Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Pejabat Israel Ancam Bunuh Pemimpin Hamas di Gaza

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 April 2018 10:51 10:51 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 April 2018 10:51
Bagikan
Mantan anggota Parlemen Israel, Moti Yogev
Bagikan

Hidayatullah.com–Pejabat Israel mengancam akan membunuh para pemimpin Hamas di Jalur Gaza dengan tujuan untuk menghalangi demonstrasi ‘Great March of Return’, lapor Quds Press kemarin.

Mantan anggota Parlemen Israel, Moti Yogev, mengatakan pada Channel 7 TV bahwa “para pemimpin teror” di Gaza harus dibunuh, menyebut mereka adalah para pemimpin Hamas, kelompok pejuang pembebasan Palestina paling ditakuti Zionis Israel.

“Tidak ada pilihan kecuali menyingkirkan pemerintahan Hamas di Gaza,” ujar salah seorang anggota Parlemen Israel (Knesset), Nissan Slomiansky, diberitakan mengatakan pada channel yang sama.

Baca: Hamas Desak Liga Arab untuk Menuntut Israel di Pengadilan Internasional

Deputi Menteri Pertahanan Israel Eli Ben-Dahan mengancam akan menyingkirkan Hamas dan mengakhiri kepemimpinannya di Jalur Gaza.

Ha’aretz, sebuah harian Yahudi melaporkan kemarin bahwa seorang komandan militer Israel mengancam akan menyerang Hamas dan fasilitas di Gaza jika demonstrasi yang dilakukan sebagai bagian dari “Longmarch Kembali” ke Palestina berjuluk ‘Great March of Return’ tidak berhenti.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Baca: Host di Army Radio Mengaku Malu jadi Orang Israel

“Institusi keamanan [Israel] tidak akan membiarkan ‘Great March of Return’ berubah dari demonstrasi mingguan di dekat pagar perbatasan menjadi pertempuran dan perang atrisi yang panjang,” Ha’aretz melaporkan perkataan komandan itu.

Menurut Quds Press, harian itu mengatakan militer Israel menuduh Hamas mengorganisir demonstrasi yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 15 Mei, hari yang diperingati rakyat Palestina sebagai “Nakba” (bencana), di mana mereka diusir penjajah Israel dari rumah-rumah mereka agar ‘Negara palsu’ Israel dapat didirikan.

Sekitar 32 warga Palestina telah terbunuh sejak 30 Maret ketika longmarch Kembali ke Palestina terjajah dimulai. Sekitar 2,850 orang terluka. */Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:aksi damaiAksi Kembali ke Palestina yang TerjajahbencanagazaGreat March of ReturnHAMASisraelkembali ke palestina terjajahKnessetMoti YogevNakbapalestinaparlemen Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kalangan Muda Muslim Eropa Promosikan “Aku Muslim”
Tulisan selanjutnya Majikan Jepang Mencela Kehamilan Karyawati karena Tak Sesuai Jadwal Antrian

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?