Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mutiara Ramadhan

Waspadai Para Pencuri Ibadah Puasa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Mei 2017 10:24 10:24 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Mei 2017 10:24
Bagikan
Bagikan

Mencuri? Siapa sih yang tidak pernah mendengar kata-kata itu disebut? Mencuri merupakan pernyimpangan perilaku yang dialami seseorang yang menunjukkan kelemahan diri saat berhadapan dengan dorongan hawa nafsunya.

Biasanya mencuri identik dengan mengambil hak milik orang lain yang bisa diindera. Mungkin berupa uang, makanan, pakaian dan lain sebagainya. Namun ada satu macam jenis pencurian yang jauh lebih jahat yaitu pencurian dalam perkara-perkara yang bersifat abstrak (ma’nawi) seperti pencurian dalam ibadah. Sebagaimana Sabda Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassallam yang mengatakan;

أَسْوَأُ النَّاسِ سَرِقَةً الَّذِي يَسْرِقُ مِنْ صَلَاتِهِ)) قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَكَيْفَ يَسْرِقُ مِنْ صَلَاتِهِ؟ قَالَ: ((لَا يُتِمُّ رُكُوعَهَا وَلَا سُجُودَهَا))، أَوْ قَالَ: ((لَا يُقِيمُ صُلْبَهُ فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ))

“Seburuk-buruk pencuri adalah orang yang mencuri di dalam sholatnya.” Para sahabat bertanya, “Bagaimana ia mencuri dalam sholatnya?” Beliau bersabda, “Ia tidak menyempurnakan ruku’nya maupun sujudnya.” (HR. Ahmad)

Nah, orang yang mengerjakan sholat dengan begitu cepat gerakannya sehingga tidak menyempurnakan ruku’ dan sujudnya ia sudah dianggap mencuri hak Allah di dalam sholatnya, yaitu thuma’ninah. Tergesa-gesa dalam mengerjakan sholat dianggap mengurangi dan merusak kesempurnaan shalat yang seharusnya diperhatikan dan dijaga, maka itu termasuk mencuri, mencuri dalam pahala sholat. Jika sholat dikerjakan dengan sempurna maka ia akan diterima dan sempurna pula pahalanya. Namun bila dikerjakan dengan cepat dan tergesa-gesa, maka cacatlah kesempurnaan pahalanya.

Baca Juga

Makna Shalawat Allah dan Malaikat untuk Orang yang Menjalankan Sunnah Sahur
Kisah Jenaka Bulan Puasa 10: Imam Tarawih Mati Kutu
Kisah Jenaka Bulan Puasa 9: Ngabuburit Akhir Zaman
Kisah Jenaka Bulan Puasa 7: Badui Pamer Puasa
Kisah Jenaka Bulan Puasa 6: Ketika Badui Diajak Membatalkan Puasa

Sama dengan kasus diatas, ada pula sekelompok manusia yang melaksanakan puasa Ramadhan namun ia mencuri ibadah puasanya. Kenapa demikian? Karena ia melakukan puasa dengan penuh kemalasan, kebodohan, lebih suka ‘nyantai’ daripada mengerjakan ibadah dan juga sebab-sebab lainnya.

Baca:  Tujuh Kabar Gembira Ramadhan

Ada orang yang mencuri ibadah puasanya karena ia menganggap puasa Ramadhan hanya sebagai ritual kebiasaan dan bukan ibadah. Yang demikian biasanya karena ia tidak meniatkan puasanya karena Allah dan tidak pula menunaikannya sebagaimana yang dimaksudkan oleh syari’at. Ia hanya berpuasa semata-mata karena orang lain berpuasa.

Ada pula orang yang mencuri ibadah puasanya, karena ia berpuasa namun tidak mengerjakan sholat lima waktu. Atau mengerjakan sebagian dari kewajiban sholat lima waktu. Kalau dipikir heran juga, bagaimana bisa sah puasanya kalau sholat yang merupakan pondasi Islam saja dia abaikan. Padahal , sholat adalah pilar Islam yang kedua sedangkan puasa adalah pilar yang keempat. Ibaratnya, bagaimana mungkin meninggikan bangunan kalau bagian bawahnya keropos dan rapuh?

