Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Disintegrasi Bangsa, Ancaman Terbesar Keamanan NKRI

Ahmad
Terakhir diupdate: 14 Maret 2017 10:34 10:34 am
Ahmad
Dipublikasikan 14 Maret 2017 10:34
Bagikan
Tifatul Sembiring
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Fraksi PKS MPR RI Tifatul Sembiring menilai Ancaman Keamanan Nasional (National Security Thread) yang dialami NKRI adalah disintegrasi dan separatisme bangsa.

Hal itu diungkapkan Tifatul dalam diskusi “Efektivitas Pelaksanaan Sosialisasi 4 Pilar” di Ruang Press Room DPR RI, Senin (13/03/2017).

“Ancaman terbesar dari keamanan nasional kita bukan serangan dari luar, tapi disintegrasi bangsa. Pecahnya NKRI. Kita memiliki 17.500 pulau di Indonesia, 1.340 suku bangsa, kita saja kalau terbang dari Sabang ke Merauke sama seperti kita terbang dari Jakarta ke Jeddah, 9 jam. betapa jauhnya jarak fisik kita sebagai bangsa,” jelas Tifatul.

Di sisi lain, jumlah Anggota MPR RI yang berasal dari gabungan antara Anggota DPR dan Anggota DPD sejumlah sekitar 700 orang, belum cukup memadai untuk dapat sosialisasikan 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara ke seluruh daerah di Indonesia.

Oleh karena itu, Tifatul mendorong agar pemerintah atau pihak eksekutif ikut terlibat dalam sosialisasi 4 Pilar tersebut, khususnya di daerah yang masih memiliki intensitas kerawanan konflik horizontal. Sebab, pihak eksekutif, nilai Tifatul, dapat lebih efektif dalam ikut serta mensosialisasikan 4 Pilar, melalui besarnya anggaran yang dimilikinya.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

“Pemerintah bisa saja memasukkan 4 pilar ke dalam kurikulum pendidikan nasional. Kita punya ideologi, tapi tidak punya strategi budaya agar hal itu bisa terinternalisasi dan optimalisasi di dalam jati diri bangsa indonesia apalagi dengan beragam etnis,” jelas wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara ini.

Selain melibatkan kekuasaan eksekutif, media massa, tambah Tifatul, juga punya peran untuk membantu efektivitas Sosialisasi 4 Pilar di masyarakat. Karena itu, Tifatul ke depannya, media cukup berimbang dalam menghadirkan isi acara, baik acara yang bersifat hiburan maupun yang berkaitan dengan soal kenegaraan.

Hadir pula dalam diskusi ini Politisi PKB Abdul Kadir Karding dan Pengamat Komunikasi Politik Effendi Ghazali.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ancaman Keamanan NasionalDisintegrasi BangsaKeamanan NKRINational Security ThreadNKRITifatul Sembiring
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Api Spirit Islam Kian Berkobar
Tulisan selanjutnya Terlibat Perdagangan Anak, Pimpinan Oposisi Niger Divonis Penjara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?