Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Kejam! Kejahatan Baru Ekstrimis Yahudi Bakar Bayi Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Juli 2015 16:56 4:56 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Juli 2015 16:54
Bagikan
Gambar yang dirilis oleh para rabi untuk LSM HAM menunjukkan kerusakan pembakaran
Bagikan

Hidayatullah.com–Kejahatan baru kembali terulang di Palestina. Jumat (31/07/2015) seorang bayi gugur dan tiga keluarganya terluka setelah warga ekstrim pemukim Yahudi membakar dua rumah di desa Doma, di selatan Nablus, Tepi Barat bagian utara.

Pejabat yang mengawasi pemukiman Yahudi di Tepi Barat bagian utara, Ghassan Douglas menegaskan, bayi bernama Ali Sa’d Dawabisyah (1,5) meninggal dunia setelah rumahnya dibakar yang juga menyebabkan orangtuanya, Sa’d Dawabishah, ibunya Ruham dan saudaranya Ahmad (4) mengalami luka. Mereka kemudian dibawah ke RS terdekat di Nablus.

Douglas menegaskan, pemukim ekstrimis itu berasal dari pemukiman Yahya dan Wesh Codes yang menyerang dua rumah milik Sa’d dan Makmun Dawabishah yang terletak beberapa meter dari gerbang masuk desa Doma dengan menggunakan bom molotov dan bahan mudah terbakar.

Setelah melakukan kejahatan tersebut, pelaku meninggalkan pesan di dinding.

israel bakar rumah
Para penyerang meninggalkan grafiti dalam bahasa Ibrani di lokasi serangan (BBC)

Para penyerang dengan cat semprot menuliskan kata “balas dendam” dalam bahasa Ibrani pada dinding salah satu dari dua rumah yang di serang lalu kabur dari desa saat warga terbangun, demikian dikutip PIC.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut serangan itu “tercela dan mengerikan”.

“Ini adalah aksi terorisme dalam segala hal. Negara Israel mengambil garis yang kuat melawan terorisme terlepas dari pelaku,” kata Benjamin Netanyahu dalam tweet seperti dikutip dari BBC, Jumat (31/07/2015).

Sementara itu pihak kepresidenan Palestina menuding penjajah Israel bertanggungjawab penuh atas kejahatan brutal yang dilakukan pemukim Yahudi ini yang menyebabkan gugurnya seorang bayi terbakar dan keluarganya terluka.

Juru bicara resmi presiden Palestina, Nabel Abu Rudainah menegaskan, kejahatan ini tidak akan terjadi jika pemerintah Israel tidak ngotot membangun pemukiman Yahudi dan melindungi warga pemukim.

Ia menambahkan, sikap diam masyarakat internasional atas kejahatan ini dan melewatkan teroris Yahudi dari sanksi telah mendorong terjadinya pembakaran atas bayi Dawabisah, seperti yang terjadi dengan Muhammad Abu Khuder.

Kejahatan ini akan menjadi awal dari persoalan hukum yang diajukan kepada Pengadilan Kejahatan Internasional (ICC) agar menghukum semua yang terlibat dalam kejahatan ini.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelkejahatanpalestinayahudiZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menteri Susi Hebohkan Halal Bihalal di Kantornya dengan Joget Salsa
Tulisan selanjutnya MUI Berharap Pemerintah Membentuk BPJS Kesehatan Syariah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?