Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Pasukan Rad’a Gaza Tangkap dan Eksekusi Puluhan Anggota Geng Kriminal Pendukung ‘Israel’

Ahmad
Terakhir diupdate: 14 Oktober 2025 11:06 11:06 am
Ahmad
Dipublikasikan 14 Oktober 2025 11:05
Bagikan
Geng kriminal Popular Forces yang dipersenjatai Israel ditangkap
Bagikan

Hidayatullah.com—Pasukan keamanan khusus “Rad’a” di Gaza terus melancarkan operasi besar-besaran di berbagai wilayah untuk membersihkan sektor dari geng kriminal bersenjata dan agen pengkhianat yang mendukung penjajah ‘Israel’.

Dalam operasi yang berlangsung akhir pekan lalu, pasukan Rad’a berhasil menangkap 50 anggota geng kriminal yang dikenal sebagai “Popular Forces,” pimpinan Yasser Abu Shabab.

Yasser Abu Shabab adalah kepala geng kriminal yang selama ini melakukan berbagai kejahatan berat termasuk pembunuhan warga sipil, penjarahan bantuan kemanusiaan, serta serangan terhadap pejuang dan petugas keamanan Palestina. Ia dan kelompoknya disewa dan dipersenjatai penjajah ‘Israel’ untuk melemahkan perjuangan Palestina, terutama pejuang Hamas.

المقاومة في مدينة غزة تعدم ثلاثة عملاء للاحتلال مساء اليوم، وتتوعد العملاء الآخرين وعلى رأسهم ياسر أبو شباب.

الصرامة بالتعامل مع العملاء أصبحت ضرورة ماسة خصوصًا أن جيش الاحتلال أصبح أكثر اعتمادًا عليهم ليس فقط بالمعلومات بل بالنشاط الميداني. pic.twitter.com/9NObKsfjJv

— yaseenizeddeen (@yaseenizeddeen) September 21, 2025

Menurut laporan media Palestina dan Arab, seperti laporan Al Jazeera pada 13 Oktober 2025, operasi berlangsung di beberapa daerah, termasuk Kota Gaza, wilayah tengah, dan selatan Gaza, dengan fokus utama di Rafah, markas Yasser Abu Shabab dan kelompoknya.

Di Kota Gaza, pasukan menguasai beberapa lokasi milisi bersenjata dan mengamankan sejumlah tersangka pelaku pembunuhan dan serangan terhadap pengungsi. Di wilayah tengah Gaza, unit keamanan menangkap para pelaku yang menembaki para pejuang dan pasukan keamanan.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Sementara itu, di Gaza selatan, tersangka yang terlibat dalam kerja sama dengan milisi musuh dan perekrutan agen selama perang berhasil ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Media Arab menyebutkan bahwa Yasser Abu Shabab, pemimpin geng ini, adalah tokoh kriminal terkemuka selama ini memecah-belah masyarakat Gaza. Ia dan kelompoknya terlibat dalam kejahatan terorganisir, termasuk penjarahan bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan warga sipil serta perekrutan dan penyelundupan narkoba dan senjata.

Pasukan Rad’a menegaskan dalam pernyataan resminya bahwa tidak akan ada tempat berlindung bagi pengkhianat dan mereka yang mengancam stabilitas dan keamanan masyarakat Gaza.

“Kami bertekad menegakkan hukum, memberantas geng kriminal dan milisi yang mengganggu ketertiban, dan akan bertindak tegas dengan tangan besi terhadap siapa saja yang mengancam keamanan rakyat,” kata juru bicara pasukan Rad’a.

50 Anggota Geng Ditangkap

Dalam operasi tersebut, 50 anggota geng telah ditangkap dan sebagian besar di antaranya telah menjalani eksekusi sebagai tindakan tegas melawan para pelaku kriminalitas berat yang selama ini merusak tatanan sosial. Eksekusi ini merupakan bagian dari upaya keras pihak keamanan untuk menunjukkan sikap tanpa kompromi terhadap para pengkhianat yang berkolaborasi dengan musuh dan mengganggu kesejahteraan warga Gaza.

“Popular Forces pimpinan Yasser Abu Shabab telah menjadi ancaman serius yang memperparah penderitaan warga Gaza dengan tindak kejahatan terorganisir dan kolaborasi dengan musuh. Operasi Rad’a adalah langkah penting untuk mengembalikan keamanan dan ketenteraman,” ujar seorang sumber dikutip Palestine Chronicle.

“Tidak ada ruang bagi para pengkhianat dan pelaku kejahatan yang mengancam stabilitas front dalam negeri. Kami akan terus membasmi semua bentuk kriminalitas dan kolaborasi dengan pihak musuh demi menjaga keamanan rakyat,” demikian pernyataan dari pasukan Rad’a juga mengingatkan.

Operasi ini menunjukkan tekad pemerintah dan pasukan keamanan Gaza dalam menghadapi ancaman internal berupa geng kriminal bersenjata yang bersekutu dengan ‘Israel’, serta menjaga keamanan dan kestabilan masyarakat di tengah situasi perang yang sulit. Namun hingga berita ini diturunkan belum ada kabar kepala geng criminal Yasser Abu Shabab  ditangkap.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:agen pengkhianatgeng kriminalHeadlineisraelJalur GazaPasukan keamanan khususPilihan RedaksiRad'aYasser Abu Shabab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hampir 2.000 Tahanan Palestina Dibebaskan, ‘Israel’ Masih Tahan Ribuan Lainnya
Tulisan selanjutnya Hamas Menegaskan Tidak Akan Meninggalkan Gaza dan Pertahankan Senjata untuk Bela Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI

Berita
13 Juni 2026 10:30
Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
AI Grok Besutan Elon Musk Dipakai dalam Serangan AS Terhadap Iran
Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
Hijrah Digital adalah Upaya Memuliakan Waktu di Era Teknologi

Terbaru

  • Semua Biaya Ditanggung Qatar Kirim 1.000 Pendukung Timnas Jelang Laga Versus Kanada
  • MUI Serukan Masyarakat Lawan Gerakan Normalisasi LGBT
  • AS-Iran Capai Kesepakatan Final, Trump dan Pezeshkian Resmikan Memorandum
  • AI Grok Besutan Elon Musk Dipakai dalam Serangan AS Terhadap Iran
  • Santri Tahfidz Ar-Riyadh Tampil pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Bontang
  • Hijrah Digital adalah Upaya Memuliakan Waktu di Era Teknologi
  • Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
  • Wakaf Al-Qur’an, Tumbuhkan Generasi Qurani di Cibuntu
  • Orang Tua Malaysia akan Dijerat Hukum Bila Anaknya Melakukan Perundungan
  • Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?