Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

PKS akan Sediakan Badut dan Tempat Penitipan Anak selama Kampanye

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Maret 2014 08:50 8:50 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Maret 2014 08:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ditemukannya pelanggaran  terkait pelibatan anak-anak dalam kampanye Pemilu legislative, membuat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggunakan ide penitipan anak bagi orangtua yang ingin mengikuti kampanye.

PKS akan menyiapkan tempat khusus penitipan anak selama kampanye terbuka Pemuilu Legislatif 2014 ini untuk membantu orangtuanya yang ingin ikut kampanye.

“Penitipan anak ini perlu diadakan, karena cukup banyak orangtua yang ingin kampanye terpaksa membawa anaknya karena tidak bisa dititipkan dan akhirnya parpol yang disalahkan karena melibatkan anak dalam kampanye. Maka dari itu, kami memiliki ide untuk menyediakan tempat khusus untuk penitipan anak,” kata Anggota Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PKS, Yudi Widiana Adia kepada Antara, Kamis (20/03/2014).

Menurut Yudi, agar anak yang dititipkan tidak jenuh, maka pihaknya juga menyediakan sarana permainan sederhana dan pemandu atau pengasuh anak yang berkompeten. Selain itu, Yudi yang juga caleg DPR RI dari PKS di Dapil Jabar IV Kota/Kabupaten Sukabumi ini juga akan menampilkan “Satria Y” (Satria Kang Yudi) untuk menghibur anak-anak.

Sehingga dengan adanya tempat penitipan anak ini, selain orangtuanya bisa merasa aman anaknya dititipkan di tempat penitipan anak, juga parpol tidak akan disalahkan oleh penyelenggaran pemilu ini seperti Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu atau Panitia Pengawas Pemilu di daerah.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

“Untuk tempatnya kami akan menyediakan di rumah milik kader PKS yang tidak jauh dari lokasi pusat kampanye terbuka sehingga orangtuanya pun tidak akan kesulitan mengambil anaknya lagi usai berkampanye,” tambahnya.

Yudi mengakui adanya anak-anak yang dibawa oleh orangtuanya saat kampanye ini menjadi perhatian berbagai pihak tidak hanya penyelenggaran dan pengawas pemilu saja, tetapi instansi lainnya seperti Komisi Perlindungan Anak Indonesia juga turut mengawasi pelaksanaan kampanye ini. Memang sesuai aturan, membawa anak ke lokasi kampanye tidak diperbolehkan, namun dengan jumlah massa yang ribuan pihaknya juga kesulitan dalam melakukan pengawasan.

Namun, dengan adanya tempat penitipan anak ini diharapkan bisa meminimalisir dan atau mempermudah orangtuanya yang ingin ikut kampanye.

“Tempat seperti ini perlu dibuat, karena kami akui membawa anak ke lokasi kampanye bisa berdampak terjadi sesuatu apalagi saat ini musim hujan, sehingga membuat khawatir kami akan keselamatan dan kesehatan si anak tersebut,” kata Yudi yang juga menjabat Ketua DPP PKS serta duduk di Komisi V DPR RI.

Sebelum ini Komisi Pelindungan Anak Indonesia (KPAI)  menemukan pelanggaran yang dilakukan semua partai politik dalam kampanye pemilu legislatif terkait pelibatan anak-anak dalam kampanye. Berdasarkan pemantauan kampanye di berbagai wilayah Indonesia dan laporan masyarakat selama 16-18 Maret 2014, pelanggaran tersebut paling banyak ditemukan pada kampanye Partai Keadilan Sejahtera, yakni 14 kasus.

Hari pertama PKS menempati peringkat tertinggi, hari kedua PDI-P, hari ketiga PKS lagi tertinggi, ujar Ketua KPAI Asrorun Ni’am Sholeh di Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Rabu (19/03/2014).*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Suryadharma Ali minta Din Syamsuddin dukung PPP
Tulisan selanjutnya Senjata Kimia Suriah Ternyata Jerman pernah Jual Bahan Senjata Kimia ke Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Berita
21 Juli 2026 18:02
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?