Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Cemas Aliran Sesat, Sejumlah Orang Curiga Bagi-bagi Buku Syiah

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 Oktober 2014 07:52 7:52 am
Ahmad
Dipublikasikan 28 Oktober 2014 07:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Keresahan meluasnya ajaran Syiah rupanya ikut membuat cemas jamaah Masjid Baiturrahman, Gedung MPR/DPR RI, Jakarta. Belum lama ini, tepatnya hari Jum’at (24/10/2014), jamaah resah setelah beberapa orang tak dikenal membagikan buku karangan Abdullah bin Muhammad.

“Kami perwakilan dari para muhsinin (penderma) yang peduli terhadap aliran sesat,” jelas Aisyah, Koordinator pembagian buku “Siapa Syiah Itu? seusai shalat Jum’at.

Ia datang dengan beberapa kawannnya yang merasa prihatin tersebarnya paham Syiah di Indonesia. Karena itulah mereka menyiapkan empat ribu buku untuk dibagikan pada jamaah shalat Jum’at.

Penawaran pada jamaah dilakukan di depan pintu masuk masjid di beberapa titik.

Ada di antara mereka tanpa banyak komentar langsung menerimanya. Ada juga yang menitipkan pada petugas karena hendak berwudhu. Setelah itu mereka kembali mengambil buku yang masih di tangan petugas. Seusai berwudhu, petugas yang berjagapun mengingatkan jamaah untuk mengambil buku tersebut.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Tanggapan jamaah shalat Jum’at beragam. Rata-rata mereka menerima buku begitu saja untuk kemudian terburu-buru masuk ke dalam ruang ibadah utama.

Cukup banyak juga jamaah yang kritis terhadap pembagian buku. “Ini maksudnya nyuruh kami ikut ajaran Syiah atau gimana?” Petugas yang ditanya menjawab, “Bukan Pak. Justru ini untuk mewaspadai Syiah,” tukasnya. Pria itu menjawab, “Oh, bagus, bagus,”ulasnya.

Muhammad Saleh, penjaga penitipan sepatu menyangkan pembagian buku di saat anggota DPR/MPR sedang tidak aktif.
”Banyak anggota pulang ke daerahnya masing-masing,”ungkap.

Pria yang sudah delapan tahun bekerja di tempat penitipan sepatu ini menambahkan, “Sekitar bulan Januari 2015, anggota mulai banyak sidang. Biasanya kalau shalat Jum’at, penuh sampai ke luar masjid. Karpet juga digelar sampai di luar,”tukasnya.

Aisyah menekankan, umat Islam perlu waspada dengan perayaan hari Asyura di 10 Muharram. Bagi orang Syiah 10 Muharram adalah peristiwa yang tidak dapat mereka lupakan dan mereka menganggap sebagai hari agung yang wajib diperingati setiap tahunnya. Pada hari itu Husain bin Ali terbunuh dalam peperangan di Karbala.

Menurutnya, ritual ‘Asyura, amat mengerikan dengan menyiksa diri dengan benda-benda keras dan tajam. Semangat untuk menyakiti dan melukai tubuh sendiri akan kian terlucut dengan rangsangan sya’ir-sya’ir kisah terbunuhnya Husain bin ‘Ali Radhiyallahu ‘anhu di padang Karbala sebagaimana diyakini Syi’ah.

Aisyah yang aktif di berbagai pengajian itu mengatakan, umat Islam perlu mengetahui betapa berbahayanya Syiah. Dipilihnya Masjid Baiturrahman, tambah Aisyah, karena lokasinya banyak didatangi oleh jamaah dari berbagai perkantoran disekitarnya. Dalam pantauan hidayatullah.com, pegawai dari Kementrian Kehutanan, awak media televisi yang bertugas meliput di DPR, anggota Kepolisian serta banyak karyawan perkantoran sekitar wilayah gedung, berdatangan ke masjid itu.

Buku “Siapakah Syiah itu?” yang dibawanya, dimaksudkan melengkapi buku “Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syiah di Indonesia, terbitan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ia juga berharap ada anggota DPR yang bisa menerima buku itu. “Bisa jadi, banyak anggota DPR yang tidak mengetahui Syiah yang sebenarnya karena mereka bertakiyah. Apalagi Syiah sudah punya legalitas di Kementrian Kehakiman dengan nama sebuah yayasan,”jelasnya.

Masyarakat lanjut Aisyah, perlu mencermati keberadaan orang-orang Syiah yang begitu halus ajarannya.

“Orang cuma tahu Syiah itu mencintai Ali. Tapi banyak yang tidak tahu bahwa posisi Ali dalam Syiah lebih tinggi dari Nabi Muhammad,”jelas Aisyah di sela-sela pembagian buku.

Aisyah mengaku memilih pembagian buku sebagai jalan dakwahnya. Menurutnya, pilihan seperti ini bisa ditiru pegiat dakwah lainnya.
“Kita bisa bantu MUI melalui hal semacam ini,”ulasnya.*

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Asyurobukuidul ghadirJakartajamaahMUIsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Orientalis Membenturkan Indonesia dengan Islam
Tulisan selanjutnya MUI Pusat Akan Terus Lakukan Pengawalan Akidah Umat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?