Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Jendela Keluarga

Kelahiran Caesar Maupun Normal, Sama-Sama Meniti Perjuangan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Agustus 2018 11:55 11:55 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Agustus 2018 11:55
Bagikan
darah
Bagikan

BAGI ibu hamil, menunggu kelahiran itu merindu ke-syahid-an, seperti kematian yang tiada tahu kapan datang menjemput. Proses menuju kelahiran buah hati adalah keniscayaan yang harus dijalani dengan ketaatan.

Persalinan normal atau Operasi Caesar (OP), selama dia berusaha normal namun pada akhirnya tak bisa,  keduanya penuh perjuangan yang bisa mempertaruhkan nyawa,  merobek jiwa dan penuh derai air mata.

Tidak seharusnya salah satu pihak mengklaim bahwa yang dikatakan ibu sesungguhnya adalah yang melahirkan buah hatinya melalui persalinan normal sedangkan yang melahirkan OP direndahkan kodratnya sebagai perempuan.

Pada dasarnya tentu setiap perempuan ingin melalui proses sebagaimana mestinya,  lewat jalannya.  Akan tetapi kadangkala memang kenginan tidak sesuai dengan yang diharapkan.  Sebagaimana peribahasa: “Asing maksud, asing sampai” (tidak sesuai dengan yang diharapkan).

Baca: Kisah Perjuangan Pasutri Hindari Operasi Caesar 

Sebagai contoh rill: perempuan muda yang sedari awal penuh tekad berkeinginan kuat melahirkan normal, sejak kehamilan muda melakukan banyak hal mulai dari mengatur  pola makanan sedemikin rupa,  menjaga ‘kewarasan’ agar senantiasa bahagia disaat mual, ngidam mendera dan hormon yang tak menentu membuat mood seringkali berubah-ubah: kadang marah tanpa sebab,  menangis merasa kurang perhatian sang calon papa dan sebagainya.

Baca Juga

Anak Saleh Buah dari Kesalehan Orang Tua?
Muharram, Momen Terbaik Menjadi Ibu Terbaik
Kecantikan Muslimah Sejati
Sebab-sebab Durhaka Istri kepada Suami
Anak Shalih dan Shalihah Takdir Allah, Kita Terus Berusaha

Sampai diujung trisemeter ketiga melakukan senam hamil dan teknik pernafasan.  Dan ketika waktunya tiba,    pintu mulai terbuka,  gelombang cinta telah datang dan kian tinggi menerjang, sampai dipembukaan 7-8 calon ibu itu kehabisan daya dan upaya,  tubuhnya menjadi lemah tak berdaya sedangkan air ketuban telah pecah dari beberapa jam sebelumnya.  Lalu,  disinilah takdir bercerita bahwa semuanya memang telah tertulis (harus menjalani OP).

Mari sejenak membayangkan, meski ini bukan perkara melahirkan, bagaimana Maryam yang merupakan gadis taat dan pandai menjaga kehormatan diri harus hamil –atas takdir Allah— tanpa hubungan suami istri.

Padahal, sebagaimana gadis lain, bisa jadi ia ingin melahirkan anak dari hubungan keluarga yang normal. Bagi yang membaca ceritanya dalam al-Qur`an, puteri Imran ini merasa aneh dan sanksi dengan hal itu. Namun, itu adalah keniOPayaan yang harus dijalani dengan penuh ketaatan. Kemudian lahirlah, nabi Isa ‘Alahissalam. Anak saleh luar biasa yang belum tentu bisa dilahirkan dengan hamil secara normal. Lagi-lagi itu sudah ketentuan-Nya.

OP,  menjadi momok menakutankan bagi sebagian perempuan namun disisi lain juga menjadi celaan atas dasar pembelaan yang tidak berprikemanusiaan.

OP,  memang seringkali menjadi pilihan bagi sebagian lainnya dengan alasan kenyamanan tertentu tapi tetap tidak bisa dilepaskan dari suatu keadaan medis yang mempengaruhi kesehatannya atau bayi dalam kandungan.

