Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bui Seumur Hidup untuk Gadis Korea Peminat Sejati Kisah Pembunuhan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 November 2023 19:15 7:15 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 November 2023 07:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengadilan di Korea Selatan menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup atas seorang gadis penggemar sejati kisah-kisah pembunuhan, yang mengaku kepada polisi bahwa dia sengaja membunuh orang tidak dikenal karena “penasaran ingin tahu”.

Jung Yoo-jung, 23, terobsesi dengan film dan novel pembunuhan, dan memperoleh skor tinggi dalam tes psikopat, kata polisi.

Terobsesi untuk mencoba melakukan pembunuhan secara nyata, dia menggunakan aplikasi untuk bertemu dengan seorang tutor bahasa Inggris lalu menikamnya hingga tewas di rumah korban pada bulan Mei.

Pembunuhan sadis itu menghebohkan Korea Selatan.

Jaksa menuntut Jung agar dihukum penjara seumur hidup, hukuman tertinggi yang biasa diberikan kepada terdakwa kasus pidana berat di negeri ginseng. Korea Selatan sebenarnya belum menghapus hukuman mati, tetapi sejak tahun 1997 negara itu tidak pernah melakukan eksekusi.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Menurut jaksa, Jung – seorang pengangguran yang tinggal bersama kakeknya – mencari calon korban selama berbulan-bulan, menggunakan aplikasi tutorial online untuk menemukan target.

Dia mengontak lebih dari 50 orang dan lebih memilih perempuan, meminta agar memberikan les bahasa Inggris di rumah.

Pada bulan Mei, dengan berpura-pura sebagai ibu dari seorang pelajar SMA, dia mengontak korban wanita berusia 26 tahun yang tinggal di Busan. Identitas korban tidak diungkap oleh polisi, lansir BBC Jumat (24/11/2023).

Jung kemudian datang ke rumah korban dengan berpakaian seragam SMA yang dibelinya lewat toko online, kata jaksa penuntut.

Setelah guru bahasa itu mempersilahkan masuk, Jung menyerangnya, menikam wanita nahas itu lebih dari 100 kali, tidak berhenti melakukan serangan brutal meskipun korban sudah tidak bernyawa.

Jung kemudian memotong-motong jasad korban dan naik taksi untuk membuang sebagian sisa mayat ke sebuah lahan kosong terpencil tidak jauh dari sungai, di bagian utara Busan.

Dia ditangkap setelah sopir taksi melapor kepada polisi perihal seorang penumpang yang membuang koper berlumur darah di kawasan hutan.

Polisi mengatakan riwayat online browsing yang dilakukan Jung menunjukkan bahwa dia selama berbulan-bulan mencari tahu bagaimana cara membunuh dan membuang mayat.

Pelaku, kata polisi, berbuat ceroboh karena tidak berusaha menghindar dari sorotan kamera CCTV, yang merekam dirinya masuk-keluar rumah korban beberapa kali.

Hari Jumat (24/11/2023) saat pembacaan hukuman, hakim di Pengadilan Distrik Busan mengatakan Jung menebarkan rasa takut dan menyulut rasa saling tidak percaya di masyarakat.

Jung, yang mengakui kejahatannya pada bulan Juni, memohon hukuman yang lebih ringan, dengan mengatakan bahwa dia menderita halusinasi dan gangguan mental lainnya pada saat itu.

Namun, pengadilan menolak argumennya karena kejahatan itu “direncanakan dengan sangat hati-hati dan diwujudkan”, dan sulit untuk menerima klaim gangguan mental dan psikis yang diajukannya.

Tidak hanya itu, keterangan yang diberikan Jung saat pemeriksaan oleh polisi berubah-ubah. Awalnya Jung mengatakan bahwa dia hanya sekedar memindahkan jasad korban yang setelah orang lain membunuhnya. Namun kemudian, dia mengatakan pembunuhan itu terjadi sebagai akibat dari pertengkaran yang terjadi dengan korban.

Pada akhirnya, Jung memgaku bahwa ketertarikannya yang luar biasa pada kisah-kisah dan film pembunuhan yang mendorongnya untuk mencoba melakukan pembunuhan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jung Yoo-jungKorea Selatanpsikopat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seluruh Tahanan Tahap Pertama yang Dibebaskan Hamas dari Wilayah yang Dikendalikan Otoritas Palestina
Tulisan selanjutnya Pengidap HIV di Turki Semakin Banyak Mayoritas Pria

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?