Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mereka Memilih Berani

Kisah Pemimpin Umum Hidayatullah: Ditugaskan Berdakwah ke Irian Jaya

Masykur Abu Jaulah
Terakhir diupdate: 7 Januari 2022 13:49 1:49 pm
Masykur Abu Jaulah
Dipublikasikan 7 Januari 2022 05:00
Bagikan
Pemimpin Umum Hidayatullah Ustadz Abdurrahman Muhammad menyampaikan taujih pada Munas V Hidayatullah, Jumat (30/10/2020).
Bagikan

Hidayatullah.com– Kalau (masing-masing) menuruti perasaan, rasanya tidak ada pekerjaan yang bisa selesai. Sama halnya jika selalu mengedepankan rasa iba dan kasihan, mungkin tidak ada pekerjaan yang jadi. Sebab kita semua cenderung begitu. Senang kalau kumpul-kumpul terus dan bersama-sama selalu.

Ibarat buah yang baru saja dipetik, untaian nasihat emas ini masih segar dalam ingatan KH Abdurrahman Muhammad, Pemimpin Umum Hidayatullah.

Nasihat yang berasal dari Allahuyarham KH Abdullah Said, tokoh pendiri Hidayatullah tersebut diakuinya sering diulang-ulang sebagai pengingat diri, termasuk dalam memotivasi para santri, guru, atau dai yang hendak mengemban amanah dakwah.

“Jadi dua kali saya itu dipanggil menghadap, diajak cerita dan berdialog oleh Allahuyarham,” cerita Kiai Abdurrahman mengenang. “Saya rencana ditugaskan ke Irian waktu itu,” lanjutnya sambil tersenyum mengingat-ingat kembali momen penugasan dirinya, puluhan tahun silam.

Sepenggal kisah nostalgia tersebut di atas disampaikan pada forum silaturahim dan Pra Raker 2022 Yayasan Tahfizh al-Qur’an Ahlus Shuffah, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (04/01/2022). Turut hadir dalam acara tersebut Badan Pembina, Pengawas, serta Pengurus Yayasan Ahlus Shuffah.

Baca Juga

Kisah Dai Pedalaman Membina Iman di Kota Tepian
Membina Iman di Kota Tepian
Jalan Panjang Dai Tempaan Alam
Berpacu melawan Misionaris
Kisah Lulusan Al-Azhar Membina Kader Da’i di Kaki Gunung Penanggungan
Jangan Takut Berdakwah di Wamena

Penugasan demikian itu, sambung Kiai Abdurrahman, pasti terasa berat, tapi inilah amanah dakwah. Sedih, karena memang akan terpisah dengan saudara dan teman. Padahal semua orang suka kondisi nyaman dan kumpul-kumpul. “Memang tidak jadi kalau mengikuti perasaan atau rasa kasihan itu,” ucap ustadz yang bertempat lahir sama dengan Presiden RI ke-3, BJ. Habibie ini.

Akhirnya, cerita Kiai Abdurrahman, kala itu semua sahabat seperjuangannya lalu ramai-ramai mengantar ke pelabuhan di Balikpapan. “Termasuk Ustadz Hasan Suraji, Ustadz Ahmad Hasan Ibrahim, dan beberapa kader senior Hidayatullah lainnya,” terangnya.

Karena perjalanan tugas ke medan dakwah itu jauh, akhirnya ia berinisiatif membawa sejumlah koleksi buku hingga mesin tik.

“Karena jaraknya jauh berarti bisa lama tugasnya ini. Jadi saya bawa semua barang-barang. Itu saya pikul pakai peti kayu dan bawa tentengan masuk kapal,” ucapnya tersenyum. “Itu semua buat sendiri, mau beli (koper) mahal, tidak punya uang,” lanjutnya.

Kiai Abdurrahman mengaku, peti kayu itu buatan tangannya sendiri dan masih disimpannya hingga sekarang sebagai kenang-kenangan. Saat ke Irian kala itu pun, anaknya baru tiga orang, masih kecil-kecil pula, ada yang sudah bisa jalan tapi masih harus dituntun.

Pernah pula waktu tugas ke Toli-Toli (Sulawesi Tengah), Kiai Abdurrahman membungkus pakaiannya dengan sarung yang diikat lalu dipikul di bahu belakang.

Diketahui, selain Irian Jaya (sekarang bernama Papua dan Papua Barat), ustadz yang dikenal gemar membaca buku tersebut juga pernah ditugaskan berdakwah ke Manado (Sulawesi Utara) hingga ke Berau, Kalimantan Timur, dan sejumlah daerah lainnya.

Bahkan semasa kuliah dulu, Kiai Abdurrahman sudah dikenal giat berdakwah dan mencari ilmu, hingga keliling seantero Nusantara.

Pemimpin Umum Hidayatullah lantas berbagi tips kepada para guru dan pengurus Ma’had Tahfizh al-Qur’an Ahlus Shuffa agar bisa bertahan di jalan dakwah dan menjalankan amanah umat dengan optimal. Menurutnya, semua amanah adalah berat untuk dijalankan. Untuk itu, mutlak diperlukan spirit al-Qur’an dan menjaga ibadah serta hubungan dengan Allah.

“Kalau Allah sudah berkenan menurunkan pertolongan-Nya, aman sudah itu. Jadi hindari was-was dan sangka buruk terhadap orang lain. Biasanya (was-was dan sangka buruk) itu hanya godaan nafsu atau perasaan serta bisikan dari setan saja,” jelas dai berdarah Bugis ini. “Hadirkan selalu sikap militan dan pikiran yang terbuka. Sebab itu yang akan menguatkan cita-cita dakwah ini,” pungkasnya semangat.*

Baca juga: Ustadz Sultan: Romantika Dakwah di Tanah Papua

Redaktur: Masykur Abu Jaulah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abdurrahman MuhammaddaiDai HidayatullahdakwahHidayatullahPemimpin Umum Hidayatullah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Nigeria, Geng Kriminal Bersenjata = Teroris
Tulisan selanjutnya Lewat Koperasi Syariah, Pengusaha Muslim Aceh Berantas Rentenir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Mereka Memilih Berani

Kemewahan di Kampung Mualaf Selat Kongki setelah Kehadiran Laznas Ini

13 Juli 2022 08:33
Mereka Memilih Berani

Kisah Dai Diadang Pedang Terhunus Saat Mau Khutbah Jumat

28 Juni 2022 08:00
Mereka Memilih Berani

Ketika Ustadz Hasyim HS Kaget Ditugaskan KH Abdullah Said

21 Mei 2022 15:00
Mereka Memilih Berani

Dakwah Tak Kenal Lelah “Dai Non-Subsidi”

3 Mei 2022 16:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?