Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Israel Tangkap Syeikh Raed Salah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Oktober 2009 19:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Syeikh Raed Salah, pemimpin Gerakan Islam di Israel, sebuah kelompok Islam yang dibentuk oleh orang-orang Arab warga Israel, ditangkap oleh Israel Selasa pagi (6/10), seiring dengan meningkatnya ketegangan di Yerusalem.

Ia ditahan dengan tuduhan memicu kerusuhan yang terjadi di kota itu sejak Ahad lalu. Salah, yang pernah di tahan Israel pada tahun 2003 dengan tuduhan memberikan bantuan dana kepada Hamas, baru-baru ini menyeru kepada umat Islam untuk mempertahankan Masjid Al-Aqsa.

“Ia ditahan karena pernyataan-pernyataannya yang menghasut beberapa hari belakangan ini dan dicurigai melakukan penghasutan,” kata jurubicara kepolisian Israel Shmulik Ben-Rubi kepada AFP Selasa (6/10). Polisi Israel meyakini Gerakan Islam cabang wilayah utara yang dipimpin Salah berada di balik bentrokan yang terjadi beberapa hari ini.

Anggota Knesset dari Partai Persatuan Nasional, Ben Ari, pada Selasa malam menyerukan agar Raed Salah segera dideportasi ke Libanon. “Hanya dengan cara itu kita bisa menanamkan rasa takut pada para penghasut dan menahan laju pilar kelima yang telah menyebar menyusup di tengah-tengah kita.”

Uzi Landau tidak kalah meradangnya dengan semangat Raed Salah membela Al-Aqsa. Menteri Infrastruktur Nasional dari Partai Beiteinu ini meminta agar organisasi Gerakan Islam dinyatakan terlarang. Ia juga menginginkan agar para pemimpin Islam yang menebarkan anti-Isarel semuanya ditangkap. “Syaikh Raed dan sejenisnya,” kata Landau.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Lebih lanjut ia mengatakan, “Israel harus berhenti membayar gaji para imam dan kepala masjid yang terlibat dalam penghasutan melawan pemerintah Israel.”

Landau juga meminta agar dilakukan rapat kabinet guna membahas penghentian kegiatan warga Palestina di Yerusalem. “(Untuk) menghentikan aksi yang mengakibatkan tentara terluka, pelemparan baru, kerusuhan dan bentrokan,” begitu alasannya.

Ketegangan terjadi di Masjid Al-Aqsa dan Yerusalem sejak Ahad lalu, bertepatan dengan perayaan Shukkot oleh Yahudi. Sekelompok besar Yahudi ektrimis yang menyamar sebagai turis Prancis, dengan didampingi tentara dan polisi Israel berusaha menerobos masuk ke komplek masjid –yang dianggap sebagai tempat suci Temple Mount oleh mereka– sementara umat Islam sedang beribadah di sana.

Kemudian pada hari Senin terjadi bentrokan lagi dan Israel memberlakukan larangan masuk bagi pria Palestina di bawah umur 50 tahun. Israel beralasan mereka menemukan banyak batu yang diangkut dalam gerobak-gerobak di kompleks Masjid Al-Aqsa.

Kemudian hari Selasa (6/10) Otoritas Palestina mengatakan bahwa Israel berusaha “mengambil alih Yerusalem dan meyahudikannya.

Sebelumnya Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang berhaluan kiri, telah mengizinkan pendirian besar-besaran bangunan Yahudi dan menghancurkan bangunan-bangunan warga Palestina. Ratusan rumah Palestina dirobohkan dengan alasan tidak memiliki izin untuk tetap berdiri di wilayah Yerusalem Timur.

Jumat Kemarahan

Sementara itu Syaikh Dr. Yusuf  Qaradhawi menyerukan agar warga Mesir menjadikan hari Jum’at sebagai hari untuk menunjukkan kemarahan atas perlakuan Israel terhadap Masjid Al-Aqsa. Berpidato di depan pertemuan para jurnalis di Kairo Senin lalu, Qaradhawi mengutuk Israel yang menodai tempat suci Al-Aqsa.

Ia mendorong para ulama Mesir agar pada ceramah shalat Jumat mengangkat isu Al-Aqsa untuk menunjukkan solidaritas sesama Muslim. Ia juga meminta kepada umat Islam agar melakukan protes damai menentang tindakan terkutuk Israel tersebut.

Banyak ulama lainnya juga menyeru agar dunia Arab dan umat Islam bergegas mempertahankan Al-Aqsa dari tangan Zionis Israel. [di,berbagai sumber/hidayatullah.com]

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Selaput Dara” Palsu Menghebohkan Mesir
Tulisan selanjutnya Al Fauzan: “Hari Nasional Tidak Bid’ah”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kajian

Jihad Santri di Era Modern

Kajian
23 Oktober 2026 09:56
Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Terbaru

  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?