Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

JK Dorong Pondok Gontor Ajarkan Ekonomi Keumatan

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 Oktober 2019 09:39 9:39 am
Ahmad
Dipublikasikan 3 Oktober 2019 09:39
Bagikan
Wakil Presiden Jusuf Kalla di acara Pondok Modern Darussalam Gontor.
Bagikan

Hidayatullah.com– Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan bahwa urusan terkait ekonomi syariah agar tidak dipersulit. Hal itu ia sampaikan dalam ceramahnya di Pondok Modern Darussalam Gontor, Kamis (03/10/2019), untuk peresmian Gedung CIE Unida, Ponorogo, Jawa Timur.

Wapres JK mengatakan, membicarakan ekonomi syariah berarti berbicara mengenai muamalah. Bicara muamalah menurutnya selama tidak diharamkan, boleh dilakukan.

Oleh karena itu, JK mengajak pihak-pihak terkait untuk mengajarkan hal-hal dalam muamalah yang tidak diharamkan.

“Bicara ekonomi syariah, kita bicara muamalah. Sederhananya muamalah itu, selama tidak diharamkan dia boleh. Jadi jangan mempersulit ekonomi syariah. Jadi ajarkan yang tidak haram. Karena yang tidak haram, seharusnya sudah syariah,” ujarnya.

Baca: Tiap Tahun, H Kalla Boyong Keluarga Sekolah ke Gontor

JK menilai saat ini kehidupan sudah modern jauh berkembang, begitu pula perkembangan ekonomi bangsa ini yang terus meluas. Bicara ekonomi saat ini tak lepas dari perkembangan teknologi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

JK mengungkapkan, dewasa ini banyak negara Islam mengalami konflik dan penghamburan sumber daya. Misalnya kata dia melihat Timur Tengah, semua negara penghasil energi paling kaya. Tetapi semua kata dia dihancurkan satu sama lain.

“Saudi dulu menghasilkan 10 juta barel per hari, hari ini hanya mampu 5 juta (barel) sehari setelah dibom. Kita dulu punya 1,7 juta barel per hari, saat ini tinggal 700 barel per hari. Karena itu harus muncul ekonomi dari sektor lain,” ungkap wapres yang juga sosok pengusaha Muslim ini.

Makanya, lanjut JK, di Pondok Modern Gontor harus diajarkan kemampuan yang bisa melahirkan sektor ekonomi perumatan. “Gontor yang menjadi pelopor modern dan mendekati zaman, harus diteruskan pola-pola pendidikan seperti ini.”

Baca: JK: Pendidikan Jangan Bangga Masa Lalu seperti Museum

Menurut JK, ada dua yang selalu yang diperhatikan di dunia. Satu kaya, satu nakal. “Kita (Indonesia) tidak dua-duanya, maka kurang diperhatikan.”

Waktu di PBB, JK mengaku pernah mengundang negara-negara kecil.

“Saya undang untuk diberi perhatian dan menyumbang. Tapi tangan di atas apabila bangsa itu punya ekonomi dan pendidikan yang baik. Kalau tidak, kita tidak mampu penerjemahkan tangan di atas dengan lebih baik,” ungkapnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ekonomi Syariahekonomi umatGontorJKJusuf Kallapondok modernPondok Modern Darussalam GontorWapres JK
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Shalat tarawih dua shift JK: Pendidikan Jangan Bangga Masa Lalu seperti Museum
Tulisan selanjutnya Lebih 8.000 Warga Mengungsi dari Wamena ke Jayapura

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?