Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Silvan Shalom: Israel Serang Gaza dalam Waktu Dekat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 April 2010 13:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Israel, Jumat (2/4) mengancam akan melancarkan serangan militer besar-besaran ke Jalur Gaza, setelah negara Zionis itu melancarkan serangkaian serangan udara tengah malam.

Deputi PM Israel Silvan Shalom memperingatkan, sebuah serangan baru akan dilakukan Israel, jika para pejuang Palestina meluncurkan serangan roket.

“Jika tembakan roket ke Israel tidak berhenti, sepertinya kami akan meningkatkan aktivitas kami, dan memulai aksi melawan Hamas,” kata Shalom kepada radio Israel.

“Kami tidak ingin menakuti anak kecil, agar sekali lagi, dibesarkan di tempat perlindungan bom dan semacamnya. Tapi pada akhirnya, hal itu akan memaksa kami untuk melancarkan operasi militer lainnya.”

“Saya berharap kita dapat menghindarinya, tapi hanya satu pilihan itu yang kami punya. Dan jika kami tidak punya pilihan, kami akan menggunakannya dalam waktu dekat,” kata Shalom, seperti dikutip AFP.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Tiga anak Palestina;  Saad Al Arbeed, 4, adik perempuannya Malak, 18 bulan dan Abdul-Rahman Sarsour, 11, terluka kena hantaman kaca yang berterbangan dari bangunan yang dihantam misil.

Jumat (2/4) dini hari, jet-jet tempur Israel menembakkan 3 misil di wilayah evakuasi sepanjang pantai Gaza, dan satu misil ke pabrik susu di pemukiman Al-Sabrah, Gaza City. Pabrik itu hancur lebur dan rumah-rumah disekitarnya rusak parah.

Pada saat yang sama, pesawat-pesawat Israel menjatuhkan bom ke atas dua karavan di dekat Khan Younis, Jalur Gaza. Helikopter-helikopter Israel menjatuhkan 2 misil ke pengungsian Nuseirat, di Gaza tengah.

Serangan tengah malam itu, dilancarkan hanya satu jam setelah Israel menyebarkan pamflet bahwa akan ada serangan balasan atas tewasnya 2 prajurit mereka, ketika pekan lalu Israel menyerang masuk ke Jalur Gaza. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pasukan paling elit Israel Brigade Golani, diserang sniper Brigade Izzudin Al-Qassam, ketika mereka menyerang Khan Younis. Dua tentara Israel tewas, salah satunya Deputi Komandan Batalion 12 dari Brigade Golani.

Setelah pamflet disebar, sebuah roket Palestina ditembakkan melintasi perbatasan Jalur Gaza ke arah gurun pasir Israel. Tembakan roket buatan rumah itu tidak memakan korban atau menyebabkan kerusakan sama sekali.

Pemimpin Hamas di Gaza, Ismail Haniya, meminta agar Israel tidak meningkatkan ketegangan.

“Kami menyeru kepada masyarakat internasional untuk turun tangan menghentikan eskalasi dan agresi Israel ini,” kata Haniya dalam sebuah pernyataan.

Namun seperti biasa, Washington berdiri di samping sekutu kesayangannya. Seperti diberitakan AFP (2/4), jurubicara Menlu, Philip Crowley, mengatakan kepada para wartawan bahwa Israel berhak untuk membela diri.

Dan sekutu AS di London, lewat jurubicara Kementerian Luar Negeri mengatakan, “Kami meminta agar semua pihak menahan diri.”

“Kami meminta Israel dan Palestina agar fokus dalam perundingan dan segera terlibat dalam pembicaraan yang didukung oleh AS.”
Setelah serangan ke Jalur Gaza yang berakhir pertengahn Januari tahun lalu, Israel rutin melakukan serangan udara ke berbagai tempat di Gaza, termasuk membombardir terowongan di sepanjang perbatasan Rafah. Alasannya, karena para pejuang Hamas menyelundupkan senjata dan bahan-bahan pembuat roket. Sama seperti kasus Operation Cast Lead, Israel menjadikan serangan roket Hamas sebagai alasan untuk menyerang Gaza. Padahal, Israel yang lebih dulu menaikkan suhu ketegangan, dengan membombardir berbagai tempat di wilayah Gaza.

Kegilaan pemerintah Israel menyerang Gaza didukung rakyatnya. Menurut hasi jajak pendapat yag dirilis awal bulan Februari lalu, sebagian rakyat Israel ingin agar pemerintah dan militer mereka menyerang Jalur Gaza lagi, bahkan dengan serangan yang lebih besar. [di/imc/afp/hidayatullah.com]

 

 

Dukung kafilah kemanunisaan Palestina melalui hidayatullah.com atau
kafilah Viva Palestina Indonesia
 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 100 Muslim Dilarang Shalat di Masjid Cordoba
Tulisan selanjutnya Ilmuwan Muslim Afsel Bisa Masuk AS Lagi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Berita
21 Juli 2026 19:48
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?