Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Banyak yang Tewas, Tentara Zionis: Kami Tak Pernah Dilatih Hindari Mortir

Thoriq
Terakhir diupdate: 30 Juli 2014 11:54 11:54 am
Thoriq
Dipublikasikan 30 Juli 2014 11:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Empat tentara penjajah Zionis (IDF) yang tewas Senin, tidak dalam pertempuran tetapi karena berada di jangkauan tembak. Mereka tewas di dekat Jalur Gaza ketika sebuah mortir ditembakkan pada lokasi mereka  sedangkan mereka tidak menemukan tempat perlindungan.

Yedioth Ahronoth (30/7/2014) melaporkan sejumlah keluhan pasukan penjajah mengenai kurangnya langkah-langkah keamanan di luar medan perang. Mereka menyatakan belum pernah menerima pelatihan mengenai cara menghadapi serangan mortir.

Salah satu cadangan tempur yang juga tinggal dekat perbatasan menyatakan, “Saya tidak yakin di mana lebih aman, di dalam atau di luar (Gaza).”

Setelah serangan mortir yang merenggut nyawa Staf Sersan Adi Briga, Staf Sersan Eliav Kahlon, Kopral Maeidan Biton, dan Kopral Niran Cohen, pihak prajurit penjajah mengatakan bahwa mereka tidak diinstruksikan benar pada prosedur yang harus diikuti selama peristiwa tersebut.

“Sampai saat ini, hampir dua minggu setelah kami dipanggil, kami belum menerima briefing khusus mengenai prosedur yang benar untuk menghadapi serangan mortir,” kata Ya’akov.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

“Tidak ada pejabat telah memberikan perintah yang jelas. Apakah kita memasukkan tank atau APC atau lebih baik untuk lari ke ruang terbuka dan berbaring di tanah?” Tambah prajurit yang bergabung dengan pasukan penjajah di Gaza selama sepekan setengah ini.

David Solmani, yang telah dipanggil untuk melayani di unit medis, ia sering memperingatkan kepada pasukan tempur akan keselamatan mereka. “Karena saya diperintahkan bergabung, saya berteriak pada petugas dan komandan yang belum menetapkan contoh pribadi ketika mereka telah berjalan tanpa jaket antipeluru dan helm.”

“Orang-orang menatap seperti paranoid dan menertawakan saya. Saya percaya ada keinginan teman sebaya dari prajurit untuk bertindak macho. Dimana tidak ada tempat penampungan portabel, tidak ada silinder beton, tidak ada tanah galian, dan tidak ada yang pengarahan dengan baik. Saya marah ketika seseorang meremehkan nyawanya. ”

Amir, seorang prajurit di Divisi Lapis Baja ke-7, mengatakan insiden Senin tersebut baru  membuat mereka tersadar.”Sebelum itu, kita semua, termasuk saya, yang cukup acuh tak acuh,” akunya.

“Kemarin kita terkejut, karena berpikir bahwa di luar Jalur Gaza itu jauh lebih aman. Tapi itu tidak benar. Untuk amannya, teman-teman saya dan saya sudah mulai berjalan-jalan dengan jaket antipeluru dan helm panas di sini. Ini bisa menyelamatkan nyawa. “

Redaktur: Thoriq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MPR: PBB Sudah Sangat Terlambat Cegah Pembantaian Oleh Zionis
Tulisan selanjutnya Erdogan Pemimpin Paling populer Erdogan Ingin Kembalikan Penghargaan dari Kelompok Yahudi AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?