Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ramadhan

Surat Misterius kepada Pemimpin Umum Hidayatullah…

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 18 April 2022 08:55 8:55 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 14 April 2022 17:10
Bagikan
Pemimpin Umum Hidayatullah KH Abdurrahman Muhammad.
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah surat misterius membuat heboh jamaah masjid. Di atas podium, Pemimpin Umum Hidayatullah KH Abdurrahman Muhammad berdiri.

Sang kiai “mencari-cari” seorang pria keturunan Tionghoa. Pria bermata sipit itu adalah pemicu kehebohan tersebut. Umat Islam setempat yang baru saja selesai shalat, dibuat terperanjat.

Kejadian bermula dari “tingkah” seorang remaja asal Mahakam Ulu (Mahulu), sebuah Kabupaten berpenduduk mayoritas non-Muslim di Kalimantan Timur.

Jumat sore, 6 Ramadhan 1443 H (08/04/2022) itu, terungkap, ada seseorang misterius yang mengirimkan surat kepada sang kiai.

“Beberapa hari lalu saya baca Al-Qur’an, pas saya buka (mushaf) eh ternyata ada (terselip) surat,” ungkap Kiai Abdurrahman Muhammad di Masjid Ar-Riyadh, Gunung Tembak, Balikpapan, Kaltim.

Baca Juga

Makna Shalawat Allah dan Malaikat untuk Orang yang Menjalankan Sunnah Sahur
Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan
Kisah Jenaka Bulan Puasa 10: Imam Tarawih Mati Kutu
Jubah 1.000 Dirham: Totalitas Tamim Ad-Dary Menjemput Lailatul Qadar
Kisah Jenaka Bulan Puasa 9: Ngabuburit Akhir Zaman

Jelas saja pengakuan itu membuat kaget jamaah. Bisa jadi ada yang tegang menerima info pengiriman surat misterius itu. Berani-beraninya ada orang mengirimkan surat secara misterius kepada Pemimpin Umum, ada apa? kira-kira begitu mungkin kekhawatiran di benak jamaah Hidayatullah.

Surat itu diketahui memang tanpa disertai identitas nama pengirim sama sekali. Di dalam kertas itu, sang pengirim surat menyampaikan satu permintaan kepada sang kiai. Begitu mendengar permintaan itu, jamaah di masjid malah tertawa.

“Dia ada bilang begini, ‘kalau sekiranya berkenan bolehkah ustadz memberikan saya syal’,” tutur Kiai Abdurrahman membuat jamaah tergelitik. Ternyata isi suratnya “tidak jadi bikin tegang”.

Tapi tetap saja mengundang kehebohan. Bagaimana tidak, sorban yang sudah menjadi ciri khas sang kiai itu ingin dimiliki oleh pengirim surat misterius itu.

Lalu bagaimana tanggapan Sang Kiai? Apakah ia berkenan langsung memberikan sorbannya?

Alih-alih begitu, Kiai Abdurrahman justru sempat merasa bingung, makhluk apa itu syal, hehehe…. Sesaat setelah membaca surat itu, tuturnya, ia menanyakannya kepada beberapa orang santri, ternyata juga pada tidak tahu.

“Saya tidak tahu syal itu apa, karena tulisannya juga agak susah dibaca, saya panggil santri suruh dibaca ulang, baru saya tanya syal itu apa?” ceritanya, menambah kehebohan jamaah yang merasa lucu.

Kemudian, lanjutnya bercerita, salah seorang santri lain yang ditanya, berkata, “Sorban ini kayaknya (yang dimaksud syal), ustadz,” lanjut Kiai Abdurrahman sembari tertawa kecil dengan logat khas Balikpapan.

Setelah paham maksud pengirim surat itu, sang kiai segera menuruti permintaannya. Sorban yang akan diberikan kepada pengirim surat itu pun segera disiapkan.

