Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Duet UIKA Bogor – UNIDA Gontor, Kesetaraan Gender Dikritisi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Januari 2017 05:55 5:55 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Januari 2017 05:50
Bagikan
Seminar Pemikiran dan Peradaban Islam kerja sama UIKA Bogor - UNIDA Gontor di Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/01/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor adakan Seminar Pemikiran dan Peradaban Islam di Aula Gedung Ir. H. Prijono H Ardjosentono UIKA, Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/01/2017).

Seminar itu terlaksana atas duet UIKA dengan Program Kaderisasi Ulama Universitas Darussalam Gontor (PKU UNIDA Gontor). Sebagai upaya membendung pemikiran-pemikiran yang membahayakan kaum Muslimin.

Rombongan mahasiswa PKU Gontor angkatan kesepuluh hadir di UIKA diketuai oleh Dr Setiawan.

Ini Mahasiswa Asing Pertama yang Raih Doktor di UIKA Bogor

Membuka seminar, Rektor UIKA Dr Ending Bahruddin di antaranya menyampaikan, kegiatan pengaderan ulama diharapkan tidak hanya dilakukan oleh UIKA dan Gontor.

Kerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam pengaderan ulama harus juga diikuti oleh UIKA dan lainnya.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Setiawan mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak UIKA yang telah menyambut kedatangan mahasiswa UNIDA dengan baik.

Cegah Pemikiran Sesat, UNIDA Gontor Keliling Jatim-Jabar

Tiga Materi Hasil Kajian

Seminar Pemikiran dan Peradaban Islam kali ini menampilkan tiga materi hasil kajian sementara mahasiswa PKU Gontor.

Pertama, “Integrasi Ilmu: Konsep dan Metode (Sebuah Kajian Kritis)”, disampaikan oleh mahasiswa PKU, Yongki Sutoyo.

Dalam pemaparannya, ditegaskan, integrasi ilmu belum mampu menjawab dikotomi ilmu. Selama belum dilakukan sampai perkara dasar yang menjadi landasan ilmu, dengan menggunakan worldview of Islam (cara pandang alam Islami).

Layani Kebutuhan Umat, Sekolah Pemikiran Islam Angkatan IV Resmi Dihelat

Kedua, “Problem Konsep Abnormal dalam Psikologi Modern” oleh Miftah Ahmad. Di Barat ada tiga konsepsi memandang sesuatu itu sebagai abnormal; konsepsi statistik, konsepsi patologis, dan konsepsi sosio-kultural. Menurutnya, ketiganya bermasalah dan tidak akan sesuai dengan Islam.

Miftah Ahmad menjelaskan, ukuran normal dan abnormal dalam Islam ada aturannya tersendiri.

“Normal itu sesuai fitrah, fitrah itu Islami, dan sesuai syariat Islam. Jadi perilaku manusia normal adalah perilaku yang Islami,” paparnya.

Menyoal Kesetaraan Gender

Ketiga, “Kesetaraan Gender dalam Perspektif Kosmologi Islam” dengan pemateri bernama M Taufiq.

Ia mengatakan, munculnya geliat aktivitas kesetaraan gender merupakan respon kaum perempuan (feminis) yang tertekan dan tertindas di dunia Barat.

Kata dia, mereka membawa paham itu sekarang agar perempuan Muslimah melepaskan dirinya dari peraturan Islam. Dan ini jelas keliru.

Gender [1]

Kesetaraan gender dalam perspektif kosmologi Islam sudah jelas. Bahwa, paparnya, di alam semesta (kosmos) ini tercipta bermacam ciptaan, yang satu dengan yang lain memiliki tugas dan fungsi masing-masing.

Karenanya, Taufiq menyimpulkan, “Kehidupan manusia akan tetap stabil dengan mempertahankan perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam bentuk relasi yang baik.

Dan kesetaraan gender dapat merusak tatanan dan kestabilan kosmik yang otomatis menghancurkan keharmonisan manusia.”

Selamat Datang “Pendekar Gender”

Sebagai epilog seminar, Setiawan menjelaskan, pengaderan ulama ini merupakan tahap awal.

“Kami (rombongan PKU Gontor) hanya ingin warisan intelektual ini terus terjaga, ta’dzim (pengagungan) kita kepada ulama harus diteruskan dengan pengkaderan seperti ini,” tegasnya.* Kiriman Muawwin

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:baratEnding BahruddingenderGontorintegrasi ilmuKesetaraan genderkosmologi Islamlaki-lakimahasiswapemikiranperadaban IslamperempuanProgram Kaderisasi Ulamapsikologi modernRektor UIKASeminar Pemikiran dan Peradaban IslamUIKA BogorUNIDA GontorUniversitas Darussalam GontorUniversitas Ibn Khaldun
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ormas Kepemudaan Deklarasikan Jabar Kondusif
Tulisan selanjutnya Dituduh Biayai Ikhwan, Aset Mantan Bintang Sepak Bola Mesir Dibekukan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?