Hidayatullah.com–Juru bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, Mark Toner, mengatakan bahwa Amerika sebenarnya menyadari tawaran yang diberikan oleh negara-negara Amerika Latin, seperti Kuba, Venezuela dan Ekuador, untuk menjadi tuan rumah bagi Presiden Suriah Bashar Assad dan keluarganya setelah turun dari kekuasaan.
Seperti yang dilansir Islammemo (6/12/12), Toner menambahkan, “Hingga tahap ini kami tidak memiliki informasi tentang penawaran untuk memberikan suaka bagi Assad dan keluarganya ke negara Amerika Latin.”
“Kami ingin melihat pada proses transisi politik, dan kami sudah mengatakan sebelumnya bahwa tidak ada kredibilitas bagi Assad dalam proses ini, dan dia harus pergi, namun tetap ada perhitungan (hukumanan),” tambahnya.
Sementara itu, juru bicara rezim Suriah mengatakan, “Kami mendorong semua orang yang bertanggungjawab dalam rezim dan kekuatan Assad untuk menolak setiap tindakan yang mengerikan.”*