Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Pasukan Zionis Hancurkan Sebuah Masjid di Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Beberapa pria Palestina berdoa di tengah-tengah reruntuhan sebuah masjid yang dihancurkan oleh tentara Zionis-Israel di desa Tepi Barat Khirbet Yarza di Lembah Yordania utara pada tanggal 25 November 2010.

Sebelumnya, hari Kamis, pasukan Zionis-Israel itu telah menghancurkan sebuah masjid Palestina dibangun sebelum pendudukan Israel 1967 di Tuba, sebuah kota kecil di Tepi Barat yang diduduki, demikian kutip Press TV.

Buldoser-buldoser Yahudi meratakan belasan bangunan di Tepi Barat tersebut dan merobohkan bangunan-bangunan warga di Desa Khirbet Yarza, sebelah utara Lembah Jordan.

Masjid yang dihancurkan Israel itu adalah bangunan kuno dan bersejarah, dibangun sebelum Israel menduduki Tepi Barat. Artinya, mereka tidak berhak merobohkan masjid tersebut.

Dalam pernyataan resmi, pemerintah Palestina mengutuk tindakan Isreal itu.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

“Upaya kami membangun negara (Palestina) terhambat aksi perusakan Israel,” tandas Perdana Menteri (PM) Salam Fayyad secara tertulis, seperti dilansir Agence France-Presse. Selain masjid dan rumah, militer Israel juga merusak jalan di Kota Salfit, kawasan utara Tepi Barat. Padahal, jalan itu baru diresmikan pada September lalu.

Selain Palestina, negara-negara Arab dan masyarakat internasional juga mengecam aksi sewenang-wenang Israel tersebut. Tapi, pemerintahan PM Benjamin Netanyahu bergeming. Mereka bersikukuh aksi perusakan itu sah. Sebab, yang mereka robohkan adalah bangunan yang masuk ke Area C Tepi Barat. Berdasar kesepakatan pasca Perang Enam Hari pada 1967, Area C berada di bawah kekuasaan Israel.

“Pasukan keamanan dan pemerintah sipil merobohkan delapan bangunan tidak permanan dan beberapa bangunan lain yang hanya berupa kerangka. Bangunan-bangunan itu dibangun di dalam zona tembak dan tidak berizin,” terang COGAT, divisi Kementerian Pertahanan yang menjadi perantara militer Israel dan warga Palestina, dalam keterangan tertulis.

Sebagai penguasa Area C, Israel seolah mempunyai kewenangan penuh untuk menerbitkan izin mendirikan bangunan di Khirbet Yarza pasca 1967. Karena belasan bangunan itu dianggap tak berizin, maka Israel bisa dengan leluasa menghancurkannya. Mengenai masjid yang sudah berdiri sebelum Perang Enam Hari pecah, Israel berdalih tempat ibadah itu baru dipugar tahun lalu. Konon, pemugaran itu tidak berizin.

Kamis lalu, buldoser-buldoser yang dikendalikan militer Israel tidak hanya menggilas bangunan di Khirbet Yarza. Sebelumnya, mereka beraksi di permukiman warga Palestina di sebelah selatan Kota Yatta. Dalam aksi itu, sebuah rumah yang dihuni 18 orang rata dengan tanah. Lagi-lagi, Israel menegaskan bahwa bangunan tersebut dibangun tanpa izin.

Tanpa izin Israel, siapapun tidak bisa mendirikan bangunan di Area C Tepi Barat. Tapi, data dari organisasi independen Israel, Bimkom, menunjukkan bahwa otoritas Yahudi di wilayah itu menolak sekitar 95 persen aplikasi yang masuk. “Tiap tahunnya, otoritas sipil di Area C Tepi Barat hanya menerbitkan tidak lebih dari 12 surat izin,” terang Bimkom.

Dalam catatannya, PBB menyatakan bahwa Israel memang sering menertibkan bangunan milik warga sipil Palestina di Area C Tepi Barat. Pada 2009, tidak kurang dari 180 bangunan diratakan dengan tanah. Sedikitnya, 56 diantaranya adalah rumah warga. Kemarin (26/11), PBB pun mengkritik aksi Israel tersebut. Organisasi yang dipimpin Ban Ki-moon itu juga mengecam kebijakan Israel yang berat sebelah. [presstv/jp/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:masjidold migratepalestinaZionisZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Korut Beraksi, Para Tokoh Pun Keseleo Lidah
Tulisan selanjutnya Terkuak, Pelecehan Seks Uskup Katolik Roma Belanda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS

Berita
24 Oktober 2026 14:30
Pejabat Pertahanan Aliansi Mekkah Dikabarkan Bakal Kunjungi Iran, Bahas Keamanan Regional
Menteri Ekstremis Zionis Terobos Masjidil Aqsha Jelang Pemilu ‘Israel’
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
BPJPH Dukung Gen Halal Championship, Siapkan Generasi Penggerak Ekosistem Halal

Terbaru

  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah
  • Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan
  • Prioritaskan Warganya Malaysia akan Kurangi Pekerja Asing
  • BPJPH Dukung Gen Halal Championship, Siapkan Generasi Penggerak Ekosistem Halal
  • Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan
  • Sekolah Pemikiran Islam Raih Penghargaan Muslim Youth Forum 2026
  • Patriotik, Gigih, Berempati: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pemuda?
  • Pejabat Malaysia Sebut Waze Petakan Lokasi Sensitif Negara
  • Macklemore Janji akan Menyuarakan Pembebasan Palestina Sampai Napas Terakhir

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?