Hidayatullah.com–Muhammad Musthafa memeluk ayahnya. Senyum musthafa dibalas oleh sang ayah yang sudah berambut putih itu. Foto mereka dirilis The Palestinian Information Centre (PIC), Senin (23/10/2017).
Dua tahun lalu, ayahnya masih sanggup berdiri. Namun kini, beliau sudah terlalu tua untuk dapat berdiri. Dan selama dua tahun itu beliau kehilangan sang anak. Muhammad Musthofa dilempar dari satu penjara menuju penjara lainnya oleh Penjajah Zionis.
Sedang sang ayah, dalam keadaan renta dan tak mampu berbuat banyak hanya sanggup berdoa kepada Allah dan berharap semoga dirinya masih bisa kembali bertemu dengan anak laki-lakinya itu.
Kisah Muhammad dan ayahnya barulah setitik dari lautan nestapa yang dijalani dengan sangat tabah dan teguh oleh kaum muslimin, rakyat Palestina selama ini.
Sebuah badan riset swasta di Palestina, Markaz Usro Liddirosat merilis data terbaru tentang keadaan para tahanan Palestina di penjara Penjajah Zionis Israel.
Hari ini masih ada 540 tahanan laki laki dan perempuan menderita penyakit mata dengan berbagai jenisnya disebabkan sikap acuh para dokter penjara.*/MR Utama