Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ekspatriat Cari Kekayaan di Asia Pasifik

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Oktober 2012 20:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para pekerja asing yang mencari kekayaan menjadikan negara-negara di Asia Pasifik seperti Singapura, Thailand dan Hong Kong sebagai ladang emasnya, demikian menurut jajak pendapat terbaru.

Bank raksasa asal Inggris HSBC melakukan survei bertajuk Expat Explorer Economics, dengan responden 5.339 ekspatriat dari 100 negara.

Hasil jajak pendapat yang dirilis hari Senin (8/10/2012) itu menunjukkan, 54 persen ekspatriat di Singapura yang disurvei mengumpulkan penghasilan lebih dari USD200.000 pertahun. Bandingkan dengan rata-rata global yang jumlahnya hanya 7 persen.

Empat dari setiap lima ekspatriat di Singapura mengalami peningkatan pendapatan setelah dipotong pajak setelah pindah ke negara munggil itu. Sekitar 44 persen mengaku mengalami kenaikan 50 persen atau lebih total pendapatan setelah dipotong pajak. Bandingkan dengan rata-rata global di mana hanya 19 persen yang mengalami kenaikan pendapatan.

Ekspatriat juga menilai Hong Kong, Malaysia dan China daratan sebagai lahan untuk mendulang uang. Banyak ekspatriat yang mengaku mengalami peningkatan pendapatan setelah hijrah bekerja di negara-negara itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Survei itu sejalan dengan tren ekonomi dunia yang menilai Asia Pasifik sebagai kawasan paling tinggi pertumbuhan ekonominya pada masa sekarang ini. Tahun-tahun sebelumnya, ekspatriat lebih banyak yang mencari peruntungan di kawasan Timur Tengah.

Sebanyak 72 persen ekspatriat di Singapura mengaku, uang adalah faktor utama alasan mereka pindah bekerja ke Negeri Singa itu. Sebanyak 70 persen mengatakan mendapatkan pekerjaan dengan prospek yang lebih baik. Dan 74 persen mengaku bersedia untuk mempertimbangkan kesempatan bekerja di negara lain.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:asiaMalaysiaold migratesingapura
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia, Gadis Cantik Kaya Sumber Listrik
Tulisan selanjutnya Raja Yordania Lakukan Reformasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?