Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dubes RI Undang Presiden Swiss Saksikan Kehidupan Islam di Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 April 2010 14:51
Bagikan
Bagikan

 
Hidayatullah.com–Indonesia dan Swiss akan semakin pererat kerjasama di bidang ekonomi dan perdagangan, konsisten dalam penyelesaian negosiasi antara EFTA dan Indonesia, terus menjalin dialog antarkerukunan umat beragama, serta merintis kerjasama di bidang jurnalisme di antara kedua negara.

Semangat bersama Indonesia dan Swiss tersebut diutarakan oleh Duta Besar RI, Djoko Susilo maupun Presiden Konfederasi Swiss, Doris Leuthard dalam acara penyerahan Surat Kepercayaan Djoko Susilo sebagai Duta Besar RI untuk Konfederasi Swiss, Selasa (20/4) di Federal Palace, Bern.

Dalam diskusi informal usai penyerahan Surat Kepercayaan, Dubes RI Djoko Susilo menyampaikan salam hangat dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada Presiden Doris Leuthard dan Federal Chancellor Corina Casanova, yang diterima baik oleh kedua pemimpin Swiss tersebut.

Selain itu, Dubes RI juga mengutarakan beberapa pokok penting, di antaranya mengenai rencana kunjungan Presiden Leuthard ke Indonesia pada bulan Juli mendatang. Rencana kunjungan ini, dengan interval waktu yang tidak terlalu lama dengan kunjungan sebelumnya, merupakan isyarat keseriusan Swiss untuk meningkatkan hubungan dan kerjasama antara kedua negara. Sebelumnya, Presiden Swiss Micheline Calmy-Rey telah melakukan kunjungan ke Indonesia pada Februari 2007.

Menanggapi rencana kunjungan Presiden Leuthard pertengahan tahun ini, Dubes Djoko Susilo mengusulkan untuk menjajaki kemungkinan kunjungan ke Pesantren di Jawa Timur, untuk melihat bagaimana kehidupan komunitas Islam moderat berkembang dan berkontribusi dalam upaya menjaga kerukunan hidup di Indonesia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selain itu, Dubes RI juga melontarkan ide sekiranya Presiden Leuthard dapat turut serta membawa komunitas jurnalis Swiss untuk tidak saja meliput kunjungan Presiden, namun juga dapat mengamati secara langsung kehidupan muslim moderat di Indonesia, yang disambut dengan antusias oleh Presiden Leuthard dan Chancellor Casanova.

Mengemukanya referendum pelarangan pembangunan menara di Swiss pada November 2009, merupakan salah satu alasan mengapa Swiss perlu melihat bagaimana kehidupan masyarakat Indonesia dapat hidup berdampingan secara rukun di tengah berbagai kemajemukan budaya, etnis, dan agama, demikian ucap Presiden Leuthard kepada Dubes RI.

Sebagai salah satu pilar demokrasi, Dubes Djoko Susilo percaya bahwa pers yang bebas dan bertanggung jawab merupakan salah satu unsur penting untuk membina kehidupan demokrasi di suatu negara. Dengan demikian, pers juga memiliki tanggung jawab yang besar untuk turut serta mendidik masyarakat luas melalui tulisan-tulisannya.

“Indonesia dan Swiss, sebagai dua negara yang demokratis, banyak memiliki kesamaan pandangan, khususnya dalam bidang HAM dan pluralisme,“ demikian ujar Presiden Leuthard.

Menyepakati hal tersebut, Dubes RI mengatakan bahwa di masa mendatang, Indonesia juga pasti akan banyak menimba ilmu dari Swiss sebagai negara demokrasi yang telah lebih dahulu mapan, khususnya di bidang HAM.

Sebelum mendapatkan penugasan sebagai Duta Besar, Djoko Susilo merupakan wartawan senior pada harian Jawa Pos dan pernah pula ditugaskan sebagai koresponden luar negeri untuk Jawa Pos, masing-masing di Washington D.C. dan London.

Djoko Susilo juga pernah berkarier sebagai anggota DPR-RI Komisi I yang membidangi pertahanan  dan keamanan, hubungan luar negeri, dan informatika selama 2 periode, sejak 1999 hingga 2009.

Selain untuk Konfederasi Swiss, Duta Besar Djoko Susilo juga diakreditasikan untuk Keharyapatihan Liechtenstein. Menurut rencana, Duta Besar akan menyerahkan Surat Kepercayaannya kepada  Pangeran Alois pada 12 Mei 2010 di Kastil Vaduz, Liechtenstein. [es/swiss/hidayatullah.com]

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Larangan Merokok Muncul dalam Tatib Baru DPRD
Tulisan selanjutnya Muhammadiyah Malaysia Gencar Bendung “SePILIS”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Penjarakan Orang Tua dari Bocah Pelaku Penembakan di Sekolah Beograd Serbia 2023

Berita
20 Juni 2026 11:27
MUI Serukan Masyarakat Lawan Gerakan Normalisasi LGBT
Semua Biaya Ditanggung Qatar Kirim 1.000 Pendukung Timnas Jelang Laga Versus Kanada
Dicabut, Zelensky Kembalikan Medali Penghargaan dari Polandia
Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang

Terbaru

  • Ledakan di Fasilitas Gas Terbesar Qatar Merenggut 13 Nyawa
  • Turki Tangkap 209 Orang di Ankara Jelang KTT NATO
  • Prancis dan Jerman Sepakat Kelola Bersama Perusahaan Senjata KNDS
  • Serangan Islamofobia, Imam Masjid di Kanada Diserang usai Pimpin Shalat Berjamaah
  • Kabar Mualaf Giancarlo Esposito: Aktor “Breaking Bad” Dilaporkan Memeluk Islam di Saudi
  • Al Jazeera Desak Masyarakat Internasional Hukum ‘Israel’ usai Pembunuhan Jurnalisnya
  • Taliban Melarang Penggunaan Ponsel Pintar oleh Aparat Pemerintah
  • Gegara Perang Iran Saudi Aramco Pertimbangan Perluasan Kapasitas Penyimpanan di Luar Negeri
  • ISIS Klaim Serangan di Aleppo yang Tewaskan 2 Tentara Suriah
  • Produksi Minyak Iraq Diperkirakan Normal Dalam Dua Bulan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?