Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Bahrain akan Memberi Label Produk dari Tepi Barat Palestina sebagai Produk ‘Israel’

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 5 Desember 2020 10:42 10:42 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 5 Desember 2020 10:42
Bagikan
Dokumentasi foto dari Britania Raya, dimana pasar swalayan terbesar, Tesco, menyebutkan permukiman ilegal ‘Israel’ sebagai sumber asal kurma tersebut. Foto: MEMO
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang jurnalis ‘Israel’ menulis di Twitter pada Kamis (03/12/2020) bahwa Menteri Perindustrian, Perdagangan, dan Pariwisata Bahrain mengatakan negaranya “TIDAK akan membedakan antara produk ‘Israel’ yang dibuat dalam garis tahun 1967 dan produk dari pemukiman”.

Raphael Ahren, yang bekerja untuk situs berita online Times of Israel mengutip Zayed bin Rashid Al-Zayani yang mengatakan Bahrain “tidak akan memiliki label untuk barang-barang dari Tepi Barat & Dataran Tinggi Golan,” lapor Anadolu Agency.

Ahren mengatakan wawancara lengkap dengan Al-Zayani dibuat untuk situs tersebut dan akan dipublikasikan nanti.  “Kami akan mengenali mereka sebagai produk ‘Israel’ … sejujurnya, saya tidak melihat perbedaan bagian atau kota mana atau wilayah mana itu dibuat atau bersumber,” kata Ahren, mengutip menteri Bahrain yang melakukan kunjungan resmi pertamanya ke ‘Israel’.

Al-Zayani tiba Selasa (01/12/2020) untuk kunjungan tiga hari di mana dia bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi.  Bahrain belum mengomentari pernyataan kontroversial Al-Zayani.

Tidak ada negara Arab lain yang mengumumkan akan membawa produk ‘Israel’ yang diproduksi di pemukiman ‘Israel’ sebagai produk ‘Israel’. Hal ini dikarenakan pemukiman tersebut dibangun di atas tanah Palestina yang diduduki.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Sebagian besar negara di dunia, termasuk UE, tidak mengakui produk pemukiman sebagai ‘Israel’ dan dengan jelas melabeli mereka sebagai produk pemukiman. Resolusi Dewan Keamanan PBB 2334 yang diadopsi pada Desember 2016 mengutuk pemerintah Zionis karena kebijakan pemukiman ilegal di wilayah pendudukan dan menganggapnya ilegal menurut hukum internasional.

Namun, Departemen Luar Negeri AS menolak posisi itu bulan lalu dengan menyatakan bahwa mereka akan memberi label produk pemukiman sebagai buatan ‘Israel’.  Bahrain menjadi negara Arab keempat yang menjalin hubungan diplomatik dengan ‘Israel’, setelah Mesir pada 1979, Yordania pada 1994, dan Uni Emirat Arab (UEA) pada Agustus.

Kesepakatan normalisasi yang ditengahi AS baru-baru ini yang ditandatangani oleh UEA dan Bahrain dengan ‘Israel’ telah menuai kecaman luas dari Palestina, yang mengatakan perjanjian tersebut mengabaikan hak-hak mereka dan tidak melayani tujuan mereka.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bahrainisraellabel produkpalestinaTepi Barat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belajar Tanpa Guru Berakibat Melahirkan Rusak Pemikiran
Tulisan selanjutnya Babi, Metode Baru Rezim China Menggusur Muslim Uighur (1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?