Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Organisasi Hindu Malaysia Ajak PBB Usir Zakir Naik, Mufti Perlis Ingatkan Tak Terprovokasi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Mei 2017 11:38 11:38 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Mei 2017 11:38
Bagikan
Ilustrasi: Ketua Hindraf, P Waythamoorthy dan Dr Zakir Naik
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah organisasi Hindu Malaysia, Barisan Bertindak Hak Asasi Hindu (Hindraf) menulis surat kepada komite kontra-terorisme Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (CTC), mendesak agar meminta Malaysia segera mencabut izin tinggal permanen penceramah Dr Zakir Naik karena dugaan terkait terorisme.

“Kami menulis kepada Anda dengan harapan Anda dapat mengatasi masalah ini dengan membawa ke perhatian delegasi Malaysia dalam CTC mengenai kekhawatiran akan bahaya (kehadiran Zakir) kepada publik di Malaysia dan merugikan jangka panjang secara langsung dan tidak langsung di tingkat domestik dan juga internasional,” kata Ketuanya, P Waythamoorthy dalam suranya yang dikirim ke Ketua CTC, Amr Abdellatif Aboulatta di New York.

Dalam surat yang salinannya didistribusikan kepada media Malaysia ini, pihaknya mengaku tidak ingin Malaysia digunakan untuk kegiatan teroris atau sebagai pusat pelatihan ataupun lokasi persediaan untuk setiap perbuatan kekerasan baik di dalam negeri atau di tingkat internasional.

Menurut Hindraf, yang sebelum ini bersama beberapa pihak mengajukan kasus pengadilan terkait kehadiran Zahir di Malaysia, berharap CTC akan memberi nasihat kepada Malaysia menjatuhkan status (permanent resident) PR yang diberikan kepada Dr Zakir.

Hindraf, mengklaim, status PR Zakir di Malaysia telah memicu kemarahan orang Non Muslim dan, yang tersinggung dengan ceramahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bulan April lalu, Wakil Perdana Menteri, Dr Ahmad Zahid Hamidi menegaskan Dr Zakir Naik telah diberikan status PR di Malaysia. Dia yang juga menteri dalam negeri mengatakan, status tersebut diberikan sekitar 5 tahun lalu.
Zakir adalah penerima Anugerah Tokoh Maal Hijrah Peringkat Kebangsaan pada 2013 di Malaysia, yang kini menghadapi investigasi pemerintah India atas tuduhan pencucian uang dan beberapa tuduhan yang terkesan dibuat-buat, yakni mempromosikan terorisme.

Badan Investigasi Nasional India (NIA) sebelumnya meminta interpol mengeluarkan pemberitahuan terhadap Zakir untuk mencegahnya keluar dari Arab Saudi, setelah berulang dinilai kali gagal melakukan penyelidikan ke atasnya.

Himbauan Mufti Perlis

Sementara itu, Mufti Perlis, Dr Mohd Asri Zainal Abidin sebelumnya telah mengecam organisasi Hindraf karena menuduh pengkhotbah Dr Zakir Naik telah mendorong terorisme.

Dia menambahkan, akan menjadi Muslim pertama yang berdiri melawan Dr Zakir Naik jika jika penceramah yang dikenal dengan jago debat masalah perbandingan agama itu benar-benar mempromosikan tindakan terorisme.

“Saya akan menjadi Muslim pertama melawan Dr Zakir jika ada bukti bahwa pernyataannya mendorong atau mengundang terorisme,” ujar Asri Zainal Abidin di sebuah media lokal.

Bahkan jika itu adalah kelompok Muslim yang melakukan hal serupa, saya akan menentangnya, tambahnya.
Di saat yang sama, ia mengingatkan kepada masyarakat non Muslim yang tak setuju argumen Dr Zakir untuk membantah pendapat nya (Zakir Naik) supaya tidak ikut dengan Hindraf.

“Sebaliknya carilah bukti dari ucapan beliau yang menunjukkan beliau mengajak kepada terorisme. Bukan sekadar dakwaan semata. Jika ada bukti yang jelas, saya bersedia membantah hal itu.

“Ada beberapa pihak termasuk Muslim yang memberi pandangan kepada saya bahwa mereka tidak setuju dengan beberapa pendekatan Dr Zakir Naik. Untuk dimaklumi, saya sendiri sejak awal juga ada memberikan pandangan berbeda tentang pendekatan beliau.

“Saya beritahu beliau sendiri suasana Malaysia. Beliau ada pandangan yang berbeda setakat ini. Itu hak beliau. Namun, itu bukan alasan dia dituduh terroris dan harus dihantar ke BJP di India,” katanya dikutip laman freemalaysiatoday.com.

Mufti ini berkata, dirinya akan mengadakan satu dialog di antaranya dengan masyarakat Non Muslim dalam waktu terdekat.

“Komitmen saya kepada keadilan antara manusia yang merentasi perbatasan agama dan bangsa kekal karena itu prinsip tertinggi Islam,” katanya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badan Investigasi Nasional IndiaCTCHindrafHindukontra-terorisme Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-BangsaMalaysiaNIAorganisasi Hindu Malaysiapermanent residentterorismeZakir Naik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya saham aramco saudi Perusahaan Aramco Saudi Ambil Alih Kilang Minyak Terbesar di Amerika Serikat
Tulisan selanjutnya Ketika Zafa Memendam Rindu kepada Ranu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?