Ada pula orang yang mencuri ibadah puasanya, karena ia tiduuuuuuurr melulu sepanjang siang hari Ramadhan. Sampai-sampai ia tidak merasakan hari-hari puasa kecuali tinggal setengah hari, ada yang merasakan puasa Cuma sepertiga hari atau bahkan seperempat hari. Bahkan ada yang tidak bangun kecuali untuk berbuka puasa. Lantas apa yang tersisa dari puasanya bagi pencuri-pencuri puasa seperti ini.

Ada pula orang yang mencuri ibadah puasanya, dengan merusak ibadah puasanya dengan perkataan-perkataan kotor dan menyakitkan. Puasa memang ia lakukan, namun berkata keji dan kotor masih juga dia ucapkan. Tidak diragukan lagi, perilaku seperti ini merusak pahala ibadah puasa Ramadhan. Bukankah Baginda Nabi Shalalallahu ‘Alaihi Wassallam pernah bersabda;

قال اللَّه عز وجل: كلُّ عمل ابن آدم له إلا الصوم، فإنه لي وأنا أجزي به، والصيام جُنة، فإذا كان يوم صوم أحدكم فلا يرفُث ولا يفسق ولا يصخب، فإن سابَّه أحد أو قاتله، فليقل: إني صائم، والذي نفس محمد بيده، لَخُلوف فم الصائم أطيب عند اللَّه من ريح المسك، للصائم فرحتان يفرحهما: إذا أفطر فرح بصومه، وإذا لقي ربه فرح بصومه))

“Allah berfirman; Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali puasa, karena ia adalah untuk-Ku dan aku yang membalasnya. Puasa itu perisai, maka jika salah seorang dari kalian berpuasa jangan berkata kotor, jangan pula melakukan tindakan dosa dan jangan marah. Kalau ada orang yang mencelanya atau memeranginya, katakan ‘Aku berpuasa’.

Baca:  Keutamaan Puasa Ramadhan menurut Al Ghazali

Demi jiwa Muhammad yang berada dalam genggamannya, bau mulut orang yang berpuasa disisi Allah itu lebih harum daripada bau kasturi. Dan bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan, ia berbahagia ketika berbuka dan berbahagia ketika kelak bertemu dengan Rabb-nya.” (HR. Bukhari)

Ada pula pencuri puasa yang mencuri dan merusak pahala puasa dan anehnya, orang yang berpuasa tersebut dengan senang hati pahala dan kualitas ibadah puasanya dirusak oleh pencuri tersebut. Pencuri tersebut berwujud media massa dan media hiburan seperti TV yang mempertontonkan film-film dan sinetron-sinetron, infotaintmen dan iklan-iklan murahan yang banyak mengumbar aurat dan mengajak ghibah sehingga bisa merusak pahala puasa.

Selain juga pencuri bernama smartphone dengan koneksi internet yang jika tidak bijak menggunakannya bisa menjerumuskan orang yang sedang berpuasa ke dalam kemaksiatan, ghibah, update status dusta dan hal-hal sia-sia yang bisa mengurangi pahala dan  nilai ibadah puasa.*/Imron Mahmud

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bulan Ramadhanghibahinfotaintmenmedia hiburanMedia massapencuri puasaPencuri Puasa RamadhanPuasaRamadhansmartphonetuma'ninahTVupdate status
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 564 Tahun Jatuhnya Konstantinopel [2]
Tulisan selanjutnya Bantuan Al Quran untuk Masyarakat Tengger di Ranu Pani

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Mutiara RamadhanRamadhan

Kisah Jenaka Bulan Puasa 4 : Ghundar dan “Bonus” Puasa Lupa

12 Maret 2026 11:00
Mutiara RamadhanRamadhan

Memantaskan Diri Meraih Lailatul Qadar

11 Maret 2026 16:00
KajianMutiara RamadhanRamadhan

Keutamaan Puasa Ramadhan menurut Al-Ghazali

11 April 2022 17:30
KajianMutiara RamadhanRamadhan

Inilah Syarat dan Rukun Puasa Ramadhan yang Perlu Diketahui

3 April 2022 13:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?