Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Sejumlah Aktivis Yahudi Tantang Israel Berlayar ke Gaza

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 September 2010 18:29
Bagikan
Bagikan


Hidayatullah.com–Sekelompok aktivis Yahudi berlayar ke Jalur Gaza, Minggu (26/9), bermaksud untuk menantang blokade Israel dan menyoroti penderitaan masyarakat Palestina yang tinggal di wilayah itu.

Famagusta, Siprus – Sekelompok aktivis Yahudi berlayar ke Jalur Gaza, Ahad, (26/9), bermaksud untuk menantang blokade Israel dan menyoroti penderitaan masyarakat Palestina yang tinggal di wilayah itu.

Sembilan aktivis dari Israel, Inggris, Jerman dan Amerika Serikat meninggalkan pelabuhan Famagusta di Siprus utara dengan sejumlah kecil bantuan naik kapal berbendera Inggris mereka, Irene. Tanpa berhenti, perjalanan mereka ke Gaza akan memerlukan sekitar 24 jam.

“Saya ingin mengeraskan suara saya terhadap kejahatan dan menarik perhatian ke 1,5 juta orang yang diblokade. Ini tidak manusiawi,” kata Rami Elhanan, seorang aktivis perdamaian Israel yang telah kehilangan anak perempuannya Smadar yang berusia 14 tahun dalam serangan seorang pembom bunuh diri Palestina pada 1997.

Israel, yang kebijakannya atas Gaza telah mendapat pengamatan cermat internasional sejak marinirnya membunuh sembilan aktivis Turki dalam keributan di atas sebuah kapal bantuan pada 31 Mei lalu, meremehkan misi Irene itu sebagai “provokasi”.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

“Jika mereka serius ingin memberikan bantuan pada Gaza, mereka dapat dengan mudah melakukannya setelah menjalani penyaringan atas senjata yang diselundupkan,” kata Andy David, seorang jurubicara Kementerian Luar Negeri Israel. Ia merujuk ke pelabuhan di Israel dan Mesir yang menerima barang untuk diangkut melalui darat ke Palestina.

Ditanya apakah Angkatan Laut Israel akan berusaha untuk mengembalikan atau mencegat para aktivis Yahudi itu, David menolak berkomentar.

Sejak Mei, Israel telah melonggarkan perlintasan darat ke Gaza, tapi mempertahankan blokade laut sebagai upaya yang ia katakan untuk menghentikan senjata yang akan diselundupkan ke gerilyawan Palestina Hamas.

“Dibanding pembatasan yang terdahulu, ini sangat kecil,” kata Kapten Irene, Glyyn Secker, seorang warga Inggris berusia 60 tahun, merujuk pada peredaan pembatasan itu. “Gaza adalah masyarakat yang sangat banyak dibarikade dengan banyak penderitaan.”

Kelompok itu mengatakan mereka membawa muatan obat simbolis, satu kotak pemurni air, dan boneka pendidikan ke Gaza.

Holocaust

“Israel tidak memiliki batas moral,” kata Reuven Moskovitz, yang berusia 82 tahun, anggota tertua kelompok itu dan seorang yang selamat dari holocaust.

“Saya akan pergi karena saya orang yang selamat dari holokaus. Ketika saya berada dalam gheto dan hampir mati, saya mengharapkan insan yang akan menunjukkan perasaan kasihan dan membantu.”

Siprus terletak sekitar 220 mil jauhnya dari pantai Gaza dan telah digunakan sebagai batu loncatan bagi kapal bantuan sebelumnya.

Famagusta sendiri memiliki gema bagi banyak orang Yahudi. Ratusan dari mereka telah diasingkan dalam sejumlah kamp di tempat itu oleh pemerintah kolonial Inggris di Siprus, ketika mereka berupaya menuju ke tempat (Israel) yang ketika itu Palestina, yang juga di bawah pemerintah Inggis, antara 1946 dan 1948.

Famagusta sekarang ini di wilayah Siprus utara yang dikuasai masyarakat Siprus Turki, negara bagian yang memisahkan diri yang hanya diakui oleh Ankara.

Pelabuhan-pelabuhan di Siprus selatan yang dikuasai oleh masyarakat Siprus Yunani telah digunakan untuk melancarkan para aktivis tujuan Gaza dari 2008 hingga pertengahan 2009. Pemerintah Siprus Yunani sejak itu melarang pelayaran ke Gaza melalui pelabuhan di Siprus selatan. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seribu Nakerman Sambut Ceramah KH. Ma’ruf Islamuddin
Tulisan selanjutnya Perkataan Lembut Ibu Tenangkan Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?