan penjarahan dan mendapatkan pasokan senjata dari Tel Aviv.

Dalam pernyataan hari Selasa itu, Hamas mengatakan bahwa pasukan Radaa’ telah mengepung area operasi milisi Abu Syabab, yang memungkinkan mereka “menguasai lokasi dan menangkap para buronan tanpa perlawanan berarti.”

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Sejak kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025 setelah perang dua tahun, Hamas berupaya menegaskan kembali kendalinya atas Jalur Gaza yang hancur akibat konflik.

Sesaat setelah gencatan senjata diberlakukan, Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Nasional Gaza mengumumkan program amnesti bagi anggota geng dan kelompok bersenjata yang tidak terlibat pembunuhan, guna “menyelesaikan status hukum mereka.”

Namun, menurut sejumlah sumber lokal, Hamas juga memburu dan menindak tegas individu yang menolak menyerahkan diri kepada aparat keamanan.

Dengan operasi ini, Hamas menegaskan bahwa penegakan keamanan internal dan pembersihan terhadap pihak-pihak yang dianggap kolaborator ‘Israel’ merupakan prioritas utama setelah berakhirnya perang.

Langkah ini sekaligus menandai upaya Hamas memperkuat kembali cengkeramannya atas Gaza, dengan menumpas kelompok-kelompok yang dipandang mengancam “ketertiban umum dan kedaulatan nasional.”

Sejak kesepakatan gencatan senjata dicapai di Jalur Gaza setelah genosida dua tahun, pasukan keamanan Hamas telah berusaha untuk kembali ke jalan-jalan untuk menegaskan kekuasaannya pada situasi di daerah kantong Palestina yang hancur.

Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Nasional di wilayah Gaza bahkan mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah membuka pintu untuk amnesti bagi anggota “Geng Kriminal” yang didukung ‘Israel’ dan banyak terlibat dalam pertumpahan darah dan menuntut mereka yang menolak menyerah kepada dinas keamanan, menurut sumber lokal.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:geng kriminalHAMASisraelpasukan keamanan HamasRadaaYasser Abu Shabab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Diplomasi Ganja dan Logika Olok-olok Trump
Tulisan selanjutnya Festival Usaha Mikro di Banten Dorong Kemudahan Akses, Legalitas, dan Sertifikasi Halal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?