Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Tak Ada Kesabaran dari Orang yang Frustasi

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 31 Maret 2020 09:48 9:48 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 31 Maret 2020 09:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | THOMAS Schaefer, menteri keuangan salah satu negara bagian Jerman, Hesse, dikhabarkan bunuh diri karena merasa tak mampu menanggulangi keruntuhan ekonomi akibat serangan virus corona. Pria berusia 45 tahun ini, menurut laporan Aljazeera, ditemukan tewas di dekat jalur kereta api pada hari Sabtu (28/3) waktu setempat.

Cerita yang miris juga kita dengar sebelumnya dari India. Negara ini rusuh setelah Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan karantina masal (lockdown) selama 21 hari. Polisi India memukul warga yang masih kedapatan berkeliaran di jalanan. Warga frustasi. Lima hari setelah lockdown diumumkan, India rusuh. Masyarakat sudah mencapai puncak frustasi.

Di Iran, ratusan orang dikhabarkan meninggal setelah meminum cairan methanol. Mereka, sebagaimana dilansir South China Morning Post, termakan berita hoaks yang mengatakan bahwa alkohol (methanol) bisa mencuci dan mensterilkan saluran pencernaan dari virus corona. Lagi-lagi, ini terjadi karena mereka sudah frustasi. Mereka tak sanggup lagi berfikir normal.

Frustasi adalah penyakit yang jauh lebih dahsyat dari penyakit itu sendiri. Pantaslah bila Ali bin Abi Thalib berkata, “Aku tak pernah takut pada semua masalah dan kesulitan yang aku hadapi. Tapi yang aku takutkan pada ketakutanku itu sendiri.”

Sebenarnya ada banyak kisah terdahulu yang sarat dengan nasehat bagaimana menghilangkan rasa frustasi akibat musibah. Kisah paling mashur adalah musibah yang dialami Nabi Ayyub AS. Rasanya tak ada musibah lebih mengenaskan dibanding apa yang beliau alami.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Pada mulanya Ayub adalah saudagar kaya dengan harta yang sangat berlimpah. Beliau memiliki tanah yang luas ditambah sapi, unta, kambing, kuda dan keledai yang sangat banyak. Beliau juga dikaruniai anak lelaki dan anak perempuan. Lengkaplah kebahagiaan Ayyub.

Lalu musibah datang. Beliau diuji oleh Allah Ta’ala dengan penyakit judzam, penyakit kulit semacam lepra. Sekujur tubuh beliau penuh dengan penyakit itu. Yang tersisa hanya hati dan lisannya yang selalu berzikir.

Tak cukup sampai di situ, beliau juga kehilangan seluruh hartanya dan anak-anaknya. Semua orang menjauhinya. Bahkan, sang istri yang tadinya setia menemani, menurut Tafsir al-Qur’an al-Azhim, akhirnya pergi meninggalkannya.

Apa yang dilakukan Ayyub ketika musibah itu datang? Bersabar dan berzikir, tentu saja. Simaklah perkataan Ayyub ketika setan datang menggodanya, sebagaimana dinukil dari Tafsir Al Baghawi, “Segala puji bagi Allah. Dialah yang memberi, Dialah pula yang berhak mengambil.”

Saat ini, kita tak tahu sampai kapan wabah corona akan berakhir. Boleh jadi Allah Ta’ala hendak melihat seberapa sabar kita menghadapi musibah ini sebagaimana Nabi Ayyub.

Namun, tak ada kesabaran dari orang-orang yang frustasi. Wallahu alam.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19frustasiNabi Ayyubvirus corona
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Batal UN, Bagaimana Kualitas Pendidikan Indonesia?
Tulisan selanjutnya Menjadi Pendidik di Tengah Wabah Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?