Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ragam

Inilah Negeri-negeri Yang Diazab! (1)

Dija
Terakhir diupdate: 21 Januari 2017 17:04 5:04 pm
Dija
Dipublikasikan 24 November 2014 06:08
Bagikan
Pesta seks di pemandian umum menjadi bagian dari gaya hidup warga Pompei di Romawi
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebagai seorang Muslim kita sangat dianjurkan untuk mempelajari sejarah umat terdahulu yang diazab oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala karena kedurhakaannya. Meski dianjurkan untuk dijadikan pelajaran, namun Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan agar umatnya tidak berlama-lama berada di tempat di mana azab Allah pernah turun. Berikut ini di antara tempat-tempat yang diazab itu.

1. Pompeii

Dua tembok dari situs Pompeii yang paling ramai dikunjungi wisatawan rubuh akhir tahun 2010, akibat curah hujan yang tinggi dan kurangnya perhatian pemerintah Italia. Situs warisan dunia itu bercerita banyak tentang kehidupan bangsa Romawi.

Ketika Gunung Vesuvius mengalami letusan hebat pada pagi hari 24 Agustus 79 M, penduduk kota Pompeii menjalani hari seperti biasanya. Pliny muda (pejabat dan penyair Romawi) menceritakan kisah menyeramkan itu lewat surat-surat bersejarahnya.

Letusan berlangsung terus menerus selama 24 jam diiringi hujan debu, awan panas serta lava pijar. Hanya sebagian orang yang segera menyelamatkan diri saat letusan pertama, berhasil selamat. Awan panas yang muncul setelah kubah lava runtuh memanggang Pompeii, dan hujan abu vulkanik mengubur penduduk hidup-hidup. Keterkejutan terlihat jelas dalam ekspresi mayat-mayat membatu yang ditemukan di Pompeii. Usai bencana biasanya kota yang hancur dibangun kembali, tapi tidak demikian halnya dengan Pompeii.

Baca Juga

Abu Ubaidah Peringatan Setahun Perang Gaza
Siapa Abu Ubaidah, Sosok Misterius yang Jadi Simbol Perlawanan Palestina?
Toko Buku Tertua di London Berjuang Melawan Waktu
Mengapa Umat Muslim Tidak Boleh Memiliki Bom Atom?
Di Balik Janji Kemakmuran dan “Bisnis Ayat-Ayat Suci”
Tinta Penyesalan: Ketika Tato jadi Beban Seumur Hidup

Sebelum hancur, kota itu adalah salah satu kota plesir bangsa Romawi. Letaknya di Semenanjung Napoli (Naples). Pompeii, yang merupakan simbol dari degradasi akhlaq yang dialami kekaisaran Romawi, adalah pusat perzinaan dan homoseks. Pesta seks di pemandian umum menjadi bagian dari gaya hidup. Pemandian umum di Pompeii sudah eksis jauh sebelum pemandian serupa ada di kota Roma. Dari lukisan dinding yang ditemukan di bangunan-bangunan Pompeii terlihat jelas kegilaan penduduknya akan seks.

pompei2
Sebagai pelajaran, kedasyatan siksa Allah atas kaum penyuka hubungan sejenis ini saat ini bisa menjadi tujuan wisata

2. Laut Mati

Laut mati adalah tempat terendah yang ada di permukaan bumi, permukaan airnya berada 422 meter di bawah permukaan laut. Pantainya laut seluas 402 km persegi itu paling kering di dunia. Tingkat keasinannya mencapai 28-35%, padahal normalnya keasinan laut hanya 3-6%. Laut Mati terletak di Lembah Yordan, yang berbatasan dengan Tepi Barat, Yordania dan wilayah Palestina yang dikuasai Israel.

Para arkeolog yang bekerja di situs Tall As-Sa`idiyah di sebelah utara Laut Mati mendapati bahwa sekitar Zaman Perunggu (1800-2350 SM) di sana terdapat kehidupan. Saat itu iklim di kawasan tersebut tidak kering seperti sekarang. Antropolog forensik AS, Prof Mike Finnegan meneliti tiga kerangka pria di Numeira selatan Laut Mati dari tahun 2350 SM. Dia menyimpulkan bahwa ketiganya mati karena tertimpa bebatuan akibat gempa besar. Kemungkinan bahwa di daerah tersebut terjadi gempa sedikitnya 6 skala Richter dibenarkan geolog Israel Shmuel Marco, karena banyak terdapat patahan.

Ronald Eldon Wyatt petualang Amerika tahun 1989 dan 1990 mendatangi Laut Mati untuk mencari lokasi kota Sodom, Gomorrah, Adman, dan Zeboim yang disebutkan dalam Bibel ada di sekitar Kanaan. Dia mengamati lapisan geologi yang ada. Salah satu temuannya adalah lempengan tanah garam dengan bercak belerang kuning di dalamnya. Temuan seperti itu berceceran di sana, termasuk bongkahan-bongkahan belerang sebesar ibu jari.

Tahun 1924 William Albright and Melvin Kyle juga menemukan hal yang sama. Dalam bukunya “Exploration at Sodom”, Dr Melvin Kyle menulis, “… di sebuah daerah yang dihujani belerang pasti akan menunjukkan adanya belerang. Ya, memang begitu adanya. Kami memungut belerang murni dalam potongan sebesar ujung ibu jari saya.” Belerang itu bercampur dengan napal (tanah semen) dari pegunungan sisi barat dari laut dan ditemukan di sepanjang pantai dan di seberang timur, yang jaraknya 4-5 mil dari bongkahan belerang yang ditemukan Kyle. “Entah bagaimana tersebar jauh dan luas di dataran ini,” tulis Kyle.

Al-Qur`an menceritakan kehancuran kaum Nabi Luth yang diazab karena perilaku homoseksualnya.

“Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. Maka kami jadikan bahagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu belerang yang keras. Sungguh pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Kami) bagi orang-orang yang meperhatikan tanda-tanda. Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia).” (QS: Al-Hijr [15]: 73-76).*/bersambung Kaum Tsamud diazab Allah dengan suara keras dan menggelegar hingga mati bergelimpangan.. 

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gayhomoseksuallgbtpenduduk
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LPD Al-Bahjah Cirebon Kerjasama Dakwah dengan Federasi Muslim Korea
Tulisan selanjutnya ‘Jihad’ Ahong di Ningxia Hui (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

buzzer muhammadiyah
Ragam

Industri Buzzer Sudah jadi Lahan Bisnis Politik di Indonesia

28 Agustus 2025 10:23
Ragam

Logika Muhammad Ali: “Mengapa Tarzan Berkulit Putih?”

23 Agustus 2025 17:22
Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis Masjidil Aqsha
Ragam

Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis

17 Agustus 2025 18:29
Ragam

“Cracka”: Remaja Peretas CIA dan Bela Palestina

11 Agustus 2025 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?