Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Al-Quran Sutera Satu-satunya di Dunia Dibuat di Afghanistan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Mei 2018 09:35 9:35 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Mei 2018 09:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pembuatan satu-satunya al-Quran yang terbuat dari kain sutera telah selesai di Afghanistan – sebuah pencapaian yang diharapkan oleh para penyusunnya akan membantu melestarikan tradisi kaligrafi yang telah berumur berabad-abad.

Kitab suci yang ditulis dengan telaten oleh tangan tim yang berisi 38 penulis kaligrafi dan seniman yang mengkhususkan diri dalam miniatur dapat diselesaikan dalam waktu hampir dua tahun.

Ditulis di lembaran yang terbuat dari kulit kambing dan memiliki berat 8,6 kilogram, al-Quran itu dibuat oleh ahli kaligrafi Afghanistan, banyak dari mereka dilatih di yayasan Inggris, Turquoise Mountain, di Kabul.

“Tujuan kami adalah untuk menjaga agar seni kaligrafi tidak mati di negara ini – kaligrafi adalah bagian dari budaya kami,” Khwaja Qamaruddin Chishti, ahli kaligrafi berumur 66 tahun, mengatakan pada AFP di sebuah kantor sempit di komplek Turquoise Mountain.

Al-Quran yang berisi ayat-ayat suci, membuat kaligrafi sangat dihormati dalam Islam dan seni keislaman.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ketika sampai pada seni yang tidak dapat kita tetapkan harganya. Allah telah mempercayakan kami dengan pekerjaan ini (al-Quran) … dan ini lebih berarti bagi kami daripada aspek keuangan,” lanjut Chishti.

Menggunakan pena tinta bambu, Chishti dan rekan ahli kaligrafinya menghabiskan waktu hingga dua hari secara hati-hati menyalin ayat-ayat Quran pada satu halaman – terkadang lebih lama jika mereka melakukan kesalahan dan harus memulai kembali dari awal.

Baca: Manuskrip Mushaf Tertua dalam Sejarah Islam Direstorasi

Mereka menggunakan gaya Naskhi, sebuah gaya penulisan kaligrafi yang tertua yang muncul untuk menggantikan gaya penulisan Kufic karena lebih mudah dibaca dan ditulis.

Dekorasi yang menghiasi tepian halaman, dikenal sebagai iluminasi, lebih banyak memakan waktu, setiap halamannya membutuhkan waktu lebih dari satu minggu.

Tim penulis menggunakan pewarna yang terbuat dari bahan alami, termasuk lapis, emas dan perak, untuk mengingatkan kembali pada pola-pola halus yang populer selama dinasti Timurid pada abad ke 15 dan 16 di kota Herat.

“Semua warna yang kami gunakan berasal dari alam,” Mohammad Tamim Sahibzada, seorang seniman ahli miniatur yang bertanggungjawab untuk menciptakan warna-warna cerah yang digunakan dalam al-Quran itu, mengatakan pada AFP.

‘Sangat langka’

Turquoise Mountain mulai beroperasi pada 2006 di Kabul dengan tujuan melestarikan kerajinan kuno Afghanistan, termasuk keramik, pertukangan kayu dan kaligrafi.

Baca: Segera Terbit Mushaf Al Quran Ornamen Keraton

Pihaknya berharap pembuatan al-Quran sutera itu dapat membuat lebih banyak permintaan pembuatan al-Quran tulis yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi pengrajinnya dalam membantu membiayai institusi tersebut.

“Kami akan menunjukkannya pada negara Islam lain untuk melihat apakah mungkin untuk menciptakan peluang kerja bagi para lulusan untuk mengerjakan al-Quran sutera lain,” kata Abdul Waheed Khalili, direktur organisasi itu.

Untuk saat ini al-Quran itu akan disimpan dalam sebuah kotak kayu walnut yang diukir tangan untuk melindungi halamannya yang halus di kantor Turquoise Mountain, yang berada di Murad Khani, sebuah wilayah perdagangan bersejarah dan pemukiman di distrik tertua di Kabul.

Di Afghanistan, Turquoise Mountain telah melatih ribuan pengrajin dengan bantuan dari Pangeran Charles Inggris, Dewan Inggris dan USAID.

“Menyalin al-Quran di lembaran sutera sangatlah langka,” kata direktur Nathan Stroupe pada AFP.

Dia mengatakan proyek ini telah menjadi “cara yang bagus untuk melatih para murid kami pada tingkat yang sangat tinggi dalam jenis pekerjaan tradisional”.

“Jika seorang pangeran Saudi atau kolektor buku di London … tertarik dengan itu, kami akan perkirakan harganya berkisar $100.000 hingga $200.000,” tambahnya. */Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afghanistanal-QuranAl-Quran SuteraKabulkaligrafiKuficmushaf al-Qur'anNaskhiTurquoise Mountain
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Liga Arab Kutuk Zionis Israel atas Gugurnya Tahanan Palestina
Tulisan selanjutnya Setelah di Kuba, Amerika Peringatkan Warganya Soal Gangguan Suara Misterius di China

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?