Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Aborsi di Prancis Mencapai Angka Tertinggi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 September 2023 13:51 1:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 September 2023 13:51
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com– Aborsi di Prancis mencapai angka tertinggi dalam kurun 30 tahun.

Pada 2022 angka aborsi medis di Prancis mencapai tingkat tertinggi sejak 1990, setelah dilakukan penyederhanaan proses bagi kaum wanita mau menggugurkan kehamilan yang tidak diharapkannya.

Tahun lalu tercatat 234.300 aborsi di Prancis, 218.400 di antaranya terjadi di wilayah daratan, menurut hasil studi yang diterbitkan pada hari Rabu oleh badan statistik publik Drees, seperti dilansir AFP Kamis (28/9/2023).

Angka itu naik setelah mengalami penurunan selama dua tahun akibat pandemi Covid-19.

Sebagian besar prosedurnya merupakan aborsi medis, yang dilakukan di luar rumah sakit. Pelaku aborsi kebanyakan wanita berusia antara 20 dan 29 tahun.

Baca Juga

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Sementara batas akhir untuk dapat melakukan aborsi diperpanjang dari usia kehamilan 12 menjadi 14 pekan pada awal 2022, aborsi yang juluki “terlambat” ini hanya mencakup 20 persen dari 7.000 prosedur tambahan yang tercatat dalam satu tahun.

Sejak 2021, prosedur untuk mendapatkan aborsi dipermudah. Wanita hamil tidak lagi diminta uang muka sebelum menjalani tes dan prosedur aborsi yang biayanya mencapai ratusan euro.

Mereka juga dapat meminta anonimitas (disembunyikan identitasnya) dan melakukan seluruh proses lewat konsultasi video, meminum obat di rumah. Praktik seperti itu, yang diizinkan selama lockdown Covid-19 pertama pada tahun 2020, kemudian diperpanjang.

Pada 2022, tercatat 144.600 aborsi yang dilakukan di rumah sakit dan 89.600 aborsi di luar rumah sakit, termasuk yang dilakukan lewat konsultasi lewat video dan bedah aborsi di klinik.

Hasil studi yang dilaporkan Drees itu menggarisbawahi bahwa aborsi medis yang angkanya meningkat.

Aborsi medis mencakup hampir delapan dari sepuluh prosedur pada 2022, arau 78 persen. Bandingkan angka itu dengan aborsi medis pada 2019 yang mencapai 68 persen dan 31 persen di tahun 2000.

Kenaikan angka aborsi terjadi menyusul perubahan aturan pada 2020 yang memperbolehkan wanita hamil memilih untuk melakukan aborsi paling lambat sampai usia kandungannya 9 pekan, tidak lagi 7 pekan.

Hasil studi juga menunjukkan bahwa dsri keseluruhan prosedur aborsi medis, hanya setengah lebih sedikit yang dilakukan di dalam rumah sakit. Sebanyak 44 persen kasus dilakukan di tempat praktik swasta dan 5 persen dilakukan di klinik atau pusat kesehatan seksual.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:aborsiPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Masuk Islamnya Uskup Filipina Pakar Alkitab
Tulisan selanjutnya Maulid Nabi Pakistan Bom Ledakan Bom Guncang Perayaan Maulid Nabi di Pakistan Menewaskan 15 Orang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Terbaru

  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

2 September 2026 20:18
Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

2 September 2026 20:16
Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

2 September 2026 20:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?