Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Panjat Patung Winston Churchill Jadi Tindak Pidana di Inggris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Mei 2025 14:56 2:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Mei 2025 14:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Inggris akan mempidanakan tindakan memanjat patung Winston Churchill yang terletak di Parliament Square, begitu pula patung dan bangunan monumen lain yang menjadi bagian sejarah negeri itu.

Para pelakunya terancam hukuman penjara sampai 3 bulan dan denda £1.000 karena mencemari monumen pemimpin Inggris era perang tersebut.

Patung Churchill itu sebenarnya tidak resmi termasuk salah satu monumen perang Inggris, tetapi Menteri Dalam Negeri Yvette Cooper berencana memasukkannya ke dalam daftar patung dan monumen yang terlarang untuk dipanjat.

Daftar itu nantinya akan mencakup Cenotaph di Whitehall, Royal Artillery Memorial di Hyde Park, dan banyak tugu terkenal lain yang tersebar di seluruh wilayah Inggris sebagai peringatan Perang Dunia I dan II.

Larangan memanjat tugu peringatan itu akan dimasukkan ke dala rancangan undang-undang Crime and Policing Bill yang saat ini sedang dibahas di parlemen, lansir BBC Selasa (6/5/2025).

Baca Juga

senjata israel
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Patung Churchill di Parliament Square itu memiliki arti penting bagi bangsa Inggris. Konon, dia sendiri yang memilih lokasi itu ketika menyetujui rencana pemugaran alun-alun tersebut pada tahun 1950-an.

Patung perunggu mantan perdana menteri Inggris setinggi 12 kaki itu diresmikan di Westminster Square pada bulan November 1973 oleh jandanya Clementine, delapan tahun setelah kematian suaminya. Ratu Elizabeth II dan Ibu Suri hadir dalam acara tersebut.

Perdana Menteri Keir Starmer menyetujui rencana perlindungan bagi patung Churchill, yang merupakan salah satu tokoh besar dalam sejarah bangsa Inggris.

Beberapa tahun terakhir, patung itu kerap menjadi target pengunjuk rasa.

Pada tahun 2014, seorang pria ditangkap setelah menghabiskan 48 jam di alas patung tersebut sebagai bagian dari protes Occupy Democracy di Westminster, tetapi kemudian dia dibebaskan dari semua tuduhan.

Patung itu pernah disemprot dengan cat merah dan dihiasi dengan rumput hijau Mohican selama protes May Day pada tahun 2000, nahas pelakunya dijatuhi hukuman penjara 30 hari.

Patung itu juga dicoret-coret dengan grafiti selama demonstrasi Extinction Rebellion pada tahun 2020, yang menyebabkan seorang pengunjuk rasa berusia 18 tahun didenda £200 dan diperintahkan membayar kompensasi £1.200.

Selama aksi protes Black Lives Matter awal tahun itu pula, patung tersebut kembali disemprot grafiti, dan akhirnya ditutup dan dikelilingi oleh petugas polisi untuk melindunginya dari ulah demonstran.

Pada akhir April tahun ini, kerumunan orang yang membela hak-hak kaum transgender yang menduduki Parliament Square dalam rangka memprotes keputusan Mahkamah Agung tentang definisi legal wanita, memanjat patung Churchill dan mencoret-coret patung-patung lain yang terdapat di alun-alun tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:inggrisWinston Churchill
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pakistan Mengklaim Berhasil Tembak Jatuh Lima Pesawat India
Tulisan selanjutnya Kapal Induk USS Harry S. Truman Gempur Yaman 2 Jet Tempur Jutaan Dolar Milik Amerika Jatuh di Laut Merah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Berita
21 Juli 2026 06:30
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?