Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

Jebakan Pengibaran Bendera Palestina

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2015 21:41 9:41 pm
Ahmad
Dipublikasikan 2 Oktober 2015 21:41
Bagikan
The Palestinian flag flies beside the flag of the United Nations after being raised by Palestinian President Mahmoud Abbas in a ceremony during the United Nations General Assembly at the United Nations in Manhattan, New York September 30, 2015. Even though Palestine is not a member of the United Nations, the General Assembly adopted a Palestinian-drafted resolution that permits non-member observer states to fly their flags alongside those of full member states. REUTERS/Andrew Kelly - RTS2H7D
Bagikan

Pertama kalinya dalam sejarah Palestina, bendera kebangsaannya berkibar di depan markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Rabu 30 September 2015, sebagaimana diberitakan media Euronews. (hidayatullah.com, dalam berita bertajuk “Pertama Kalinya Bendera Palestina Berkibar di Markas Besar PBB”, Kamis, 01 Oktober 2015).

Upacara pengibaran bendera itu dilakukan beberapa pekan setelah Majelis Umum PBB meloloskan keputusan yang memperbolehkan pengibaran bendera Palestina di depan markas besar PBB.

Hadir dalam upacara itu pemimpin otoritas Palestina dukungan Amerika Serikat dan Israel, Mahmoud Abbas. Ia berpidato di atas podium Majelis Umum PBB dan mengatakan bahwa masalah Palestina hingga sekarang ini belum terpecahkan.

“Sepanjang Zionis Israel menolak menghentikan aktivitas pembangunan pemukiman (Yahudi) dan membebaskan kelompok keempat orang-orang Palestina yang dipenjara sesuai kesepakatan kita, mereka meninggalkan kami tanpa pilihan kecuali bersikukuh bahwa kami tidak akan menjadi satu-satunya pihak yang berkomitmen untuk melaksanakan kesepakatan-kesepakatan itu,” kata Abbas.

Abbas menambahkan bahwa bagi siapa saja yang mencari perdamaian dan ingin memerangi terorisme harus menemukan solusi bagi konflik Palestina.

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

Sebelumnya, seperti diberitakan media www.cnnindonesia.com, Kamis (01/09/2015), Amerika Serikat dan Zionis Israel termasuk delapan negara lainnya, justru memilih menentang kesepakatan tersebut. Keduanya mengatakan bahwa tanda simbolik seperti mengibarkan bendera itu tidak berarti apa-apa bagi proses perdamaian ke depan.

Pada 2012, Majelis Umum PBB menyetujui pengakuan de-facto dari negara Palestina yang berdaulat. Namun, upaya Palestina untuk menjadi negara anggota penuh PBB tersebut gagal.

Kendati demikian, akhirnya Majelis Umum menyetujui resolusi Palestina bulan September 2015 dan mengatakan bendera negara non-anggota “akan dikibarkan di markas (PBB di New York) dan kantor-kantor PBB di sebelah bendera negara-negara anggota.”

Dalam sejarahnya tidak mungkin dan memang belum pernah terjadi Palestina merdeka minta bantuan serta pengakuan koalisi negara-negara seperti Amerika Serikat, Israel beserta antek-antek sekutunya. Yang ada justru dua kali Masjid al-Aqsha dibebaskan oleh khalifah Umar bin Khattab dan Shalahuddin al-Ayyubi melalui Jihad fii Sabiilillaah.

Bendera-bendera kebangsaan Arab itu merupakan bagian dari scheme antara Inggris-Prancis untuk memecah belah bangsa Muslim Arab supaya melepaskan persatuan Islam dan fanatik pada kebangsaannya masing-masing.

Selain itu, bendera Palestina itu juga sama persis dengan bendera Partai Baats-nya Basyar Assad.

Jadi, kesimpulan dari paparan ini yakni berkibarnya bendera Palestina di depan markas besar PBB tidak ada hubungannya dengan kemerdekaan Masjidil Aqsha. Bahkan di saat bendera Palestina dikibarkan, Zionis Israel tetap santai menyerang Masjidil Aqsha, merusak, dan melukai banyak pemuda Muslim.*

Abdullah

Tinggal di Jakarta

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bendera PalestinaisraelMasjidil AqshaZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Adhyaksa Gelar Shalat Istisqa’ Bersama Gerakan Pramuka
Tulisan selanjutnya Hercules Militer Amerika Serikat Jatuh di Afghanistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?