Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Kenya: Al-Shahab Bukan Pelaku Serangan di Perbatasan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Juni 2014 11:10 11:10 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Juni 2014 11:10
Bagikan
Rakyat Kenya via Twitter menutut Presiden Uhuru Kenyatta memecat pejabat militernya menyusul serangan di Mpeketoni.
Bagikan

Hidayatullah.com—Klaim Al-Shahab –kelompok bersenjata Muslim yang kerap dituding melakukan teror di Somalia dan sekitarnya– sebagai pelaku serangan yang menewaskan 15 orang di perbatasan Somalia-Kenya, justru dibantah oleh presiden Kenya yang mengatakan bahwa serangan itu merupakan “hasil kerja jaringan politik dan geng kriminal lokal.”

Serangan lewat tengah malam pada hari Selasa (17/6/2014) terjadi di Pomoroko, sebuah desa yang terletak antara kota Mombasa dan perbatasan Kenya-Somalia. Serangan itu dilakukan setelah 48 orang dibunuh di Mpeketoni pada Ahad dini hari.Al-Shahab mengklaim kelompoknya sebagai pelaku serangan dengan alasan membalas keputusan pemerintah Kenya yang mengirimkan pasukan ke Somalia, negara asal Al-Shahab.

Namun, Presiden Kenya Uhuru Kenyatta membantah Al-Shahab terlibat dalam serangan-serangan itu. Menurut Presiden Kenyatta, serangan dilakukan oleh “jaringan politik lokal” dan geng-geng kriminal.

“Serangan di Lamu direncanakan dengan baik, dilakukan dan bermotif politik kekerasan etnis atas masyarakat Kenya, dengan tujuan menyingkirkan mereka untuk alasan-alasan politik,” kata Kenyatta Selasa (17/6/2014) dikutip Aljazeera.

“Oleh karena itu ini bukan serangan teroris Al-Shahab. Bukti-bukti menunjukkan bahwa jaringan politik lokal terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan kejahatan yang sangat keji ini.” imbuh Kenyatta.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam wawancaranya dengan Aljazeera, anggota oposisi dan senator Anyang Nyong’o mengatakan bahwa situasi keamanan di Kenya “sangat serius.” Dia menyalahkan pemerintah Kenya yang dianggap bersikap “reaktif” dan bukan “preventif” guna menghentikan serangan-serangan tersebut.

Nyong’o juga berpendapat, penyataan presiden yang mengkaitkan serangan dengan oposisi (jaringan politik setempat) adalah tudingan yang tidak bertanggung jawab.

Serangan hari Ahad di Mpeketoni, sebuah kota penghubung pariwisata Kenya, merupakan yang terbesar sejak terjadinya serangan di pusat perbelanjaan Wesgate Mall di ibukota Nairobi September 2013.

Dalam pernyataan hari Senin yang dikirim ke Aljazeera, kelompok Al-Shahab mengatakan akan terus melakukan serangan terhadap pusat perekonomian di kawasan Afrika Timur itu.

“Serangan di Mpeketoni dilakukan sebagai balasan atas invasi berkelanjutan militer Kenya dan penjajahan atas tanah-tanah Muslim kami, serta pembantaian Muslim tak berdosa di Somalia,” kata Al-Shahab.

Kenya mengirimkan pasukan ke Somalia akhir 2011, setelah Al-Shahab beberapa kali melancarkan serangan di wilayahnya.

Beberapa bulan terakhir Kenya mengalami penurunan jumlah wisatawan, akibat serangan-serangan bersenjata dan granat yang ditudingkan ke arah Al-Shahab serta simpatisan sebagai pelakunya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Senat Spanyol Muluskan Jalan Raja Juan Carlos Turun Tahta
Tulisan selanjutnya BKPRMI Sleman Semarakkan Masjid Tak Hanya Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon

Berita
11 September 2026 21:50
Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals

Terbaru

  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
  • Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?