Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menlu Inggris sebut China Lakukan Pelanggaran Mengerikan terhadap Etnis Muslim Uighur

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 20 Juli 2020 19:43 7:43 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 20 Juli 2020 19:43
Bagikan
Turki Uighur Menlu China
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan pada hari Ahad (19/7/2020) bahwa sudah jelas minoritas Uighur di Tiongkok telah mengalami pelanggaran hak asasi manusia. Dominic mengatakan, China telah melakukan pelanggaran secara mengerikan terhadap etnis Uighur.

“Jelas bahwa ada pelanggaran HAM berat, mengerikan yang terjadi, itulah sebabnya di Jenewa di PBB kami mengangkat (isu) ini dengan 27 mitra … untuk memanggil pemerintah China atas pelanggaran hak asasi manusia terhadap Uighur, juga dari Hong Kong, “Raab mengatakan kepada BBC The Andrew Marr Show.

Duta Besar Beijing untuk Inggris Liu Xiaoming mengatakan pada program televisi yang sama bahwa sebagian besar warga Uighur hidup bahagia dan bahwa etnis minoritas di Cina diperlakukan setara.  Ketika ditanya mengenai apakah perlakuan China terhadap etnis Uighur memenuhi definisi genosida, Raab mengatakan masyarakat internasional harus “berhati-hati” sebelum melontarkan klaim demikian.

Dia berkata: “Apapun label hukumnya, jelas yang terjadi adalah pelanggaran hak asasi manusia berat, mengerikan.”  Komunitas muslim Uighur yang berjumlah sekitar 10 juta jiwa dan tinggal di wilayah otonomi khusus Xinjiang. Sejak lama, kawasan ini mengalami diskriminasi budaya, agama dan ekonomi.

Menurut Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), hampir 1 juta orang Uighur dipenjara dalam jaringan “kamp pendidikan ulang politik”.  September lalu, Human Rights Watch menuduh pemerintah China melakukan “pelanggaran hak asasi manusia sistematis” terhadap Muslim Uighur di Xinjiang.*

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab
Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosidainggrisMenteri Luar Negeri InggrisuighurUyghur
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Raja Salman bin Abdulaziz Dibawa ke Rumah Sakit
Tulisan selanjutnya Covid-19: Kewajiban Memakai Masker di Prancis Dipercepat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?