Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Bersifat Sukarela, Warga Jerman Diharapkan Dapat Vaksinasi Covid-19 Awal 2021

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Oktober 2020 13:03 1:03 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Oktober 2020 12:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Jerman diharapkan akan mulai dapat memvaksinasi warganya untuk melindungi mereka dari Covid-19 pada tiga bulan pertama tahun 2021.

Dilansir DW, sementara Jerman masih menunggu para penelitinya mengembangkan vaksin coronavirus, Menteri Kesehatan Jens Spahn hari Senin (12/10/2020) memperkirakan vaksinasi dapat dilakukan dalam beberapa bulan mendatang.

“… Saya berasumsi bahwa kita akan dapat memulainya di kwartal pertama tahun depan,” kata Spahn.

Dia menegaskan bahwa vaksin akan diberikan secara sukarela, hanya kepada orang yang mau atau bersedia divaksinasi.

Otoritas Jerman berencana akan memulai vaksinasi pada kelompok berisiko tinggi, seperti orang yang telah ada riwayat sakit, kelompok manula, pekerja kesehatan dan pegawai panti jompo.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Jerman menanamkan uangnya jutaan euro di perusahaan-perusahan riset medis guna mempercepat pengembangan vaksin.

Pada bulan September, baik Spahn maupun Menteri Riset Anja Karliczek mengungkap harapan mereka bahwa vaksinasi dapat dimulai pada tiga bulan pertama tahun depan. Berbicara lewat video-link kepada institut riset ekonomi IFO hari Senin, Spah mengatakan bahwa dia masih yakin dengan prediksinya tersebut.

Dia juga tampak tidak resah tentang kekurangan vaksin, menunjuk banyak proyek tandingan yang juga berusaha mengembangkan vaksin yang sama.

“Apabila semua kuda mencapai garis akhir, kita akan punya jalan untuk mendapatkan vaksin dalam jumlah sangat banyak,” ujarnya.* LP

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19JermanvaksinVaksinasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rwanda Izinkan Ekspor Ganja Medis
Tulisan selanjutnya Kantornya Dirusak, GPII Tuntut Ganti Rugi dan Permintaan Maaf Terbuka Polda Metro Jaya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?