Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Argentina Larang Keluarga Menteri Kerja di Pemerintahan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Januari 2018 19:05 7:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Januari 2018 19:05
Bagikan
Presiden Argentina Mauricio Macri.
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Argentina Mauricio Macri mengumumkan pemangkasan pegawai pemerintahan guna mengurangi defisit dan membasmi sistem nepotisme yang merajalela selama puluhan tahun.

Para menteri dilarang mempekerjakan anggota keluarga dekatnya, dan mereka yang sekarang berstatus pegawai harus meninggalkan pekerjaannya.

Satu dari empat posisi yang ditunjuk oleh menteri juga akan dihilangkan. Tidak hanya itu, pegawai pemerintah tahun ini tidak akan mendapatkan kenaikan gaji.

Pemerintah berharap dapat menghemat $77 juta setahun dengan pemangkasan itu.

Presiden Macri, yang baru tiba dari pertemuan World Economic Forum di Davos, Swiss, mengatakan pemerintah tidak bisa dikecualikan dari kebijakan penghematannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Perubahan ini serius. Apa yang kami tawarkan jauh lebih banyak dari sekedar perubahan ekonomi. Ini merupakan perubahan budaya. … Kita semua harus mengorbankan sesuatu demi kepentingan yang jauh lebih besar,” kata Macri seperti dilansir BBC (30/1/2018).

Beberapa jam setelah pengumuman itu, beberapa orang yang merupakan kerabat dekat menteri langsung meninggalkan pekerjaannya.

Keluhan perihal nepotisme di lingkungan pemerintah Argentina sudah muncul sejak lama, baik dari kalangan masyarakat, media, maupun kongres.

Tahun lalu, kongres meloloskan dua undang-undang yang ditujukan untuk menghapus perlakuan bias dan cara kontrak kerja di lingkungan pemerintahan.

Para analis mengatakan bahwa dengan kebijakan itu Presiden Macri berusaha mengelak dari tudingan nepotisme yang diarahkan kepadanya, setelah bertahun-tahun mengkritik presiden sebelumnya, Christina Fernandez de Kirchner, melakukan praktek korupsi dan nepotisme.

Macri saat ini juga sedang bersiap untuk mencalonkan kembali dalam pemilu presiden tahun depan.

Dia menawarkan program penghematan anggaran sebagai bagian dari reformasi pasar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Angelina Jolie Desak Organisasi Internasional Melihat Penderitaan Pengungsi Suriah
Tulisan selanjutnya China Bantah Kabar Memata-matai Markas Besar Uni Afrika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?