Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Myanmar Tangkap Astrolog TikTok yang Ramal Gempa Baru

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 April 2025 07:26 7:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 25 April 2025 07:26
Bagikan
Masjid dan menara rusak akibat gempa berkekuatan 7,7 skala Richter yang terjadi pada hari Jumat/ www.irrawaddy.com
Bagikan

Hidayatullah.com– Pihak berwenang di Myanmar menangkap seorang astrologer TikTok karena menyebarkan kepanikan masyarakat dengan meramalkan akan terjadi gempa besar menyusul gempa bulan lalu.

John Moe The, tukang ramal perbintangan yang memiliki lebih dari 300.000 pengikut di TikTok, pada 9 April meramalkan bahwa akan terjadi gempa “sangat kuat” di setiap kota di Myanmar dalam 12 hari ke depan.

“Orang-orang jangan berada di bangunan-bangunan tinggi pada hari itu,” bunyi tulisan pada videonya yang sudah dilihat 3,3 juta kali.

“Bawa barang-barang penting dan keluar dari gedung-gedung ketika terjadi guncangan,” imbuhnya.

Penduduk Yangon bernama Nan Nan mengatakan bahwa AFP bahwa dirinya tidak mempercayai ramalan itu, tetapi banyak tetangganya yang percaya ramalan itu.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

“Banyak tetangga yang tidak mau tinggal di dalam apartemen dan bertahan di luar di jalan pada hari itu,” kata wanita berusia 35 tahun itu. “Seorang teman saya bahka menyewa sebuah rumah kecil di luar Yangon sebagai persiapan.”

Gempa bumi bulan lalu di bagian tengah Myanmar menewaskan lebih dari 3.700 orang dan menyebabkan 60.000 orang tinggal di tenda-tenda pengungsian, menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa, banyak di antara mereka yang terlalu takut untuk kembali ke rumah karena gempa susulan masih terus terjadi.

John Moe The, 21, ditangkap di rumahnya di pusat kota Monywa pada Selasa pagi (22/4/2025), menurut pernyataan pemerintahan militer Myanmar.

“Tindakan akan diambil secara efektif terhadap pria itu sesuai hukum. Begitu pula, kami akan mengambil tindakan secara efektif terhadap mereka yang menulis atau menyebarkan atau membagikan berita palsu,” kata pernyataan itu yang dipublikasikan media pemerintah hari Kamis (24/4/2025).

Akun TikTok John Moe The yang diberi nama John (Palmistry) secara rutin mengeluarkan teks-teks ramalan berdasarkan perbintangan.Dia meramal berbagai macam, mulai bencana alam sampai pembebasan Aung San Suu Kyi dan serangan udara Amerika Serikat atas Myanmar.

Sistem peringatan dini gempa memng ada, hasil dari pemantauan getaran-getaran di kerak bumi yang tertangkap sensor.

Namun United States Geological Survey (USGS) mengatakan meramalkan gempa sebelum guncangan terjadi secara ilmiah tidak mungkin.

“Baik USGS maupun ilmuwan lain tidak pernah meramalkan akan terjadinya gempa besar,” bunyi pernyataan yang tercantum di situs web mereka.

“Kami tidak tahu, dan kami tidak akan tahu kapan gempa akan terjadi di masa depan,” kata lembaga survei geologi Amerika Serikat itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gempamyanmarTikTok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Trump Tuduh Universitas Harvard Sebagai ‘Ancaman’ Terhadap Demokrasi
Tulisan selanjutnya Jadi Alat Perang Inggris Larang Ekspor Video Game Controller ke Rusia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?