“Saya sudah taruh (sorbannya) di atas situ (tempat Al-Qur’an, red), sudah 2 hari, tapi ndak diambil-ambil, saya rasa dia malu,” ujar Kiai Abdurrahman menduga.

Lalu ia kepikiran membikin surat balasan ke pengirim surat itu. “Baru saya taruh juga di dekat situ (tempat Al-Qur’an). Tapi saya pikir dia pasti tambah malu lagi, jadi saya batalkan,” tambahnya lagi-lagi membuat jamaah tergelitik.

Setelah lama menceritakan kejadian unik itu di atas mambar, Kiai Abdurrahman pun bertanya kepada publik Masjid Ar-Riyadh. Siapa gerangan yang merasa menulis surat itu?

Pantauan hidayatullah.com, tidak seorang pun yang mengakuinya. “Silakan ambil (sorban itu),” ujar Kiai. Belum ada yang mengaku.

Jurusnya pun dikeluarkan. Kata Kiai Abdurrahman, kalau nanti tidak ada yang mengaku mengirim surat itu, siapa saja boleh mengambil sorban darinya itu.

Sontak saja, seorang santri tampak mengangkat tangan dengan malu-malu. Sikapnya pun disambut tawa sekaligus kekaguman jamaah atas keberaniannya.

Singkat cerita, bakda ceramah sekitar 1 jam, sang santri itu pun menemui Kiai Abdurrahman di dekat mimbar. Sang kiai lantas memberikan hadiahnya kepada pengirim surat misterius itu.

Santri pemberani itu adalah Lucky Karl Farrel Salim (17 tahun). Kedua orang tuanya juga Muslim. Ayahnya keturunan China, ibunya bersuku Mandar. Saat ditemui hidayatullah.com, santri kelas 4 Sekolah Menengah Hidayatullah (SMH/1 MA) Balikpapan ini tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya.

Bagaimana ceritanya kok terpikir mengirim surat ke Pemimpin Umum Hidayatullah?

“Saya pengen pulang kampung, mau berdakwah, membantu Ustadz Taufik, cuman saya pengen dapat berkahnya dari yang paling tinggi (di kepemimpinan Hidayatullah). Makanya saya nekat tulis surat terus saya sempilkan di Al-Qur’annya Ustadz Abdurrahman Muhammad,” tutur Lucky.

Selain sorban merah, sang kiai menambahkan hadiah lain dalam bungkusan itu, yaitu selembar sarung.

“Alhamdulillah,” ungkap Lucky senang. Sehari sebelum meninggalkan Gunung Tembak untuk liburan sembari berdakwah, permintaannya dikabulkan Allah lewat hadiah pemberian Kiai itu.

Sebagai informasi, nama seseorang yang dimaksud di dalam surat itu adalah ustadz muda Muhammad Taufik. Dai Hidayatullah yang telah bertahun-tahun berdakwah di Mahulu. Lucky merupakan salah seorang santri binaan Taufik.* (Asrijal/Syakur/MCU)

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HidayatullahHidayatullah BalikpapanKH Abdurrahman MuhammadPemimpin Umum Hidayatullahpesantrensantri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Eks Pejabat FIFA Sepp Blatter dan Michel Platini akan Diadili di Swiss
Tulisan selanjutnya Imam Masjid di Turki Ini Ajak Anak-anak Bermain setelah Shalat Tarawih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Inspirasi RamadhanRamadhan

Bulan Puasa Melatih Pola Hidup Sederhana

16 Maret 2026 05:00
BeritaInspirasi Ramadhan

Dapur Ramadhan Hammad: 500 Ifthar Harian Plus 50.000 Dirham Lebaran

15 Maret 2026 17:00
Ramadhan

Kisah Jenaka Bulan Puasa 8 : Saat Hitungan Sebulan Ramadhan Jadi 120 Hari

15 Maret 2026 11:30
KajianRamadhan

Selain yang Iktikaf, Siapa Saja yang Berpeluang Mendapat Lailatul Qadar?

15 Maret 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?