Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Izzuddin Al-Qassam: Ghilad Shalit Bukan Tawanan Terakhir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Oktober 2011 08:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sejumlah sumber yang berhasil dilansir pusat informasi Palestina mengungkapkan, tahap pertama kesepakatan dari “Tunaikan Pembebasan” yang akan direalisasikan dalam beberapa hari ke depan, mencakup 450 tawanan dan 27 tawanan perempuan yang berada di semua penjara Israel.

Para tawanan yang sudah dimasukan dalam transaksi tawanan berjumlah 315 tawanan yang tervonis hukuman seumur hidup. 135 tawanan lainya divonis hukuman tinggi.

Sumber menyebutkan, di antara para tawanan adal lima tawanan perempuan yang divonis seumur hidup. Mereka adalah, Ahlam Tamimi dan Qahirah Sa’di. Selain itu, daftar tawanan yang akan dibebaskan di luar tawanan perempuan yaitu, 45 tawanan dari Al-Quds, 5 tawanan dari wilayah jajahan 48, 2 tawanan dari Golan, 131 tawanan dari Gaza dan 268 tawanan dari Tepi Barat.

Untuk tahap kedua, akan dibebaskan setelah dua bulan paska pembebasan tahap pertama yang berjumlah 550 tawanan lainya.

Shalit Bukan Tawanan Terakhir

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Sementara itu, Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer pejuang Hamas, menyatakan, tentara Zionis yang ditawan Hamas bukan hanya Ghilad Shalit saja, sebab masih banyak.
 
Abu Ubaidah, Jubir media Brigade dalam konferensi pers yang dilansir situs online Al-Qassam, Rabu (12/10/2011) menegaskan bahwa tentara Israel, Ghilad Shalit, bukan tawanan terakhir jika Israel tetap menahan tawanan Palestina, demikian dikutip Info  Palestina.

Menurutnya Brigade Al-Qassam berkomitmen membebaskan tawanan yang mendekam di sel penjara Israel, supaya mereka bisa kembali kepada keluarga masing-masing dalam keadaan selamat.

Sumber di Hamas menyebutkan, jumlah keseluruhan yang disepakati dalam pertukaran tawanan adalah 1027 orang. Pertukaran akan dilakukan dalam dua tahap, pertama terdiri dari 450 tawanan laki-laki +27 tawanan wanita. Tahap kedua terdiri dari 550 tawanan.

Tahap pertama pertukaran juga mencakup 315 tawanan yang divonis seumur hidup dan 135 yang divonis berat, di samping semua tawanan wanita yang berjumlah 27 orang, 5 di antaranya divonis seumur hidup, seperti Ahlam Tamimi dan Kairoh Sa’di.

Dari 450 tahap pertama selain tawanan wanita adalah 45 tawanan asal Al-Quds, dan 5 tawanan dari wilayah Palestina 48, satu orang dari dataran ting tinggi Golan, di samping 131 tawanan asal Gaza dan 268 tawanan asal Tepi Barat.*

Keterangan foto: Wajah Gilad Shalit saat ditampakkan dalam video yang dirilis Hamas Oktober 2009.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pertukaraan Mencakup Pembebasan 1027 Tawanan
Tulisan selanjutnya Mayoritas yang Tak Berdaya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Terbaru

  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?