Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Arab Saudi Gelontorkan Investasi Rp 570 Triliun untuk Menjadi Pusat Game dan E-sports Dunia

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 16 Juni 2023 05:52 5:52 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 16 Juni 2023 06:30
Bagikan
Tahun lalu, Saudi mengadakan kompetisi game yang telah dihadiri lebih dari 1,4 juta pengunjung
Bagikan

Hidayatullah.com—Arab Saudi tengah merancang proyek ambisius untuk menjadi pusat global industri video game. Kerajaan Arab Saudi (KSA) kini sedang menginvestasikan uang sekitar $38 miliar (setara dengan Rp 570 triliununtuk mencapai ambisi menjadi pusat game dan E-sports dunia.

Selain itu, Arab Saudi juga menginvestasikan sekitar USD 13 miliar untuk membeli publisher game terkemuka, lapor Saudi Press Agecy (SPA).Investasi akan dilakukan melalui Savvy Games Group. Rencana tersebut merupakan bagian dari strategi KSA yang lebih luas untuk mendiversifikasi ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada minyak.

“Savvy Games Group adalah salah satu bagian dari strategi ambisius kami dengan bertujuan menjadikan Arab Saudi sebagai pusat global utama sektor game dan E-sport pada tahun 2030,” ujar Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (MBS).

Dalam keteranngan di laman resmi SPA, pemerintah Saudi menjelaskan dimulainya era baru sektor game.  “Yang Mulia Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud, Putra Mahkota, Wakil Perdana Menteri dan Ketua Dewan Urusan Ekonomi dan Pembangunan memperkenalkan Strategi Permainan dan E-sports Nasional yang menandai dimulainya era baru untuk memimpin sektor game dan menjadikan Arab Saudi sebagai pusat global untuk sektor ini pada tahun 2030,” tulis kantor berita resmi SPA, 15 September 2022.

Gaming,  menurut SPA, dinilai akan banyak berkontribusi dalam mencapai tujuan Visi 2030 untuk mendiversifikasi ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru di berbagai sektor, dan menyediakan hiburan kelas dunia bagi warga negara, penduduk dan pengunjung sama.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Bahkan, dengan program ini, MBS berharap melahirkan peluang baru hiburan menarik dan peluang pekerjaan bagi 39 ribu warga. “Kami mewujudkan ambisi komunitas game di Arab Saudi dan di seluruh dunia, dengan karier baru yang menarik, dan peluang hiburan yang unik; bertujuan untuk menjadikan Arab Saudi sebagai pusat global utama untuk sektor ini pada tahun 2030.”

Saudi menilai, sektor game dianggap sebagai yang paling cepat berkembang di antara semua sektor media, dan pemirsanya meningkat pesat. Hal ini dinilai telah menjadikannya peluang ekonomi tersendiri.

Sektor ini diperkirakan akan mencapai $200 miliar pada tahun 2023. “Ini juga membentuk posisi Kerajaan sebagai penghubung geografis antara Timur dan Barat dan populasi mudanya sekitar 21 juta. Elemen-elemen tersebut akan meningkatkan ambisi Kerajaan untuk menjadi hub global untuk inovasi game masa depan, daya tarik bagi pengembang game di seluruh dunia, dan hub global untuk E-sports, menarik talenta dan perusahaan internasional serta berkontribusi untuk mencapai dampak lokal dan global di sektor ini, di sejalan dengan tujuan Visi Kerajaan 2030. “

Untuk diketahui, Arab Saudi memili federasi E-sports,  Saudi E-sports Federation (SEF) yang didirikan pada 2017 dengan tujuan mengembangkan komunitas dan industri game di kerajaan kaya tersebut.

SEF adalah badan pengatur yang bertanggung jawab untuk memelihara atlet game elit di negara ini. Federasi telah meluncurkan beberapa inisiatif untuk mempromosikan E-sports di Arab Saudi, termasuk turnamen e-League Saudi, yang merupakan inti dari E-sports di negara tersebut.

SEF juga memimpin dalam mengembangkan game regional dengan memberikan peluang bagi pemain, tim, dan organisasi untuk bersaing dan berkolaborasi dalam turnamen E-sports terbesar.  SEF adalah bagian dari strategi pemerintah yang lebih luas untuk mendiversifikasi ekonomi dan mengurangi ketergantungannya pada minyak.

Tahun lalu, Saudi mengadakan kompetisi game bertajuk Festival 2022 di Riyadh yang telah dihadiri lebih dari 1,4 juta pengunjung dan ditonton oleh lebih dari 132 juta orang di seluruh dunia, kutip Arab News. Sebanyak 391 pemain profesional — lebih dari 61 negara — dan 113 tim internasional ikut serta dalam kompetisi E-sports kelas dunia.

Perlu dicatat bahwa pada tahun 2016, pemerintah Arab Saudi mengeluarkan fatwa yang menyatakan Pokemon Go! haram atau dilarang.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiE-sports duniagamingHeadlineKerajaan Arab SaudiKSApusat gameSavy Games GroupVisi 2030
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dituduh Sesat, Ponpes Al-Zaytun Didemo Ribuan Pengunjuk Rasa, Panji Gumilang: Kami Pancasilais! 
Tulisan selanjutnya pungli pemakaman Soal PP Al-Zaytun, Gubernur Ridwan Kamil Menunggu Arahan MUI dan Pemerintah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?