Lain lagi dengan seorang perempuan yang harus menelaan pil pahit dari dokter bahwa dirinya dikatakan sulit melakukan persalinan normal karena kesehatannya yang tidak memungkinkan dan keadaan bayi di dalam kandungan yang tengah terancam.  Pada hari itu juga saat kontrol di RS.  Setelah uji laboratorium dan sebagainya,  dokter mewajibkan rawat inap dan melakukan tindakan medis berupa OP.

Air mata sudah bercucuran,  perasaan sudah tak karuan,  tidak ada jalan pilihan,  maka dijalaninya dengan ketaatan di usia kandungannya yang baru memasuki 36 minggu.  Segala persiapan telah dilakukan,  masuk ke ruang operasi calon ibu ini merasa berkeinginan kuat untuk mengejan dan sekuat yang ia mampi dilakukan.  Qadarullah (atas takdir Allah),  bayi itu lahir normal di ruang operasi.

Baca: Doaku Akhirnya Mengalahkan Vonis Dokter

Mari kita renungi bersama bahwa proses kelahiran itu,  OP vs normal keduanya adalah jalan perjuangan seorang perempuan demi melahirkan makhluk  Allah swt ke dunia,  tentu sebuah kemuliaan yang luar biasa.  Tidak ada pengecualian.  Tetaplah berpikir positif dan berilah dukungan kepada para perempuan-perempuan yang tengah hamil dan bersiap melahirkan,  apapun jalannya,  perempuan tetaplah ibu atau calon ibu hebat untuk putra-putrinya.

Keduanya –baik OP maupun normal—jika pada akhirnya merenggut nyawa sang ibu, maka insyaallah akan menjumpai kemuliaan syahid di jalan Allah. Bukankah nabi pernah bersabda:

الشَّهَادَةُ سَبْعٌ سِوَى الْقَتْلِ فِى سَبِيلِ اللَّهِ الْمَطْعُونُ شَهِيدٌ وَالْغَرِقُ شَهِيدٌ وَصَاحِبُ ذَاتِ الْجَنْبِ شَهِيدٌ وَالْمَبْطُونُ شَهِيدٌ وَصَاحِبُ الْحَرِيقِ شَهِيدٌ وَالَّذِى يَمُوتُ تَحْتَ الْهَدْمِ شَهِيدٌ وَالْمَرْأَةُ تَمُوتُ بِجُمْعٍ شَهِيدٌ

“Orang-orang yang mati syahid yang selain terbunuh di jalan Allah ‘azza wa jalla itu ada tujuh orang, yaitu korban wabah adalah syahid; mati tenggelam (ketika melakukan safar dalam rangka ketaatan) adalah syahid; yang punya luka pada lambung lalu mati, matinya adalah syahid; mati karena penyakit perut adalah syahid; korban kebakaran adalah syahid; yang mati tertimpa reruntuhan adalah syahid; dan seorang wanita yang meninggal karena melahirkan adalah syahid.” (HR. Abu Daud).*/ Ummah Kaffah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:caesarhamilmelahirkanoperasisyahidwanita
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kazan Kota Ramah Muslim
Tulisan selanjutnya Donald Trump Menuduh Google Memanipulasi Berita Baik tentang Dirinya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Korban Meninggal Gempa NTT Capai 103 Orang, Sebagian Besar Perempuan dan Lansia

Berita
26 Agustus 2026 13:20
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Resmi Gabung Angkatan Darat Suriah, YPG Umumkan Pembubaran Diri
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

5 Tips Mendidik Anak agar Cinta Ramadhan
Jendela Keluarga

Sudahkah Anak Kita Diajarkan Akidah?

3 Desember 2022 20:55
Jendela Keluarga

Menjadi Ayah yang “Mesra” dengan Anak

26 November 2022 07:10
Jendela Keluarga

Akhlak Muslimah, Lembutlah dalam Bicara

8 November 2022 21:45
Jendela Keluarga

Hakikat Wanita Shalihah

4 November 2022 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?