Mendung masih menyelimuti Jakarta ketika rombongan dari Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah(Yawash) Jakarta meluncur menuju kawasan Ujung Kulon, akhir April lalu.
Setelah menempuh perjalanan sekitar 8 jam, dengan kondisi jalan yang belum diaspal dan di sana-sini bergelombang, rombongan yang terdiri dari 6 orang dengan mengendarai mobil APV, akhirnya sampai di Dusun Ujung Jaya, Kampung Cikawung Seberang, Kecamatan Sumur, Kab. Pandeglang.
“Alhamdulillah, setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan sekaligus menantang, kami sampai di kampung tujuan penyaluran Wakaf Al-Qur’an,” kata Mamik Hidayat, salah seorang yang ikut dalam rombongan tersebut, sekaligus wakil dari Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah(Yawash).
“Setibanya di sana kami diterima oleh Bapak Warca Dinata, tokoh penggerak pemuda serta para ustadz pengajar Al-Qur’an,” papar Mamik lebih lanjut.
Serah terima Al-Qur’an prograf wakaf Yawash dilakukan usai sholat maghrib, di mosholla Dusun Ujung Jaya, Kampung Cikawung dihadiri oleh tidak kurang dari 50 orang penduduk setempat. Penyerahan Al-Qur’an dilakukan oleh Muhammad Azmi, selaku Ketua Yayasan Wakaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah kepada perwakilan takmir musholla Kampung Cikawang Seberang.
Masyarakat sangat menyambut baik adanya program wakaf Al-Qur’an ini. ”Semakin cepatnya distribusi berita dan tontonan lewat televisi, membuat beberapa pengajar Al-Qur’an resah karena anak-anak dan pemuda di kampung ini sudah lebih memilih melihat televisi daripada belajar Al-Qur’an,” kata Warca Dinata, mewakili masyarakat Kampung Cikawung.
“ Kami harapkan Yayasan Wakaf Qur’an bukan hanya menyalurkan Al-Qur’an tapi juga mengiringi pembagian Al-Qur’an ini dengan program baca tulis Al-Qur’an juga,”harap Bapak Warca lebih lanjut./Abdullah