Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presenter TV Mesir Pun Sekarang Berjilbab

Insan Kamil
Terakhir diupdate:
Insan Kamil
Dipublikasikan 4 September 2012 05:56
Bagikan
Penyiar Fatma Nabil mengenakan jilbab saat membaca berita di Channel 1 di Kairo.
Bagikan

Hidayatullah.com–Suatu tampilan berbeda tampak pada siaran televisi pemerintah Mesir mulai Minggu (02/09/2012). Seorang presenter berjilbab muncul pertama kalinya membaca berita, yang menunjukkan media resmi milik pemerintah tersebut telah mencabut larangan penggunaan jilbab bagi wanita dalam siaran televisi, setelah larangan diberlakukan beberapa dekade.

Fatma Nabil memperlihatkan penampilan pertamanya pada Channel 1 dalam siaran pada siang hari. Ia mengenakan jilbab berwarna krem  menutupi rambut dan leher, mencerminkan pergeseran aturan di media resmi sejak penggulingan Presiden Hosni Mubarak tahun lalu.

Televisi pemerintah Mesir memang tetap mempertahankan kebijakan melarang penggunaan jilbab, tetapi beberapa presenter telah menggugat larangan pemakaian penutup kepala, yang akhirnya mereka pun diperbolehkan menggunakan jilbab.

Pejabat TV,  Mohammed Fathi, mengatakan kepada Associated Press, seperti dimuat laman Al Arabiya, penampilan Nabil akan mendorong banyak perempuan lain, yang sebelumnya ingin mengenakan jilbab tapi takut kehilangan pekerjaan mereka.

Sampai revolusi yang menggulingkan Mubarak tahun lalu dan mengantarkan kelompok Islam Mohamad Mursi ke tampuk kekuasaan menjadi Presiden, pemakaian jilbab, khususnya wajah yang tertutup penuh dengan kerudung, telah dengan tegas tidak dapat tampil di media.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Akhirnya revolusi telah menang,” kata Nabil kepada surat kabar harian Ikhwanul Muslimin, Kebebasan dan Keadilan.

Demonstrasi tahun 2011 membuka jalan bagi Ikhwanul Muslimin, yang menjadi organisasi terlarang tapi kuat, sebagaimana juga gerakan-gerakan Islam lainnya, untuk meraih kemenangan telak dalam pemilihan parlemen.

Empat presenter berjilbab telah diizinkan tampil di televisi: Seorang di di Channel 1 dan tiga lainnya di Nile News. Wanita kelima, yang juga bekerja di Nile News, sedang mengajukan permintaan untuk memakai jilbab.

Namun demikian para presenter itu tetap akan diminta menggunakan seragam bersamaan dengan penggunaan jilbabnya.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Biaya Berobat Amnihar: Dari Mustahik untuk Mustahik
Tulisan selanjutnya Oposisi Suriah Imbau Intervensi Militer Segera

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Berita
21 Juli 2026 06:30
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Terbaru

  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?