Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Kepala Yahudi Dihancurkan Karena Menganiaya Muslimah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Juni 2015 20:31 8:31 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Juni 2015 20:31
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

ANAS BIN MALIK menyebutkan bahwa pada zaman Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam, ada seorang Yahudi menganiaya seorang gadis dengan sadis. Perhiasannya dirampas dan kepalanya dipukuli hingga luka parah. Keluarganya membawa gadis yang dianiaya tersebut kepada Rasulullah. Dengan ucapan yang terbata-bata-karena –sakratulmaut– gadis itu menjawab pertanyaan Rasulullah.

“Siapa yang menganiayamu? Si anu atau bukan?” Rasulullah menyebut orang yang bukan pelakunya. Si gadis menjawab dengan menggelengkan kepala pertanda orang yang disebutkan Rasulullah bukan pelakunya.

Dua kali Rasulullah menyebutkan nama orang yang bukan pelakunya dan si gadis menjawab dengan menggelengkan kepalanya.

Setelah itu, Rasulullah menyebut nama orang yang melakukannya. “Apakah si anu?” tanya Rasulullah.

Si gadis menjawab dengan menganggukkan kepalanya sebagai tanda mengiyakan.

Baca Juga

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
KH. Abdullah Said dalam Liputan Majalah Panji Masyarakat
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo

Setelah mendapat kejelasan siapa pelakunya, Rasulullah memerintahkan kepada para sahabatnya untuk menangkap orang itu. Ternyata, pelakunya adalah orang Yahudi. Rasulullah menjatuhkan hukuman mati kepada pelaku penganiayaan itu dengan cara kepalanya diremukkan di antara dua batu sebagai balasan yang setimpal atas perbuatannya.

Sebelumnya, orang Yahudi itu tidak mengaku bahwa ia pelakunya. Namun, setelah berkali-kali diinterogasi, ia mengaku bahwa benar dirinya yang membunuh. Setelah mengaku, orang itu dibunuh dengan cara dipecahkan kepalanya dengan batu, sebagaimana dia memecahkan kepala gadis tadi.

Dalam kisah di atas, tampak jelas bahwa Islam pada zaman Rasulullah sangat disegani. Islam memiliki keagungan dan kewibawaan sehingga umat Islam berada pada posisi yang terhormat. Karena itu, Rasulullah SAW dapat dengan mudah menghukum tegas orang Yahudi yang menganiaya wanita Muslimah tersebut.

Namun, apa yang terjadi pada saat ini begitu menyedihkan. Islam seperti kehilangan kewibawaan dan kemuliaan (‘izzah). Ketika ribuan wanita diperkosa, serta ribuan anak dan orang dewasa dibunuh oleh orang-orang Yahudi, hati kita tidak pernah merasa iba dan tergerak untuk mengembalikan kejayaan umat. Nyali kita pun kendur serta tidak berani untuk melawan kezaliman mereka.

Semoga kita terhindar dari kelemahan semangat ini. Mari kita bermohon kepada Allah SWT agar Dia selalu menjaga kewibawaan dan kemuliaan Islam.*/Dari tulisan Sa’as Yusuf Abu ‘Azis dalam bukunya Azab-azab yang Disegerakan di Dunia.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Muslimahrasulullahyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Google Peringati Lahirnya Ilmuwan Muslim Al Buzjani
Tulisan selanjutnya Amerika Desak Vatikan Bersikap Keras Terhadap Putin Soal Ukraina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko (tengah) memberikan keterangan pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (2/11/2026). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri/aa.
Berita

Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an

Berita
3 November 2026 11:01
LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan
Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Terbaru

  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
  • Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI

22 Juli 2026 20:00
Sejarah

Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah

15 Juni 2026 07:41
Sejarah

H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina

23 Mei 2026 15:57
Sejarah

Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina

17 Mei 2026 13:42
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?