Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Tentara ‘Israel’ Bunuh Tiga Warga Palestina dalam Gelombang Kekerasan Terbaru

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 7 Februari 2020 16:31 4:31 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 7 Februari 2020 16:31
Bagikan
Warga Palestina membawa tubuh Yazan Abu Tabikh, yang terbunuh dalam serangan Israel, selama pemakamannya di Jenin di Tepi Barat yang dijajah Israel pada 6 Februari 2020.
Bagikan

Hidayatullah.com– Melonjaknya kekerasan Palestina-’Israel’ pada Kamis menewaskan tiga warga Palestina dan lusinan tentara penjajah  ‘Israel’ terluka dalam serangkaian serangan dan bentrokan satu minggu setelah pemerintah AS merilis rencana Timur Tengahnya yang telah lama ditunda, yang seketika itu juga ditolak warga Palestina lapor TRT World pada 6 Februari 2020.

Gelombang kekerasan terbaru menempatkan rencana itu – yang telah dianggap “tidak berharga” karena membenarkan pendudukan ‘Israel’ dan ditolak mentah-mentah oleh Palestina – di dasar yang lebih goyah, dan memicu kekhawatiran kembalinya ronde-ronde kekerasan di masa lalu.

Rencana tersebut, disebut AS sebagai “kesepakatan abad ini”, telah memicu seruan oleh para nasionalis ‘Israel’ agar ‘Israel’ lebih banyak mencaplok wilayah Tepi Barat yang diduduki – wilayah yang Palestina yang diduduki ‘Israel’ – dan telah memicu ketegangan di regional.

Tetapi ketegangan itu semakin tajam pada Kamis.

Korban Jiwa warga Palestina

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Pada pagi Kamis, seorang pengendara Palestina menabrakkan mobilnya ke sekelompok tentara ‘Israel’, melukai 12 sebelumnya melarikan diri, militer ‘Israel’ mengatakan.

Di Tepi Barat yang terjajah, dua warga Palestina terbunuh setelah bentrokan pecah dengan tentara Zionis, menurut angka resmi dari rumah sakit Palestina.

Dan kemudian, kepolisian Zionis mengatakan mereka menembak dan membunuh seorang warga Palestina yang melepaskan tembakan ke arah pasukannya di Kota Tua Jerusalem yang terjajah, melukai satu orang petugas.

Sumber resmi rumah sakit Palestina mengatakan seorang remaja berumur 19 tahun terbunuh dalam bentrokan di kota Jenin, Tepi Barat.

Enam lainnya terluka dalam konfrontasi tersebut.

Dalam insiden terpisah, yang juga terjadi di Jenin, seorang anggota pasukan keamanan Palestina yang ditembak oleh tentara ‘Israel’ meninggal.

Kekerasan itu terjadi hanya beberapa jam setelah tentara ‘Israel’ menembak dan membunuh remaja Palestina berumur 17 tahun dalam bentrokan yang diawali dengan demonstrasi di Tepi Barat pada Rabu.

Serang Gaza

“Menjalarnya perlawanan dan bentrokan oleh rakyat kami di Tepi Barat dan perlawanan mereka di jantung Jerusalem yang terjajah adalah tanggapan aktif terhadap kesepakatan destruktif Trump,” kata juru bicara Hamas, Hazem Qassem.

Juga pada Kamis, ‘Israel’ menyerang posisi-posisi Hamas di Gaza yang terkepung setelah tiga mortir ditembakkan ke ‘Israel’. Belum ada laporan korban di kedua pihak.

Diluncurkan minggu lalu di Gedung Putih dengan meriah, rencana Presiden Trump memvisualisasikan negara Palestina yang terpotong-potong, sementara menyerahkan sebagian besar Tepi Barat ke ‘Israel’.

Rencana Trump sangat berpihak kepada ‘Israel’ pada isu-isu utama kontroversial yang telah membingungkan rencana perdamaian sebelumnya, termasuk perbatasan dan status Baitul Maqdis dan pemukiman ilegal Yahudi Tepi Barat, dan melampirkan kondisi yang hampir tidak mungkin untuk memberikan rakyat Palestina harapan mereka untuk negara.

Rencana itu disambut gembira di ‘Israel’, dengan PM Benjamin Netanyahu bersumpah untuk mempercepat pencaplokan bagian-bagian Tepi Barat yang diduduki. Tetapi di bawah tekanan dari pemerintah AS, ia tampaknya mengurangi janji itu.

Palestina menolak rencana itu sebagai “omong kosong” dan telah berjanji untuk menentangnya.

Palestina, serta masyarakat internasional, memandang permukiman di Tepi Barat yang diduduki dan mencaplok Yerusalem timur – wilayah yang direbut oleh ‘Israel’ dalam perang 1967 – sebagai ilegal dan merupakan hambatan utama bagi perdamaian dan melanggar hukum internasional.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ASDonald TrumpgazaisraelKesepakatan Abad InipalestinaTepi Barat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gus Sholah dan Amanat Muktamar NU
Tulisan selanjutnya 6 Orang Terbunuh setelah Pendukung Tokoh Syiah Moqtada al-Sadr Serbu Tenda Demonstrasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?