Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

‘Israel’ Mulai Kehilangan Dukungan, 800 Pejabat AS Tolak Agresi Zionis di Gaza

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 5 Februari 2024 12:29 12:29 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 5 Februari 2024 11:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Lebih dari 800 pejabat di Amerika Serikat dan Eropa telah menandatangani sebuah pernyataan sikap yang memperingatkan bahwa kebijakan pemerintah mereka terhadap perang Israel-Gaza dapat dianggap sebagai “pelanggaran berat terhadap hukum internasional”.

“Pernyataan trans-Atlantik” mengatakan bahwa pemerintahan mereka berisiko terlibat dalam “salah satu bencana kemanusiaan terburuk di abad ini” namun nasihat para ahli telah dikesampingkan, menurut salinan pernyataan yang diterima BBC.

Ini menjadi tanda terbaru dari semakin berkurangnya dukungan pemerintahan beberapa negara sekutu utama “Israel” di Barat.

Salah satu penandatangan pernyataan tersebut adalah seorang pejabat pemerintah AS yang memiliki pengalaman keamanan nasional lebih dari 25 tahun. Dia mengatakan kepada BBC tentang “pengabaian yang terus berlanjut” atas kekhawatiran mereka.

“Suara dari mereka yang memahami wilayah dan dinamika tidak didengarkan,” kata pejabat tersebut.

Baca Juga

Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

“Apa yang benar-benar berbeda di sini adalah kami tidak gagal mencegah sesuatu, kami secara aktif terlibat. Hal ini sangat berbeda dengan situasi lain yang saya ingat,” tambah pejabat tersebut, yang tidak mau disebutkan namanya.

Selain pejabat AS, pernyataan tersebut juga ditandatangani pejabat dari Uni Eropa dan 11 negara anggota Eropa. Termasuk pejabat dari Prancis, Inggris, dan Jerman.

Dikatakan bahwa Israel telah menunjukkan “tidak ada batasan” dalam operasi militernya di Gaza, “yang telah mengakibatkan puluhan ribu kematian warga sipil yang seharusnya dapat dicegah; dan … pemblokiran bantuan yang disengaja … membuat ribuan warga sipil terancam kelaparan dan kematian secara perlahan-lahan.”

“Ada risiko yang masuk akal bahwa kebijakan pemerintah kita berkontribusi pada pelanggaran berat hukum internasional, kejahatan perang dan bahkan pembersihan etnis atau genosida,” katanya.

Identitas mereka yang menandatangani atau mendukung pernyataan tersebut belum dipublikasikan dan BBC belum melihat daftar namanya, namun memahami bahwa hampir separuhnya adalah pejabat yang masing-masing memiliki setidaknya satu dekade pengalaman di pemerintahan.

Seorang pensiunan duta besar AS mengatakan kepada BBC bahwa koordinasi yang dilakukan oleh para pejabat yang berbeda pendapat di berbagai pemerintahan belum pernah terjadi sebelumnya.

“Ini adalah hal yang unik dalam pengalaman saya mengamati kebijakan luar negeri dalam 40 tahun terakhir,” kata Robert Ford, mantan duta besar AS untuk Aljazair dan Suriah.

Dia menyamakannya dengan kekhawatiran dalam pemerintahan AS pada tahun 2003 atas kesalahan intelijen yang mengarah pada invasi ke Irak, tetapi mengatakan bahwa kali ini banyak pejabat yang merasa keberatan tidak ingin tinggal diam.

“[Saat itu] ada orang-orang yang tahu lebih baik, yang tahu bahwa intelijen sedang memilih-milih, yang tahu bahwa tidak ada rencana untuk hari berikutnya, tetapi tidak ada yang mengatakan apa pun secara terbuka. Dan hal itu menjadi masalah serius,” katanya.

“Masalah dengan perang Gaza sangat serius dan implikasinya sangat serius sehingga mereka merasa harus mengumumkannya ke publik,” katanya.

Para pejabat itu berpendapat bahwa dukungan militer, politik, dan diplomatik pemerintah mereka saat ini terhadap Israel “tanpa syarat atau akuntabilitas yang nyata” tidak hanya berisiko pada kematian warga Palestina, tapi juga membahayakan nyawa para sandera yang ditahan oleh Hamas, dan juga keamanan dan stabilitas regional Israel.

“Operasi militer Israel telah mengabaikan semua keahlian kontraterorisme yang penting yang diperoleh sejak peristiwa 9/11… operasi [militer] tersebut tidak memberikan kontribusi pada tujuan Israel untuk mengalahkan Hamas dan malah memperkuat daya tarik Hamas, Hizbullah, dan aktor-aktor negatif lainnya.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Agresi IsraelAmerika SerikatHeadlineisraelpalestinaPerang Palestina-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pernikahannya Dinyatakan Tidak Sah Imran Khan dan Bushra Bibi Dihukum 7 Tahun Penjara
Tulisan selanjutnya Kesehatan Mental: Islam dan Praktik Hidup Sehat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Berita
19 Oktober 2026 12:57
Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

Terbaru

  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze

23 Oktober 2026 20:50
Berita

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina

22 Oktober 2026 13:22
Berita

Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

22 Oktober 2026 10:33
Berita

Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali

20 Oktober 2026 21:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?