Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Populasi Uni Eropa Naik Meskipun Kematian Lebih Banyak Dibanding Kelahiran

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Juli 2019 19:06 7:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Juli 2019 07:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dalam rangka World Population Day, lembaga statistik Uni Eropa Eurostat merilis laporan yang menyebutkan bahwa populasi di negara-negara anggota UE bertambah meskipun jumlah kematian lebih banyak dibanding kelahiran.

World Population Day diadakan pertama kali pada tahun 1989 oleh Governing Council of the United Nations Development Programme, dengan tujuan menyoroti isu-isu kependudukan global. Kala itu, jumlah keseluruhan populasi anggota EU (sekarang 28 negara) adalah 474 juta jiwa. Tiga puluh tahun berselang populasi anggota negara UE naik 8%, kata Eurostat seperti dilansir Euronews Kamis (11/7/2019).

Populasi UE sekarang melebihi 513 juta, naik sebanyak 1,1 juta dari tahun 2017.

Kenaikan itu disebabkan oleh imigrasi, karena jumlah kematian lebih banyak dibanding kelahiran pada tahun 2018, kata Eurostat. Ini merupakan tahun kedua berturut-turut di mana catatan kependudukan menunjukkan jumlah kematian di Uni Eropa lebih banyak dibanding kelahiran.

Populasi UE naik dalam jumlah yang kurang lebih sama pada tahun 2017. Sekitar 2,4 juta orang berasal dari negara non-EU bermigrasi ke negara anggota Uni Eropa pada tahun itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada tahun 2018, negara anggota UE yang mengalami angka kematian tertinggi yaitu Bulgaria, Latvia, Lithuania dan Rumania. Sedangkan Irlandia, Swedia, Prancis dan Inggris memiliki angka kelahiran paling tinggi.

Negara yang paling tinggi jumlah kelahirannya melebihi kematian adalah Irlandia, sedangkan di Bulgaria angka kematiannya paling tinggi melebihi kelahiran. Sementara Italia merupakan negara UE dengan tingkat kelahiran terendah.

Populasi mengalami penurunan di sepuluh negara anggota UE, dengan penurunan terbanyak dialami Latvia, Bulgaria dan Kroasia. Kenaikan jumlah penduduk terbanyak dialami oleh Malta, Luxembourg dan Irlandia.

Per 1 Januari 2019, Jerman dan Prancis merupakan negara Uni Eropa yang paling banyak penduduknya. Diikuti kemudian oleh Inggris, Italia dan Spanyol. Populasi Jerman mencakup 16,2% total populasi UE dengan jumlah 83 juta jiwa, dan populasi Prancis yang mencapai 67 juta jiwa mencakup 13,1% total populasi UE.

Di luar dari enam negara UE yang paling banyak penduduknya (Jerman, Prancis, Inggris, Italia, Spanyol dan Polandia) negara-negara anggota lainnya masing-masing memiliki penduduk kurang dari 4% total populasi Uni Eropa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:PopulasiUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gelar Makan Malam Mewah Menteri Lingkungan Prancis Dihujani Kecaman
Tulisan selanjutnya Perjuangan Ibu Demi Anaknya Hafal al-Qur’an

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?