Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pak Lah Wafat Penang Beri Penghormatan Nama Jalan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 April 2025 19:02 7:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 April 2025 19:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah negara bagian Penang akan mengganti nama Lebuhraya Bandar Cassia menjadi Jalan Tun Abdullah Ahmad Badawi alias Pak Lah sebagai bentuk penghormatan kepada mantan perdana menteri kelima Malaysia itu, yang wafat pada hari Senin (14/4/2025).

Tun Abdullah Ahmad Badawi menghembuskan nafas terakhir pada usia 85 tahun di Institut Jantung Negara di Kuala Lumpur hari Senin pukul 19.10 waktu setempat.

Menteri Kepala Chow Kon Yeow mengatakan Majlis Mesyuarat Kerajaan (MKK) atau dewan eksekutif negara bagian Penang, hari Rabu (16/4/2025), secara mufakat bulat menyetujui perubahan nama tersebut. Penang juga akan mengibarkan benderanya setengah tiang pada hari Jumat sebagai bentuk penghormatan Pak Lah

“Usulan ini bermaksud untuk mengakui kontribusi almarhum Tun Abdullah, yang membawa pembangunan signifikan bagi negara bagian ini selama masa jabatannya sebagai perdana menteri dari tahun 2003 hingga 2009,” kata Chow dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Malay Mail.

Dilahirkan di Bayan Lepas, Penang, Pak Lah dikenang sebagai penggagas proyek Second Penang Bridge — yang resminya dinamakan Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah Bridge — dalam pidatonya Ninth Malaysia Plan di tahun 2003.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Chow menggambarkan jembatan itu “hadiah” untuk Penang, karena berkontribusi dalam peningkatan pembangunan antara Batu Maung di pulau itu dan zona industri Bandar Cassia di Batu Kawan. Tun Abdullah sendiri menamakannya sebagai Bandar Cassia on 24 Agustus 2004.

Beberapa proyek besar lain di Penang yang diinisiasi pada masa pemerintahan Pak Lah termasuk perluasan pertama Penang International Airport senilai RM1 miliar, Penang Sentral project senilai RM2,7 miliar, Butterworth Outer Ring Road (BORR), serta the Northern Corridor Economic Region (NCER).

“Wafatnya Tun Abdullah merupakan kehilangan besar bagi negara ini (Malaysia), khususnya bagi negara bagian Penang,” kata Chow.

Seluruh kantor pemerintahan negara bagian dan dewan daerah di Penang akan mengibarkan bendera Penang setengah tiang pada hari Jumat.

Instansi swasta juga diimbau untuk melakukan hal serupa sebagai bentuk penghormatan terhadap Tun Abdullah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:MalaysiaPenangTun Abdullah Ahmad Badawi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dulu Filipina Mayoritas Muslim, Mengapa Sekarang Jadi Minoritas?
Tulisan selanjutnya Data Sensitif Ribuan Tentara ‘Israel’ Bocor, Siapapun Bisa Akses Secara Daring

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?