Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Catatan Dari Mesir

Sanad Al Arba’in An Nawawiyah Mesir Melalui 7 Ulama Indonesia

Thoriq
Terakhir diupdate: 30 Januari 2015 21:45 9:45 pm
Thoriq
Dipublikasikan 30 Januari 2015 21:29
Bagikan
Bagikan

AKHIRNYA di bulan Rabi’ul Awal tahun ini, jerih payah sekitar 40 penuntut ilmu di Al Azhar asal Indonesia yang mengikuti majelis pembacaan dan penjelasan hadits Al Arbain An Nawawiyah secara berkesinambungan di Wisma Nusantara Kairo akhirnya terbayar. Disamping memperoleh pengetahuan mengenai makna dan penjelasan hadits, Syeikh Hisyam Al Kamil As Syafi’i Al Azhari selaku pensyarah hadits bersedia memberikan ijazah, untuk kitab Al Anwar Al Muhammadiyah Syarhi Al Arbain An Nawawiyah karyanya, juga untuk matan haditsnya yang bersambung hingga Imam An Nawawi As Syafi’i.

Sanad 7 Ulama Indonesia

Dan yang menarik dari ijazah perwiyatan ini, bahwa Syeikh Hisyam Al Kamil sampai kepada Imam An Nawawi melalui 7 ulama Nusantara. Murid dari Syeikh Ali Jum’ah ini mengambil periwayatan Al Arba’in dari Syeikh Ibrahim bin Muhammad Mufti Al Hasakah Suriah dari Syeikh As Sayyid Muhammad Al Alawi Al Maliki dari Syeikh Muhammad Yasin Al Fadani (Indonesia) dari Syeikh Baqir bin Nur Al Jukjawi (Indonesia) dan Syeikh Wahyuddin bin Abdil Ghani Al Falimbani (Indonesia) keduanya dari Syeikh Mahfudz bin Abdillah AtTarmasi (Indonesia) dari ayahnya Syeikh Abdullah bin Abdil Mannan AtTarmasi (Indonesia) dari ayanya Syeikh Abdul Mannan At Tarmasi (Indonesia) dari Al Mu’ammar Syeikh Abdushamad bin Abdirrahman Al Falimbani (Indonesia) Syeikh As Shafi As Sayyid Ahmad bin Muhammad Syarif Maqbul Al Ahdal dari Syeikh Abdurrahman bin Ahmad An Nakhli dari ayahnya Syeikh Al Musnid Al Hafidz Ahmad bin Muhammad An Nakhli Al Makki dari Syeikh As Syams Muhammad bin Al Ala’ Al Babili dari Syeikh Salim bin Muhammad As Sanhuri dari Najm Muhammad bin Ahmad Al Ghaiti dari Syeikh Al Islam Zakariya Al Anshari  dari Syeikh Al Khatib Muhammad bin Abdillah ArRasyidi dari Al Qadhi Majduddin Ismail bin Ibrahim Al Hanafi dari Syeikh Muhammad bin Ismalil yang dikenal dengan sebutan Ibnu Habbaz dari penulisnya yakni Al Imam Syeikh Al Islam Abu Zakariyah Yahya bin Syarafuddin An Nawawi.

Ulama Nusantara dan Sanad

Bagi para ulama sendiri, baik salaf maupun khalaf periwayatan ilmu melalui para ulama mu’tabar adalah perkara yang sangat penting, demikian juga bagi para ulama Nusantara. Syeikh Mahfudz At Tarmasi dalam mukadimah Kifayah Al Mustafid li ma A’la min Al Asanid (hal. 2) menyampaikan bahwa isnad bagi para ahli lmu merupakan kemuliaan yang tidak bisa diingkari, dimana Ad Dailami meriwayatkan dari Ibnu Umar secara marfu’ yang artinya,”Ilmu adalah dien dan shalat adalah dien maka lihatlah kalian kepada siapa kalian mengambil ilmu dan bagaimana kalian melaksanakan shalat ini, sesungguhnya kalian ditanya pada hari kiamat”. Demikian pula di awal Shahih Muslim, Imam Ibnu Mubarak menyampaikan,”Isnad adalah bagian dari dien, kalau tidak karena isnad, maka berkatalah siapa saja mengenai apa saja”. Juga Yahya bin Ma’in menyatakan,”Isnad yang pendek dekat dengan Allah dan Rasul-Nya”.

Baca Juga

Wakalah Al Ghauri, Pasar Dunia-Akhirat di Kairo
Kalian Orang Indonesia, Punya Banyak Keutamaan
Al Azhar, Orang-Orang Tunanetra dan Louis Braille
“Mengalir” Bersama Wahyu, Warga Mesir punya Cara
“Ta’ashub, Tapi Berdasarkan Ilmu”

Sebab itulah, para ulama menulis kitab khusus yang menyebutkan para guru dari ulama yang telah diambil periwayatannya, yang biasa disebut dengan “tsabat”. Syeikh Yasin Al Fadani dalam komentarnya di Kiyafah Al Mustafid menyebutkan bahwa bahwa “tsabat” sepertinya diambil dari kata “tsabt” yang bermakan hujjah. Seakan-akan kitab itu merupakan hujjah bagi bagi penulisnya, karena dalam kitab itu tertulis periwayatannya dari para syeikh yang telah diambil periwayatannya. Namun istilah “tsabat” biasanya digunakan di wialayah timur, sedang untuk wilayah barat disebut dengan istilah “fahras”.

Kumpulan Sanad Ulama Indonesia

Jika para ulama dari kalangan Arab menulis kitab periwayatan mereka semisal Imam Ibnu Hajar menulis Al Mu’jam Al Muassis yang mencantumkan 700 guru, maka ulama Indonesia pun tidak ketinggalan. Syeikh Mahfudz At Tarmasi membukukan periwayatannya dalam Kifayah Al Mustafid li ma A’la min Al Asanid, Syeikh Abdushamad Al Falimbani menulis periwayatannya dalam An Nur Al Ahmad, demikian pula anak perempuannya yang juga menjadi ulama besar Syeikhah Fathimah binti Abdishamad Al Falimbani menulis periwayatannya dalam Al Faharis Al Qaimah, sedangkan periwayatan Syeikh Yasin Al Fadani bisa diperoleh dalam Bulugh Al Amani yang dikumpulkan oleh muridnya Syeikh Muhammad Muhktaruddin Al Falimbani.

 

Redaktur: Thoriq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Sebut Ongkos Haji Indonesia Murah
Tulisan selanjutnya Empat Ponpes di Jombang Jadi Tempat Muktamar NU

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Catatan Dari Mesir

Al Azhar, “Surga” Penuntut Ilmu Hadits

19 Maret 2016 19:28
Catatan Dari Mesir

Tradisi Periwayatan Hadits dalam Peringatan Maulid Azhariyun

27 Desember 2015 04:45
Catatan Dari Mesir

Shahih Al Bukhari, Al Azhar dan Sultan Abdul Hamid II

8 Maret 2015 19:24
Catatan Dari Mesir

Majelis Tafsir Al Jalalain di “Masjid Pemberontak”

6 Desember 2014 00:58
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?